IMPLEMENTASI FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN: STUDI KASUS PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA KARANGANTU

Penulis

  • Ma'ruf Universitas Pendidikan Indonesia
  • Evandha Febrianti Universitas Pendidikan Indonesia
  • Zabrina Salsabila Salma Universitas Pendidikan Indonesia
  • Hanna Filjanah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Aliffa Leila Paramitha Universitas Pendidikan Indonesia
  • Gina Rahmadani Universitas Pendidikan Indonesia

Kata Kunci:

Fasilitas, Pelabuhan Perikanan, PPN Karangantu

Abstrak

Fasilitas di pelabuhan merupakan hal yang harus diperhatikan demi keberlangsungan aktivitas di pelabuhan tersebut. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu telah berusaha memenuhi kebutuhan fasilitas sesuai regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti praktik implementasi fasilitas pelabuhan perikanan di PPN Karangantu. Fokus analisisnya adalah pada fasilitas yang ada dengan dampak sosial-ekonomi yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data melalui metode purposive sampling, wawancara dan observasi langsung. Analisis data terkait fasilitas dilakukan dengan metode komparatif, membandingkan fasilitas di PPN Karangantu dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPN Karangantu telah memiliki berbagai fasilitas yang sesuai regulasi, namun beberapa masih perlu ditingkatkan untuk mencapai efisiensi yang optimal juga fasilitas pelabuhan yang ada juga memberikan dampak positif secara sosial-ekonomi bagi nelayan dan masyarakat sekitar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan demi peningkatan berlanjut fasilitas pelabuhan bagi pihak PPN Karangantu dan membantu pengembangan dan pengelolaan sumber daya kelautan di wilayah tersebut. 

Harbor facilities are an essential factor that must be considered for the activities in the harbor. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu has made efforts to meet the facility according to regulations. This study aims to investigate the implementation practice of port facilities at PPN Karangantu. The focus of the analysis is on the existing facilities and their socio-economic impacts. The research method used is data collection through purposive sampling, interviews, and observation. Data analysis is carried out using a comparative method, comparing the facilities at PPN Karangantu with the Regulation. The results show that PPN Karangantu has various facilities that comply with regulations, but some still need to be improved. The facilities also have a positive socio-economic impact on fishermen and the community. This research is expected to provide valuable insights for the improvement of PPN Karangantu’s facilities and the development of marine resources in the region.

Unduhan

Diterbitkan

2024-06-30