KAJIAN PERILAKU PADA KONSEP RUANG JAMAAH WANITA PADA MASJID RAYA PASE PANTON LABU
(Studi Kasus: Masjid Raya Pase Kota Panton Labu)
Kata Kunci:
Ruang Jamaah Wanita, Tata Ruang, Aksesibilitas, PerilakuAbstrak
Ruang jamaah wanita dalam masjid memiliki peran penting dalam mendukung kualitas ibadah serta interaksi sosial keagamaan. Dalam konteks arsitektur Islam, tata ruang masjid dituntut mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh jamaah, termasuk perempuan, dengan memperhatikan aspek kenyamanan, privasi, dan aksesibilitas. Penelitian ini mengkaji ruang jamaah wanita pada Masjid Raya Pase Panton Labu melalui pendekatan dengan fokus pada tata ruang, kenyamanan, sirkulasi, dan keberfungsian. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola dan jamaah, serta telaah literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang jamaah wanita memiliki karakteristik khusus terkait lokasi, tata letak, dan elemen arsitektural yang memengaruhi pengalaman ibadah. Faktor-faktor utama yang menentukan efektivitas ruang meliputi aksesibilitas, ventilasi, pencahayaan, serta hubungan visual dengan ruang utama masjid. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penerapan prinsip perilaku dalam desain ruang jamaah wanita perlu mempertimbangkan keseimbangan antara privasi, kenyamanan, dan keterlibatan dalam aktivitas ibadah. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan aspek ergonomi ruang, penyediaan fasilitas pendukung, serta optimalisasi elemen arsitektural guna mewujudkan masjid yang lebih inklusif dan ramah bagi jamaah wanita.
The women’s prayer space in mosques plays a crucial role in supporting the quality of worship as well as social and religious interactions. In the context of Islamic architecture, mosque spatial design is expected to accommodate the needs of all congregants, including women, by considering aspects of comfort, privacy, and accessibility. This study examines the women’s prayer space at Masjid Raya Pase Panton Labu through an Islamic architectural approach, focusing on spatial layout, comfort, circulation, and functionality. This research employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach. Data were collected through field observations, interviews with mosque administrators and female congregants, and literature reviews related to Islamic architecture and mosque design. The findings indicate that the women’s prayer area has specific characteristics regarding location, spatial arrangement, and architectural elements that affect the worship experience. The main factors influencing spatial effectiveness include accessibility, ventilation, lighting, and visual connection with the mosque’s main hall. The study concludes that the application of behavioral principles in the design of women’s prayer spaces should carefully balance privacy, comfort, and engagement in worship activities. Recommendations include improving spatial ergonomics, providing adequate supporting facilities, and optimizing architectural elements to create a more inclusive and women-friendly mosque environment.




