ANALISIS KUALITATIF IMPLEMENTASI ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) PADA SISTEM PRODUKSI: TANTANGAN, ADAPTASI BUDAYA ORGANISASI, DAN EFEKTIVITAS OPERASIONAL
Kata Kunci:
ERP, Sistem Produksi, Metode Kualitatif, Manajemen Perubahan, Industri ManufakturAbstrak
Implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) dalam sistem produksi sering kali dipandang hanya dari sudut pandang teknis mekanistis. Padahal, keberhasilan transformasi digital berskala makro ini sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia serta kelenturan adaptasi budaya organisasi. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam mengenai berbagai tantangan sosio-teknis, dinamika penyesuaian budaya kerja, serta efektivitas operasional riil pasca-implementasi modul produksi ERP pada industri manufaktur. Menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam terstruktur dengan operator produksi, supervisor lantai kerja, manajer operasional, dan tim IT internal, yang diperkuat dengan observasi lapangan secara partisipatif serta analisis komprehensif terhadap dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan secara meyakinkan bahwa hambatan terbesar dalam migrasi sistem bukanlah terletak pada malfungsi perangkat lunak atau infrastruktur perangkat keras, melainkan pada resistensi laten karyawan terhadap perubahan alur kerja baru (user resistance). Namun, melalui artikulasi strategi manajemen perubahan (change management) yang partisipatif, transparan, dan intensifikasi pelatihan berkelanjutan, sistem ERP terbukti secara kualitatif mampu mendongkrak transparansi data secara real-time, meminimalkan lead time alur kerja, meningkatkan ketertelusuran produk, dan mengoptimalkan akurasi perencanaan produksi secara masif




