IDENTIFIKASI MORFOLOGI JAMUR PENYEBAB PENYAKIT BERCAK DAUN PADA TANAMAN KELAPA SAWIT FASE MAIN NURSERY DI KABUPATEN LANGKAT
Kata Kunci:
Kelapa Sawit, Bercak Daun, Morfologi Jamur, IdentifikasiAbstrak
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas perkebunan strategis yang memerlukan bibit berkualitas untuk mendukung produktivitas tanaman. Salah satu kendala pada fase main nursery adalah penyakit bercak daun yang disebabkan oleh berbagai jenis jamur patogen. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi genus jamur penyebab penyakit bercak daun, mendeskripsikan karakteristik morfologi makroskopis dan mikroskopis isolat jamur, serta membandingkan keragaman jamur pada pembibitan kelapa sawit di Kecamatan Selesai dan Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif. Sampel daun bergejala diisolasi pada media Potato Dextrose Agar (PDA), kemudian dilakukan pengamatan karakteristik makroskopis dan mikroskopis sebagai dasar identifikasi genus jamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 1.220 tanaman yang diamati di Kecamatan Selesai dan 970 tanaman di Kecamatan Kuala, masing-masing ditemukan 10% tanaman yang terinfeksi penyakit bercak daun. Identifikasi morfologi menunjukkan keberadaan lima genus jamur, yaitu Curvularia sp., Pestalotiopsis sp., Cladosporium sp., Fusarium sp., dan Nigrospora sp. Curvularia sp. ditemukan pada kedua lokasi penelitian, sedangkan Cladosporium sp. mendominasi di Kecamatan Selesai dan Nigrospora sp. mendominasi di Kecamatan Kuala. Hasil penelitian ini memberikan informasi dasar mengenai keragaman jamur penyebab penyakit bercak daun yang dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam penyusunan strategi pengendalian penyakit pada pembibitan kelapa sawit.




