EKSPLORASI NILAI BUDAYA DAN ARSITEKTUR RUMAH ADAT SA’O MERE TENDA ZEWA WOLOARE DI KABUPATEN ENDE
Kata Kunci:
Arsitektur Tradisional, Ende, Kearifan Lokal, Nilai Budaya, Sa'o Mere, WoloareAbstrak
Rumah adat bukan sekadar bangunan fisik, melainkan monumen hidup yang menyimpan nilai, kepercayaan, dan kearifan lokal suatu komunitas. Penelitian ini mengkaji nilai budaya dan arsitektur Rumah Adat Sa'o Mere Tenda Zewa Woloare milik Suku Zena yang berlokasi di Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan langsung, wawancara mendalam dengan informan utama yakni Bapak Lodo Fikus Nggobhe selaku penjaga dan pewaris rumah adat, dokumentasi visual, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sa'o Mere Tenda Zewa bukan sekadar hunian keluarga besar, melainkan sebuah monumen hidup penyimpan memori kolektif Suku Zena. Arsitekturnya ditandai oleh atap limasan yang menjulang tinggi sebagai lambang tempat bersemayamnya leluhur, tiang penyangga kayu Ulin dengan teknik pasak tanpa paku, lantai panggung dari papan kayu, dan dinding yang dihiasi deretan fosil kepala hewan sebagai catatan ritual kurban. Pembagian ruang mencerminkan hierarki sosial yang jelas: Tenda sebagai ruang publik, One sebagai ruang privat, dan Mendaka sebagai altar sakral. Rumah adat ini mengandung nilai budaya inti berupa gotong royong, penghormatan kepada leluhur, musyawarah, dan kearifan ekologis melalui pemanfaatan bahan alam yang berkelanjutan. Penelitian menyimpulkan bahwa Sa'o Mere Tenda Zewa merupakan simpanan warisan budaya hidup masyarakat Ende yang memerlukan perlindungan hukum formal, dokumentasi akademis, dan integrasi yang lebih dalam ke dalam kurikulum pendidikan.




