DEPRESI SEBAGAI FAKTOR BIOLOGIS YANG MEMPENGARUHI KUALITAS TIDUR
Kata Kunci:
Depresi, Kualitas Tidur, Faktor Biologis, PSQI, BDI-IIAbstrak
Kualitas tidur merupakan indikator penting kesehatan biologis dan psikologis, sedangkan depresi diketahui berperan dalam gangguan regulasi tidur melalui mekanisme neuroendokrin dan ritme sirkadian. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan depresi sebagai faktor biologis yang memengaruhi kualitas tidur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik berulang pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Dr. Pirngadi Medan pada Februari–April 2025. Sebanyak 50 responden dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Tingkat depresi diukur menggunakan Beck Depression Inventory-II dan kualitas tidur dinilai menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index pada dua waktu pengukuran, yaitu sebelum dan setelah hemodialisa. Analisis data dilakukan menggunakan R-Studio melalui uji Wilcoxon Signed-Rank untuk melihat perubahan skor serta uji korelasi Spearman untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami depresi ringan hingga sedang dengan kualitas tidur yang cenderung buruk. Uji korelasi menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara depresi dan kualitas tidur, di mana peningkatan skor depresi diikuti penurunan kualitas tidur. Temuan ini menegaskan bahwa depresi merupakan faktor biologis penting yang memengaruhi kualitas tidur sehingga penanganan psikologis perlu menjadi bagian dari pendekatan holistik untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.




