IMPLEMENTASI MULTIMEDIA DEVELOPMENT LIFE CYCLE DALAM PENGEMBANGAN ANIMASI INTERAKTIF EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING BERBASIS ANDROID

Penulis

  • Yulianti Susmitha Universitas Bina Sarana Informatika
  • Yoki Firmansyah Universitas Bina Sarana Informatika

Kata Kunci:

Stunting, Animasi Interaktif, Android, Multimedia Development Life Cycle (MDLC), GDevelop

Abstrak

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia karena dapat memengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting adalah melalui pemberian edukasi kepada masyarakat, khususnya remaja putri, ibu hamil, dan ibu yang memiliki anak usia 0–2 tahun. Namun, media edukasi yang digunakan masih didominasi oleh metode konvensional sehingga penyampaian informasi dinilai kurang menarik dan kurang interaktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi animasi interaktif edukasi pencegahan stunting berbasis Android yang diberi nama CESTA (Cegah Stunting) sebagai media edukasi yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami.           Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri atas enam tahapan, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Aplikasi dikembangkan menggunakan perangkat lunak GDevelop dan memuat materi edukasi mengenai stunting, animasi interaktif, kuis, serta permainan edukatif. Pengujian aplikasi dilakukan menggunakan Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi aplikasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan, sedangkan penilaian pengguna dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi CESTA berhasil dikembangkan sesuai dengan tahapan MDLC dan seluruh fitur aplikasi dapat berfungsi dengan baik berdasarkan hasil Black Box Testing. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi media edukasi alternatif yang membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting secara lebih menarik, interaktif, dan mudah diakses melalui perangkat Android.

Stunting is one of the chronic nutritional problems that remains a major public health challenge in Indonesia because it affects children's physical growth, cognitive development, and future quality of human resources. One of the efforts to prevent stunting is through health education targeting adolescent girls, pregnant women, and mothers with children aged 0–2 years. However, the educational media currently used are still dominated by conventional methods, making the delivery of information less attractive and less interactive. Therefore, this study aims to develop an Android-based interactive animation application for stunting prevention education called CESTA (Cegah Stunting) as an educational medium that is more engaging, interactive, and easy to understand. This study employed the Research and Development (R&D) method using the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) model, which consists of six stages: concept, design, material collecting, assembly, testing, and distribution. The application was developed using GDevelop software and contains educational materials about stunting, interactive animations, quizzes, and educational games. The application was tested using Black Box Testing to ensure that all application functions operated as expected. User evaluation was conducted through questionnaires using a Likert scale. The results of this study indicate that the CESTA application was successfully developed according to the MDLC stages, and all application features functioned properly based on the results of the Black Box Testing. The application is expected to serve as an alternative educational medium to improve public knowledge of stunting prevention in a more engaging, interactive, and easily accessible way through Android devices.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29