ANALISIS FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT PENGEMBANGAN MINAT BAKAT SENI: STUDI KASUS SANGGAR DELI NUSANTARA JAYA MEDAN

Penulis

  • Tesalonika Tampubolon Universitas Battuta
  • Maharani Br Tarigan Universitas Battuta
  • Mutiara Assifa Universitas Battuta
  • Alvin Perdani Universitas Battuta
  • Siti Salwa Universitas Battuta
  • Indri Ani Universitas Battuta
  • Nur Wahyuni Universitas Battuta

Kata Kunci:

Pengembangan Minat Dan Bakat, Seni, Dukungan Sosial, Studi Kasus, Pembinaan Komunitas, Sanggar

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis berbagai faktor yang mendukung maupun menghambat pengembangan minat dan bakat seni pada Sanggar Deli Nusantara Jaya di Medan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai dinamika sosial, psikologis, dan struktural yang memengaruhi proses pembinaan seni. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, serta telaah dokumentasi. Informan ditentukan secara purposive sampling, meliputi pelatih, peserta didik, dan orang tua. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial, terutama dari keluarga dan pelatih, berperan penting dalam menjaga konsistensi latihan dan memperkuat motivasi intrinsik peserta. Ketersediaan sarana dan prasarana tidak menjadi faktor utama dalam memunculkan minat awal terhadap seni, namun berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas penampilan serta rasa percaya diri. Sebaliknya, keterbatasan ekonomi dan konflik jadwal dengan pendidikan formal teridentifikasi sebagai kendala dominan yang memengaruhi keberlanjutan partisipasi peserta. Selain berperan sebagai instruktur teknis, pelatih juga bertindak sebagai figur pembimbing yang membentuk karakter, kedisiplinan, dan identitas kesenian peserta. Secara keseluruhan, pengembangan minat dan bakat seni merupakan proses yang bersifat multidimensional, dipengaruhi oleh interaksi antara aspek psikologis, sosial, dan struktural. Hasil penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi penguatan model pembinaan seni berbasis komunitas yang lebih terpadu dan berkelanjutan.

This study aims to identify and analyze various factors that support and hinder the development of artistic interest and talent at the Sanggar Deli Nusantara Jaya in Medan. The study employed a qualitative approach with an instrumental case study design to gain a comprehensive understanding of the social, psychological, and structural dynamics that influence the arts development process. Data were collected through semi-structured interviews, non-participatory observation, and documentation review. Informants were selected purposively sampling, including coaches, students, and parents The research findings indicate that social support, particularly from family and coaches, plays a crucial role in maintaining consistent practice and strengthening participants' intrinsic motivation. While the availability of facilities and infrastructure is not the primary factor in sparking initial interest in the arts, it contributes significantly to improving performance quality and self-confidence. Conversely, economic constraints and scheduling conflicts with formal education were identified as dominant obstacles affecting participants' continued participation. In addition to serving as technical instructors, coaches also serve as mentors, shaping the character, discipline, and artistic identity of participants. Overall, the development of artistic interest and talent is a multidimensional process, influenced by the interaction of psychological, social, and structural aspects. The results of this study provide strategic implications for strengthening a more integrated and sustainable community-based arts development model.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30