IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENDAPATAN PADA USAHA HIDROPONIK DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI PADA USAHA HIDROPONIK DI KOTA JAMBI)
Kata Kunci:
Home Industry, Hidroponik, Fluktuasi Pendapatan, Faktor Pendapatan, Biaya Produksi, Siklus Panen, Strategi PemasaranAbstrak
Indonesia adalah negara agraris di mana sebagian besar penduduknya bergantung pada sektor pertanian. Saat ini, budidaya sayuran secara hidroponik menjadi tren yang digemari masyarakat, karena selain memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari, juga menjadi cara praktis menghadapi keterbatasan lahan pertanian. Salah satu bentuk usaha yang cocok untuk mendukung kegiatan ini adalah industri rumahan (home industri). Namun berdasarkan data dari taun 2023 hingga 2024, terjadi fluktuasi pendapatan yang dialami oleh salah satu usaha industri rumahan yang mengindikasikan bahwa pendapatan belum stabil dan dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha dan konsumen home industry hidroponik yang berlokasi di Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, serta didukung oleh data sekunder berupa literatur dan dokumentasi terkait. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi fluktuasi tingkat pendapatan pada usaha home industri hidroponik adalah kondisi cuaca, siklus panen, biaya produksi, serta kondisi pasar yang menyebabkan terjadinya kelebihan produksi pada waktu tertentu. Selain itu, pengelolaan modal, tenaga kerja, dan strategi pemasaran yang relatif sederhana (seperti door to door dan distribusi melalui perantara) juga turut mempengaruhi stabilitas pendapatan.




