PENERAPAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI SARANA PENGUATAN RASA NASIONALISME DAN BELA NEGARA PADA GENERASI MUDA

Penulis

  • Akhdan Arobi Naswa Universitas Muhammadiyah Riau
  • Muhammad Fadlan Nur Universitas Muhammadiyah Riau
  • Perawati Universitas Muhammadiyah Riau

Kata Kunci:

Bahasa Indonesia, Bela Negara, Nasionalisme, Identitas Nasional, Generasi Muda

Abstrak

Bahasa Indonesia telah diakui sebagai identitas nasional sekaligus bahasa pemersatu yang memiliki peran penting dalam memperkuat semangat bela negara. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus globalisasi, berbagai pengaruh budaya asing semakin mudah diterima oleh generasi muda sehingga rasa nasionalisme dikhawatirkan dapat mengalami penurunan. Oleh karena itu, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar perlu terus dibiasakan sebagai salah satu upaya untuk menjaga jati diri bangsa. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode studi literatur melalui pengkajian berbagai jurnal ilmiah yang membahas bahasa Indonesia, nasionalisme, identitas nasional, dan bela negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat komunikasi, tetapi juga dipahami sebagai simbol persatuan dan identitas bangsa. Melalui penggunaannya dalam pendidikan, kehidupan sehari-hari, dan media digital, nilai-nilai cinta tanah air, persatuan, serta tanggung jawab sebagai warga negara diharapkan dapat ditanamkan sehingga semangat bela negara secara nonfisik semakin diperkuat dan ketahanan nasional dapat terus dijaga.

The Indonesian language has been recognized as the national identity and the unifying language that plays an important role in strengthening the spirit of state defense. Amid rapid technological advancements and globalization, various foreign cultural influences have become increasingly accessible to the younger generation, raising concerns about the decline of nationalism and patriotism. Therefore, the proper and correct use of the Indonesian language should continue to be encouraged as an effort to preserve the nation's identity. This article was prepared using a literature review method by examining various scientific journals discussing the Indonesian language, nationalism, national identity, and state defense. The findings indicate that the Indonesian language is not only used as a means of communication but is also understood as a symbol of national unity and identity. Through its use in education, daily life, and digital media, the values of patriotism, unity, and civic responsibility are expected to be instilled, thereby strengthening the spirit of non-military state defense and supporting national resilience.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30