Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim id-ID Thu, 30 Jul 2026 15:18:15 +0000 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PENGEMBANGAN BUSANA KASUAL BERBAHAN KAIN TENUN KHAS KALIMANTAN DENGAN INSPIRASI BURUNG ENGGANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24044 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan kelayakan pengembangan busana kasual berbahan kain tenun khas Kalimantan dengan inspirasi burung Enggang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&amp;D) dengan menerapkan model pengembangan PPE (Planning, Production, dan Evaluation). Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi oleh ahli instrumen. Data penelitian diperoleh dari penilaian dua orang ahli busana dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini menghasilkan produk berupa busana kasual wanita yang memadukan kain tenun khas Kalimantan bermotif Batang Garing dengan kain katun serta menerapkan warna hitam, putih, dan merah yang terinspirasi dari burung Enggang. Pada tahap planning, fokus diarahkan pada perancangan konsep busana kasual yang nyaman, modern, dan sesuai dengan karakter generasi muda, dengan tetap mempertahankan nilai budaya yang terkandung dalam motif Batang Garing sebagai simbol kehidupan masyarakat Dayak. Tahap production meliputi pembuatan pola, pemotongan bahan, penjahitan, hingga penyelesaian akhir sehingga menghasilkan atasan dan bawahan yang serasi dan seimbang. Tahap evaluation dilakukan melalui penilaian kualitas produk oleh dua orang ahli busana berdasarkan prinsip-prinsip desain, yaitu harmoni, keseimbangan, irama, proporsi, aksen, dan kesatuan. Berdasarkan hasil penilaian ahli busana, kelayakan produk memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 97% dan termasuk dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, kelayakan produk terlihat dari keselarasan penggunaan motif Batang Garing, perpaduan warna inspirasi burung Enggang, proporsi desain yang sesuai, serta penempatan motif sebagai pusat perhatian.</p> <p><em>This study aimed to describe the process and feasibility of developing casual wear made from traditional Kalimantan woven fabric inspired by the Hornbill bird. The research employed a Research and Development approach by applying the Planning, Production, and Evaluation development model. Data were collected using questionnaires that had been validated by instrument experts. The research data were obtained from the assessments of two fashion experts and were analysed using descriptive quantitative techniques. The results show that the study produces a women's casual wear design that combines Batang Garing motif woven fabric from Kalimantan with cotton fabric and applies the characteristic colours of the Hornbill bird, namely black, white, and red. During the planning stage, the design concept focused on creating comfortable and modern casual wear suitable for young people while preserving the cultural values embodied in the Batang Garing motif as a symbol of Dayak life. The production stage includes pattern making, fabric cutting, sewing, and finishing processes, resulting in a harmonious and well-balanced outfit. The evaluation stage involves product assessment by two fashion experts based on the design principles of harmony, balance, rhythm, proportion, emphasis, and unity. The feasibility assessment achieves an average percentage score of 97%, which falls into the very good category. Therefore, the product demonstrates strong aesthetic value through the integration of the Batang Garing motif, the harmonious application of Hornbill-inspired colours, appropriate proportions, and the strategic placement of the motif as the centre of interest.</em></p> Baiq Anggia Ulfaturrahmi, Ni Ketut Widiartini, Made Diah Angendari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24044 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN GREEN ACCOUNTING DAN PENGUNGKAPAN EMISI KARBON DENGAN KINERJA PROFITABILITAS PERUSAHAAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24484 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting dan carbon emission disclosure terhadap profitabilitas perusahaan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Meningkatnya perhatian global terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan mendorong perusahaan untuk menerapkan praktik bisnis yang transparan dan bertanggung jawab terhadap aspek lingkungan. Green accounting dan carbon emission disclosure menjadi salah satu bentuk implementasi sustainability dalam dunia bisnis modern. Namun, hasil penelitian terdahulu masih menunjukkan inkonsistensi, sehingga penelitian ini hadir untuk mensintesis temuan-temuan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengumpulkan artikel dari basis data akademik internasional seperti Emerald, Scopus, SINTA, Semantic Scholar, Web of Science, dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang relevan. Sebanyak 17 artikel terpilih dianalisis dan disintesis secara sistematis berdasarkan relevansi topik, indeks jurnal, dan ketersediaan teks lengkap. Hasil sintesis menunjukkan bahwa green accounting cenderung meningkatkan profitabilitas perusahaan melalui peningkatan efisiensi operasional, reputasi perusahaan, dan kepercayaan investor. Demikian pula, carbon emission disclosure cenderung meningkatkan profitabilitas perusahaan karena mampu memperkuat legitimasi sosial dan transparansi kepada stakeholder. Meskipun demikian, beberapa penelitian menunjukkan hasil yang tidak signifikan akibat tingginya biaya implementasi sustainability dalam jangka pendek. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi masih relatif terbatas, sehingga menjadi peluang bagi penelitian selanjutnya.</p> Muhamad Zufar Prasetya, Trinandari Prasetya Nugrahanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24484 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 RESILIENSI DAN INOVASI PERBANKAN SYARIAH DI TENGAH DINAMIKA EKONOMI RESILIENCE AND INNOVATION IN ISLAMIC BANKING AMID ECONOMIC DYNAMICS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23675 <p>Dinamika ekonomi global menghadirkan tantangan besar bagi perbankan syariah, seperti ketidakpastian ekonomi, perubahan teknologi, dan pergeseran perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran resiliensi (ketahanan) dan inovasi perbankan syariah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta meningkatkan daya saing industri. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan teknik analisis isi (content analysis), penelitian ini mengkaji berbagai literatur ilmiah, regulasi, dan artikel jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi perbankan syariah didukung kuat oleh prinsip syariah—seperti larangan riba, gharar, dan maysir, serta sistem bagi hasil—yang menghubungkan sektor keuangan langsung dengan sektor riil, sehingga menciptakan fondasi yang stabil terhadap tekanan global. Di sisi lain, inovasi digital terbukti krusial dalam meningkatkan daya saing melalui efisiensi operasional dan perluasan akses layanan, meskipun masih dihadapkan pada tantangan risiko keamanan data, kompetensi SDM, dan konsistensi kepatuhan syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan perbankan syariah dalam menghadapi dinamika ekonomi sangat bergantung pada integrasi antara resiliensi keuangan, inovasi teknologi, dan kepatuhan syariah demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.</p> <p><em>Global economic dynamics present major challenges for Islamic banking, such as economic uncertainty, technological changes, and shifts in public behavior. This study aims to analyze the role of resilience and innovation in Islamic banking in maintaining financial system stability and enhancing the industry’s competitiveness. Using a descriptive qualitative method with a literature review (*library research*) and content analysis techniques, this study examines various relevant scientific literature, regulations, and journal articles. The results indicate that the resilience of Islamic banking is strongly supported by Sharia principles—such as the prohibition of riba, gharar, and maysir, as well as the profit-sharing system—which directly link the financial sector to the real economy, thereby creating a stable foundation against global pressures. On the other hand, digital innovation has proven crucial in enhancing competitiveness through operational efficiency and expanded access to services, although it still faces challenges related to data security risks, human resource competencies, and consistency in Sharia compliance. This study concludes that the success of Islamic banking in navigating economic dynamics depends heavily on the integration of financial resilience, technological innovation, and Sharia compliance to support inclusive and sustainable national economic growth. </em></p> Dewi Hirnik Zakiyah, Atina Hidayati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23675 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PEMALSAUAN IJAZAH DALAM PERSPEKTIF FIQIH MODERN DAN TAFSIR KONTEMPORER; STUDI HUKUM ISLAM TENTANG KECURANGAN AKADEMIK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24345 <p>Kasus pemalsuan ijazah di Indonesia mengalami peningkatan signifikan. Data Kemendikbud Ristek tahun 2024 mencatat lebih dari 2.500 kasus, naik 15% dari tahun sebelumnya. Fenomena ini tidak hanya merusak integritas akademik, tetapi juga mengancam keselamatan publik dan prinsip keadilan dalam pemerintahan. Artikel ini bertujuan menganalisis hukum pemalsuan ijazah dalam perspektif fiqih modern dan tafsir kontemporer. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka normatif dengan pendekatan tafsir kontemporer dan analisis fiqih Modern.Hasil kajian menunjukkan bahwa pemalsuan ijazah termasuk dalam kategori tadlis, kazib, dan aklu al-mal bil bathil, dalam tafsir kontemporer, Quraish Shihab menafsirkan QS. Al-Maidah: 8 sebagai perintah menegakkan keadilan dengan menempatkan sesuatu pada tempatnya. Wahbah Zuhaili dalam tafsir QS. An-Nisa: 29 menegaskan bahwa segala keuntungan yang diperoleh melalui kebohongan adalah harta haram. Sementara Yusuf Qardhawi menyatakan bahwa kecurangan akademik merupakan bentuk kezaliman ganda terhadap diri dan masyarakat. Pemalsuan ijazah juga bertentangan dengan maqashid syariah khususnya hifzh al-‘aql dan hifzh al-mal, serta prinsip shidq, amanah, dan ‘adalah. Oleh karena itu, diperlukan penegakan hukum yang tegas, sistem verifikasi ijazah terintegrasi, dan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Al-Qur’an untuk mencegah praktik ini.</p> <p><em>Cases of diploma forgery in Indonesia have increased significantly. Data from the Ministry of Education, Culture, Research and Technology in 2024 recorded more than 2,500 cases, a 15% increase from the previous year. This phenomenon not only damages academic integrity but also threatens public safety and the principle of justice in governance.This article aims to analyze the law of diploma forgery from the perspective of modern fiqh and contemporary tafsir. The method used is normative library research with a thematic tafsir and contemporary fiqh analysis approach.The findings indicate that diploma forgery falls under the categories of tadlis, kazib, and akl al-mal bil bathil. [ADDITIONAL CONTEMPORARY TAFSIR] In contemporary tafsir, Quraish Shihab interprets QS. Al-Maidah: 8 as a command to uphold justice by placing things in their proper place. Wahbah Zuhaili, in his interpretation of QS. An-Nisa: 29, asserts that any profit gained through deception is unlawful wealth. Meanwhile, Yusuf Qardhawi states that academic fraud is a double injustice against oneself and society.Diploma forgery also contradicts the maqashid al-shariah, particularly hifzh al-‘aql and hifzh al-mal, as well as the principles of shidq, amanah, and ‘adalah. Therefore, firm law enforcement, an integrated diploma verification system, and character education based on Qur’anic values are needed to prevent this practice.</em></p> Muhammad Rum, Rara Anggrainy Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24345 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 STUDENT-GENERATED TIKTOK MICROLEARNING AS A PERFORMANCE-BASED DIGITAL ASSESSMENT FOR VOCABULARY RETENTION AMONG EFL LEARNERS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24034 <p><em>The integration of social media into English language teaching has created new opportunities for technology-enhanced learning and assessment. Although previous studies have extensively investigated TikTok as a learning medium, limited attention has been given to its role as a performance-based digital assessment, particularly through student-generated microlearning activities. This study aimed to explore how student-generated TikTok microlearning was implemented as a performance-based digital assessment to enhance vocabulary retention among EFL learners and how students perceived its role in supporting vocabulary learning. A qualitative case study was conducted involving junior high school EFL learners. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and document analysis of students' TikTok video projects and analyzed using Braun and Clarke's thematic analysis. The findings revealed two major themes. First, student-generated TikTok microlearning functioned as an authentic performance-based digital assessment by promoting active learner engagement, authentic language performance, collaborative learning, and meaningful feedback throughout the video production process. Second, students perceived that the repeated practice of writing scripts, rehearsing dialogues, recording videos, and using vocabulary in meaningful communicative contexts supported their vocabulary retention and increased their confidence in using English vocabulary. Rather than demonstrating statistically measurable vocabulary improvement, the findings provide qualitative evidence of the learning processes and learner experiences through which vocabulary retention was supported during student-generated TikTok microlearning activities. This study contributes to the development of digital assessment in English language teaching by proposing student-generated TikTok microlearning as a pedagogically meaningful model of performance-based digital assessment that integrates authentic assessment, student-generated content, and microlearning to support vocabulary learning.</em></p> Maqfiratan, Muhammad Nur Akbar Rasyid Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24034 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS MAKNA BAROKAH BAGI SANTRI DAN ASATIDZ DALAM MEMBENTUK KARAKTER SANTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL FATA BONDOWOSO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24457 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna barokah menurut perspektif santri dan asatidz serta menjelaskan penerapannya dalam pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Nurul Fata Bondowoso. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap informan yang terdiri atas santri dan asatidz, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan Teori Tindakan Tradisional Max Weber sebagai pisau analisis untuk memahami praktik-praktik yang lahir dari tradisi pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa barokah dipahami sebagai anugerah Allah Swt. yang menghadirkan kemanfaatan dan kebaikan yang berkelanjutan. Bagi santri, barokah dimaknai sebagai keberkahan ilmu, keberkahan melalui kiai atau guru, serta keberkahan dalam kehidupan sederhana. Sementara itu, bagi asatidz, barokah dimaknai sebagai keberkahan dalam mengajar yang dilandasi keikhlasan, keberkahan sanad keilmuan, dan tanggung jawab moral sebagai pendidik. Makna tersebut diwujudkan dalam berbagai tradisi pesantren, seperti adab kepada guru, khidmah, kesederhanaan hidup, disiplin ibadah dan waktu, kepatuhan terhadap aturan pesantren, serta kebiasaan memohon doa dan rida kiai. Tradisi-tradisi tersebut terbukti berkontribusi dalam membentuk karakter santri yang religius, tawaduk, disiplin, ikhlas, mandiri, bertanggung jawab, qana'ah, sabar, tawakal, serta menghormati guru dan tradisi keilmuan Islam. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsep barokah tidak hanya menjadi keyakinan teologis, tetapi juga berfungsi sebagai landasan pendidikan karakter yang khas dalam tradisi pesantren.</p> Muchammad Syamsul Ma'arif, Luluk Ananta, Abdurrahman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24457 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN BUSANA KERJA WANITA MENGGUNAKAN KAIN SONGKET BIMA MOTIF "KAKANDO" https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24276 <p>Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan proses pengembangan busana kerja wanita menggunakan kain songket Bima motif <em>kakando</em>, dan 2) Menganalisis kualitas hasil busana kerja wanita menggunakan kain songket Bima motif “<em>Kakando</em>”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model PPE yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu <em>Planning</em> (perencanaan), <em>Production</em> (produksi), dan <em>Evaluation</em> (evaluasi). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner atau angket, yang telah diuji validitas oleh ahli instrumen. Data penelitian dapat diperoleh dari penilaian tiga orang ahli busana kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini menghasilkan produk berupa busana kerja wanita menggunakan kain songket Bima motif <em>kakando</em>. 1) Proses awal pengembangan busana kerja wanita diawali dengan tahap<em> Planning</em> (perencanaan), yang terdiri dari penentuan sumber ide, membuat <em>Moodboard</em>, sketsa desain, desain ilustrasi, analisis desain, pembuatan pola dan rancangan bahan. Tahap kedua yaitu), <em>Production</em> (produksi), pada tahap ini dilakukan proses pemotong bahan, menjahit, pengepasan, dan proses <em>finishing</em>. Tahap terakhir yaitu <em>Evaluation</em> (evaluasi), pada tahap ini dilakukan penilaian kualitas produk oleh tiga ahli busana. 2) Berdasarkan penilaian ahli busana, kualitas produk busana kerja wanita memperoleh presentase nilai sebesar 98,6%, dapat disimpulkan produk pengembangan busana kerja wanita menggunakan kain songket Bima motif <em>kakando</em> termasuk kategori sangat baik.</p> <p><em>This study aimed to: 1) describe the development process of women’s career wear utilizing Bima songket fabric with the kakando motif, and 2)</em> <em>Analysis of the Quality of Women's Workwear Made from Bima Songket Fabric with the 'Kakando' motif. The type of research employed was Research and Development (R&amp;D) with the PPE model, which consisted of three stages, namely Planning, Production, and Evaluation. The data collection method used was a questionnaire, which had been validated by an instrument expert. The research data were obtained from the assessment of three fashion experts and subsequently analysed using quantitative and qualitative descriptive techniques. This research yields a product in the form of women’s career wear using Bima songket fabric with the kakando motif. 1) The initial process of developing the women’s career wear began with the Planning stage, which consisted of determining the source of ideas, creating a mood board, design sketches, illustration designs, design analysis, pattern making, and material planning. The second stage was Production; at this stage, the processes of material cutting, sewing, fitting, and finishing were carried out. The final stage was Evaluation; at this stage, the product quality assessment was conducted by three fashion experts. 2) Based on fashion expert evaluations, the quality of women's workwear products achieved a percentage score of 98.6%. it is concluded that the developed product of women’s career wear using Bima songket fabric with the kakando motif falls into the very good category. </em></p> Ratu Anugrah Putri, I Dewa Ayu Made Budhyani, Ni Ketut Widiartini Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24276 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 EVALUASI KINERJA DAN TINGKAT PELAYANAN JALAN W.R. SUPRATMAN DI DENPASAR TIMUR BERDASARKAN PKJI 2023 DAN SIMULASI PTV VISSIM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24766 <p><em>Road performance evaluation is essential for effective urban traffic management, particularly on roads with increasing traffic demand and high roadside activities. W.R. Supratman Road in East Denpasar is a major arterial road that experiences significant traffic congestion due to commercial, educational, and residential developments. This study aims to evaluate the road performance and Level of Service (LOS) using the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI 2023) and to compare the analytical results with microscopic traffic simulation using PTV VISSIM. Primary data were collected through field surveys, including traffic volume, roadside friction, road geometric characteristics, and travel speed during weekday and weekend peak hours. The data were analyzed using PKJI 2023 to determine road capacity, degree of saturation, travel speed, and LOS, while PTV VISSIM was employed to simulate existing traffic conditions and validate the analytical results. The PKJI 2023 analysis resulted in a road capacity of 3,123.66 skr/h, a degree of saturation (DJ) of 1.41, indicating Level of Service (LOS) F. Furthermore, the PTV VISSIM simulation achieved a model validation accuracy of 98.26%, confirming that the simulation adequately represented the existing traffic conditions. The findings indicate that road performance is primarily affected by increased traffic volume and roadside friction generated by on-street parking, pedestrian activities, and vehicles entering and exiting roadside facilities. The comparison between PKJI 2023 and PTV VISSIM demonstrates consistent trends in evaluating road performance, although minor differences are observed due to the microscopic modeling of vehicle interactions in the simulation. The integration of PKJI 2023 and PTV VISSIM provides a more comprehensive assessment of traffic conditions and offers practical recommendations for improving traffic management and optimizing the operational performance of W.R. Supratman Road in East Denpasar.</em></p> Ahmad Silmi Fanani, Heri Sujatmiko, Yohanes Pracoyo Widi Prasetyo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24766 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 TIGA IBU DALAM SATU KEHAMILAN: PROBLEM NASAB ANAK HASIL DONOR OVUM DAN SURROGATE MOTHER DALAM HUKUM KELUARGA ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23958 <p>Kemajuan teknologi reproduksi buatan telah melahirkan dilema hukum yang tidak pernah terbayangkan dalam fikih klasik. Artikel ini mengkaji problem penetapan status ibu dari anak yang lahir melalui donor ovum dan gestational surrogacy, di mana hingga tiga perempuan dapat mengklaim keibuan: ibu genetik (pemilik ovum), ibu gestasional (yang mengandung dan melahirkan), dan ibu sosial yang diniatkan (istri dari pemilik sperma). Menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan analisis komparatif antara fikih Sunni dan Syiah, penelitian ini menganalisis sumber-sumber primer berupa ayat Al-Qur'an (QS Al-Mujadilah: 2, Al-Ahqaf: 15, Al-Baqarah: 233, Al-Insan: 2), hadis, fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Majma Fiqh Islami, serta pandangan ulama kontemporer. Temuan menunjukkan adanya kontradiksi fundamental antar dalil yang awalnya diturunkan dalam konteks kehamilan normal dan tidak dapat diterapkan secara sederhana pada skenario reproduksi modern. Jumhur ulama Sunni menetapkan ibu yang melahirkan sebagai ibu sah, sementara ulama Syiah kontemporer cenderung menetapkan pemilik ovum, dengan implikasi serius terhadap hak waris, perwalian, dan mahram anak.</p> <p><em>Advances in assisted reproductive technology have created legal dilemmas that classical Islamic jurisprudence never anticipated. This article examines the problem of determining the legal status of a child's mother in cases involving ovum donation and gestational surrogacy, where up to three women can claim motherhood: the genetic mother (ovum provider), the gestational mother (who carries and delivers the child), and the intended social mother (wife of the sperm provider). Employing a normative-juridical approach with comparative analysis between Sunni and Shia jurisprudence, this study analyzes primary sources including Qur'anic verses (QS Al-Mujadilah: 2, Al-Ahqaf: 15, Al-Baqarah: 233, Al-Insan: 2), prophetic traditions, fatwas of the Indonesian Ulama Council (MUI) and the International Islamic Fiqh Academy (Majma Fiqh Islami), alongside contemporary juristic opinions. The findings reveal fundamental contradictions in existing dalils that were originally revealed in the context of normal pregnancy and cannot be simplistically applied to modern reproductive scenarios. Jumhur Sunni jurists establish the gestational mother as the legal mother, whereas contemporary Shia jurists tend to recognize the genetic mother, creating significant implications for inheritance, guardianship, and mahram relations of the child</em></p> Husni Tamrin, Arif Rochman, Novriansyah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23958 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI PEMBUATAN POLA DASAR DENGAN METODE DANCKAERTS UNTUK MATA KULIAH KONSTRUKSI POLA BUSANA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24441 <p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi pembuatan pola dasar metode Danckaerst pada mata kuliah Konstruksi Pola Busana serta (2) mengetahui kualitas media video animasi yang telah dikembangkan berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan uji coba kelompok kecil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini menggunakan 2 orang ahli materi, dua orang ahli media, dan enam orang mahasiswa Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Kosentrasi Tata Busana sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan penyebaran angket. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran video animasi pembuatan pola dasar metode Danckaerst berhasil dikembangkan melalui tahapan model ADDIE, sehingga menghasilkan media pembelajaran berupa video animasi yang dikemas dalam format MP4 dengan materi yang telah disesuaikan dengan tujuan dan&nbsp; capaian pembelajaran mata kuliah Konstruksi Pola Busana. (2) Hasil uji kualitas produk melalui uji validitas oleh ahli materi, ahli media, dan uji coba kelompok kecil memperoleh persentase produk media pembelajaran video animasi pembuatan pola dasar metode Dankaerst sebesar 99,8% dari ahli materi, 98,8% dari ahli media, dan 94,4% dari uji coba kelompok kecil mahasiswa dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, media pembelajaran pembuatan pola dasar metode Danckaerst memiliki kualitas sangat baik sehingga media ini dapat digunakan dalam pembelajaran mata kuliah konstruksi pola busana untuk meningkatkan motivasi belajar dan mendukung proses pembelajaran secara mandiri.</p> <p><em>This research aims to (1) develop learning media in the form of an animated video for making basic patterns using the Danckaerst method in the Clothing Pattern Construction course, and (2) determine the quality of the developed animated video media based on assessments from material experts, media experts, and small-group trials. This research employs the Research and Development (R&amp;D) method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). This study involves 2 material experts, two media experts, and six students from the Family Welfare Education Study Program, majoring in Fashion Apparel, as research subjects. Data collection in this research was conducted through observation and questionnaire distribution. Meanwhile, the data analysis technique in this study uses quantitative descriptive and qualitative descriptive analysis. The results of this study indicate that (1) the animated video learning media for making basic patterns using the Danckaerst method was successfully developed through the stages of the ADDIE model, thereby producing learning media in the form of an animated video packaged in MP4 format with material that has been adjusted to the learning objectives and achievements of the Clothing Pattern Construction course. (2) The results of the product quality test through validity testing by material experts, media experts, and small-group trials obtained a percentage for the animated video learning media for making basic patterns using the Danckaerst method of 99.8% from material experts, 98.8% from media experts, and 94.4% from the small-group student trial with a very good category. Based on these research results, the learning media for making basic patterns using the Danckaerst method has a very good quality so that this media can be used in the learning of the clothing pattern construction course to increase learning motivation and support the independent learning process.</em></p> Ketut Widyasari, Made Diah Angendari, Ni Ketut Widiartini Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24441 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENDIDIKAN ISLAM DAN MULTIKULTURALISME DI INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24194 <p>Indonesia merupakan negara yang memiliki keragaman yang besar, dalam budaya, suku, bahasa, agama dan lain-lain. Keragaman ini dapat dikelola menjadi potensi yang positif, dan dapat pula membawa dampak lain berupa potensi konflek. Oleh karena itu, perlu dikelola dengan baik. Islam mengilustrasikan berbagai potensi keragaman budaya, suku, bahasa, dan lain-lain. Semua itudapat menjadikan umat Islam saling menghargai dan saling menghormati. Dengan keragamantersebut menjadi motivasi untuk berkonpetensi bagi umat Islam agar menjadi manusia yangberkualitas. Pendidikan ini merupakanstrategi pendidikan yang memanfaatkan keberagaman latar belakang kebudayaan dari para pesertadidik sebagai salah satu kekuatan untuk membentuk sikap multikultural. Strategi ini sangat bermanfaat, sekurang-kurangnya bagi sekolah sebagai lembaga pendidikan dapat membentukpemahaman bersama atas konsep kebudayaan, perbedaan budaya, keseimbangan, dan demokrasi dalam arti yang luas. Multikulturalisme bertujuan menciptakan hubungan yang setara dan damai di tengah keberagaman budaya di Indonesia, namun dalam praktiknya masih menghadapi tantangan seperti ketegangan antara persatuan dan perbedaan serta tuntutan kesetaraan dari kelompok minoritas. Dalam menghadapi masyarakat yang majemuk dan perkembangan globalisasi, pendidikan Islam memiliki peran penting untuk menanamkan nilai rahmatan lil ‘alamin seperti toleransi, keadilan, persaudaraan, dan saling menghormati. Melalui kurikulum, metode pembelajaran yang partisipatif, serta keteladanan guru PAI, pendidikan Islam dapat membentuk generasi yang berpikir kritis, empatik, toleran, dan mampu menjaga persatuan serta keharmonisan dalam kehidupan masyarakat yang beragam.</p> Nabila Khoirunnisa , M.Nurul Humaidi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24194 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PEMBELAJARAN BAHASA BALI OLEH PENYULUH BAHASA BALI DI SD NEGERI PINGGAN, KECAMATAN KINTAMANI, KABUPATEN BANGLI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24644 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam tiga aspek utama pembelajaran bahasa Bali oleh Penyuluh Bahasa Bali di SD Negeri Pinggan, Kintamani, Bangli, pada kelas II, III, dan V, meliputi perencanaan pembelajaran, metode pembelajaran yang diterapkan, serta respons yang ditunjukkan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif fenomenologi; data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Kerangka analisis mengintegrasikan tiga teori, yaitu Teori Behaviorisme untuk meninjau kondisi pembelajaran, Teori Konstruktivisme sebagai dasar pengembangan metode, dan Teori Koneksionisme untuk melihat dinamika stimulus-respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah disusun berbasis Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka secara bergradasi serta mengintegrasikan nilai kearifan lokal pertanian dan lingkungan alam Kintamani. Metode utama yang diterapkan penyuluh adalah metode ekspositori terstruktur yang dipadukan dengan pendekatan kontekstual-humanis, tanya jawab dua arah, dan latihan motorik halus menulis huruf tegak bersambung. Respons siswa kelas II, III, dan V menunjukkan hasil positif pada ranah kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Disimpulkan bahwa pembelajaran bahasa Bali oleh Penyuluh Bahasa Bali di SD Negeri Pinggan telah memenuhi standar pedagogi modern yang berorientasi pada siswa.</p> <p><em>This study aims to describe and analyze in depth three main aspects of Balinese language learning conducted by the Balinese Language Extension Officer at SD Negeri Pinggan, Kintamani, Bangli, in grades II, III, and V, covering lesson planning, the teaching methods applied, and student responses. The study employs a qualitative approach with a phenomenological-descriptive method; data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The analytical framework integrates three theories: Behaviorism to examine learning conditions, Constructivism as the basis for method development, and Connectionism to observe the dynamics of student stimulus-response. The results show that lesson planning has been graded according to the Learning Outcomes of the Merdeka Curriculum and integrates local wisdom values of Kintamani's agrarian environment. The main method applied by the extension officer is a structured expository method combined with a contextual-humanistic approach, two-way question-and-answer sessions, and fine motor exercises such as cursive handwriting. Student responses in grades II, III, and V showed positive results across cognitive, affective, and psychomotor domains. It is concluded that Balinese language learning by the Balinese Language Extension Officer at SD Negeri Pinggan has met modern student-centered pedagogical standards.</em></p> <p>&nbsp;</p> Ni Luh Astri, I Wayan Mandra, I Wayan Artayasa Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24644 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS LINDUNG NILAI DENGAN MENGGUNAKAN FORWARD UNTUK MENGURANGI RESIKO TRANSACTION EKSPOSURE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23822 <p>Transaction exposure adalah risiko yang muncul karena adanya perubahan nilai tukar mata uang asing antara saat transaksi dilakukan dan saat penyelesaiannya. Risiko ini dapat memengaruhi biaya, pendapatan, arus kas, serta keuntungan perusahaan yang terlibat dalam perdagangan internasional. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian transaction exposure, dampaknya pada transaksi impor dan ekspor, alat derivatif yang digunakan untuk mengelola risiko, metode manajemen yang bisa diterapkan, serta efektivitas pengelolaannya di era global. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan meneliti berbagai buku dan artikel ilmiah yang relevan. Temuan dari pembahasan menunjukkan bahwa penerapan strategi hedging dengan menggunakan instrumen derivatif seperti kontrak forward, kontrak berjangka, opsi mata uang, dan swap mata uang, yang dipadukan dengan strategi natural hedging, dapat mengurangi pengaruh fluktuasi nilai tukar. Oleh karena itu, perusahaan harus melaksanakan manajemen risiko yang tepat agar stabilitas keuangan dan daya saing di pasar internasional tetap terjaga.</p> <p><em>Transaction exposure is the risk arising from changes in foreign exchange rates between the time a transaction is executed and the time of settlement. This risk can affect the costs, revenues, cash flows, and profits of companies engaged in international trade. This paper aims to explain the concept of transaction exposure, its impact on import and export transactions, the derivative instruments used to manage the risk, applicable management methods, and the effectiveness of its management in the global era. The method used is a literature review, examining various relevant books and scientific articles. The findings of this study indicate that the implementation of hedging strategies using derivative instruments—such as forward contracts, futures contracts, currency options, and currency swaps—combined with natural hedging strategies, can mitigate the impact of exchange rate fluctuations. Therefore, companies must implement appropriate risk management to maintain financial stability and competitiveness in the international market.</em></p> Jastin Mark Hutapea , Pritamala Omega Gulo, Sarima R Diaudy Sinaga , Jesica Silaban, Intan Rohaya Sidauruk, Maria Angelina Br. Sianipar Sianipar, Larosa Sihotang, Raya Panjaitan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23822 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 APLIKASI COMPLEXION PADA TATA RIAS PENGANTIN BALI MODIFIKASI DI ISHANA MUA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24398 <p>Keberhasilan tata rias pengantin Bali modifikasi sangat dipengaruhi oleh teknik pengaplikasian complexion yang disesuaikan dengan karakteristik jenis kulit. Penerapan teknik yang kurang tepat berpotensi menyebabkan hasil riasan mudah crack, cakey, maupun kurang tahan lama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik pengaplikasian complexion pada make up flawless untuk jenis kulit kering dan kulit berminyak pada tata rias pengantin Bali modifikasi di Ishana MUA. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas owner, admin, dan tim penata rias Ishana MUA. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik complexion pada kulit kering menitikberatkan pada hidrasi kulit melalui penggunaan gel cream moisturizer, pencampuran foundation matte dan liquid foundation dengan perbandingan 2:1, penambahan face oil, serta aplikasi menggunakan spons lembap sehingga menghasilkan tampilan riasan yang halus dan lembap. Sementara itu, pada kulit berminyak, teknik complexion difokuskan pada pengendalian minyak melalui penggunaan gel moisturizer, mattifying primer pada area T-zone, teknik baking, serta matte setting spray sehingga menghasilkan riasan yang lebih tahan lama dan tidak mudah luntur. Temuan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi make up artist maupun peserta didik bidang tata kecantikan dalam menerapkan teknik complexion sesuai karakteristik kulit pada tata rias pengantin Bali modifikasi.</p> <p><em>The success of modified Balinese bridal make up is highly influenced by the application of appropriate complexion techniques that match different skin types. Inappropriate application techniques may cause make up to appear cracked, cakey, and less durable throughout the event. This study aimed to describe the complexion application techniques used in flawless make up for dry and oily skin in modified Balinese bridal make up at Ishana MUA. This study employed a descriptive method with a qualitative approach. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving the owner, administrator, and make up artist team at Ishana MUA. The data were analyzed using qualitative descriptive analysis through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the complexion technique for dry skin focused on maintaining skin hydration by using a gel cream moisturizer, mixing matte and liquid foundations at a 2:1 ratio, adding face oil, and applying the foundation with a damp sponge to achieve a smooth and hydrated finish. In contrast, the technique for oily skin emphasized oil control through the use of gel moisturizer, mattifying primer on the T-zone, baking techniques, and matte setting spray, resulting in long-lasting make up with improved durability. These findings provide practical references for make up artists and beauty education students in selecting appropriate complexion techniques according to skin characteristics to produce durable and flawless modified Balinese bridal make up.</em></p> <p>&nbsp;</p> Oce Villa Cantika, Made Diah Angendari, Putu Agus Mayuni Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24398 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI SARANA PENGUATAN RASA NASIONALISME DAN BELA NEGARA PADA GENERASI MUDA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24099 <p>Bahasa Indonesia telah diakui sebagai identitas nasional sekaligus bahasa pemersatu yang memiliki peran penting dalam memperkuat semangat bela negara. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus globalisasi, berbagai pengaruh budaya asing semakin mudah diterima oleh generasi muda sehingga rasa nasionalisme dikhawatirkan dapat mengalami penurunan. Oleh karena itu, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar perlu terus dibiasakan sebagai salah satu upaya untuk menjaga jati diri bangsa. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode studi literatur melalui pengkajian berbagai jurnal ilmiah yang membahas bahasa Indonesia, nasionalisme, identitas nasional, dan bela negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat komunikasi, tetapi juga dipahami sebagai simbol persatuan dan identitas bangsa. Melalui penggunaannya dalam pendidikan, kehidupan sehari-hari, dan media digital, nilai-nilai cinta tanah air, persatuan, serta tanggung jawab sebagai warga negara diharapkan dapat ditanamkan sehingga semangat bela negara secara nonfisik semakin diperkuat dan ketahanan nasional dapat terus dijaga.</p> <p><em>The Indonesian language has been recognized as the national identity and the unifying language that plays an important role in strengthening the spirit of state defense. Amid rapid technological advancements and globalization, various foreign cultural influences have become increasingly accessible to the younger generation, raising concerns about the decline of nationalism and patriotism. Therefore, the proper and correct use of the Indonesian language should continue to be encouraged as an effort to preserve the nation's identity. This article was prepared using a literature review method by examining various scientific journals discussing the Indonesian language, nationalism, national identity, and state defense. The findings indicate that the Indonesian language is not only used as a means of communication but is also understood as a symbol of national unity and identity. Through its use in education, daily life, and digital media, the values of patriotism, unity, and civic responsibility are expected to be instilled, thereby strengthening the spirit of non-military state defense and supporting national resilience.</em></p> Akhdan Arobi Naswa, Muhammad Fadlan Nur, Perawati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24099 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KETERAMPILAN SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 GIANYAR DALAM PEMBELAJARAN BENTUK KATA BAHASA BALI TAHUN AJARAN 2025 / 2026 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24569 <p>Pembelajaran bentuk kata dalam bahasa Bali merupakan bagian penting dari aspek kebahasaan. Pengetahuan siswa terhadap materi ini yang masih tergolong pemahaman dasar yang hanya mampu mengelompokkan kata kedalam jenis katanya tanpa benar - benar memahami proses apa yang menjadikan kata tersebut termasuk dalam jenis tertentu. Adapun masalah yang akan dibahas antara lain (1) Bagaimana ketrampilan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gianyar dalam pembelajaran bentuk kata bahasa bali, (2) Apa permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran bentuk kata bahasa bali siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gianyar, (3) Bagaimana upaya untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran bentuk kata bahasa bali siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gianyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Ketrampilan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gianyar dalam pembelajaran bentuk kata bahasa bali tahun ajaran 2025/2026, (2) Permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran bentuk kata bahasa bali siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gianyar, (3) Upaya untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran bentuk kata bahasa bali siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gianyar. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori behaveorisme dan teori kontruktivisme. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gianyar Tahun Ajaran 2025/2026. Data pada penelitian ini didapatkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, kepustakaan dan metode studi dokumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam pembelajaran bentuk kata bahasa Bali kurang baik. Dikarenakan masih ditemukan beberapa kesulitan dan kesalahan, terutama dalam membedakan kruna polah dengan kruna tiron serta mengidentifikasi jenis-jenis kruna dwi lingga. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh (1) rendahnya penguasaan kosa kata basa bali, (2) kesulitan memahami proses pembentukan kata, (3) rendahnya penggunaan bahasa Bali ketika berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari, (4) serta rendahnya minat siswa belajar bahasa bali. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut meliputi (1) peningkatan kualitas pembelajaran, (2) penggunaan metode dan media pembelajaran yang inovatif, (3) serta meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran bahasa bali.</p> <p><em>Learning word forms in Balinese is an important part of the linguistic aspect. Students' knowledge of this material is still classified as basic understanding which is only able to group words into their types of words without really understanding the process of what makes the word fall into a certain type. The problems that will be discussed include (1) How are the skills of grade IX students of SMP Negeri 1 Gianyar in learning Balinese word forms, (2) What are the problems found in learning Balinese word forms by grade IX students of SMP Negeri 1 Gianyar, (3) How are efforts to overcome problems in learning Balinese word forms by grade IX students of SMP Negeri 1 Gianyar. This study aims to determine (1) The skills of grade IX students of SMP Negeri 1 Gianyar in learning Balinese word forms in the 2025/2026 academic year, (2) Problems found in learning Balinese word forms by grade IX students of SMP Negeri 1 Gianyar, (3) Efforts to overcome problems in learning Balinese word forms by grade IX students of SMP Negeri 1 Gianyar. The theories used in this study are behaviorism theory and constructivism theory. The research subjects were ninth grade students of SMP Negeri 1 Gianyar in the 2025/2026 academic year. Data in this study were obtained using observation, interview, literature, and document study methods. This study used a qualitative approach with a descriptive method. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that students' skills in learning Balinese word forms are not good. Because several difficulties and errors are still found, especially in differentiating kruna polah from kruna tiron and identifying the types of kruna dwi lingga. These difficulties are influenced by (1) low mastery of Balinese vocabulary, (2) difficulty understanding the process of word formation, (3) low use of Balinese when communicating in everyday life, (4) and low student interest in learning Balinese. Efforts that can be made to overcome these problems include (1) improving the quality of learning, (2) using innovative learning methods and media, (3) and increasing student interest in learning Balinese. </em></p> Ni Kadek Dwi Andari, I Made Wiradnyana, I Made Luwih Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24569 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PESAN MORAL DALAM NOVEL “DOMPET AYAH SEPATU IBU “KARYA J.S KHAIREN (REPRESENTASI PESAN MORAL DALAM KEHIDUPAN KELUARGA MODERN) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23756 <p>Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S.Khairen menggambarkan perjuangan keluarga dimana didalam keluarga dapat bertahan dalam menghadapi kesulitan ekonomi,konflik keluarga,tekanan sosial ,keluarga dan lain lain.Novel ini juga menekankan bahwa pentingnya pendidikan sebagai sarana taraf hidup keluar dari berbagai kemiskinan.Novel ini juga mengajarkan arti pentingnya moral,dan keluarga modern .Novel ini juga didalamnya banyak membahas cinta dan kasih sayang antar keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif&nbsp; yang mempunyai sifat alami data yang diperoleh langsung dan disajikan secara deskriptif,dimana penulis menarik kesimpulan menggunakan buku.Novel ini juga mengandung pesan pesan edukasi serta moral bagi siapa saja yang membacanya.</p> <p><em>The novel Dompet Ayah Sepatu Ibu by J.S. Khairen depicts the struggle of a family to survive in the face of economic hardship, family conflict, social pressure, and other difficulties. This novel also emphasizes the importance of education as a means to improve the family’s standard of living and escape poverty. It also teaches the importance of morality and the modern family. The novel also contains many discussions about love and affection among family members.This research uses a qualitative approach, which is naturalistic in nature, with data obtained directly and presented descriptively, where the writer draws conclusions using books. This novel also contains educational and moral messages for anyone who reads it</em></p> Intan Nur Janah, Samsul Munir Amin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23756 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH POROSITAS PADA PERMUKAAN SADAKE BOARD TERHADAP KOEFISIEN ABSORPSI SUARA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24347 <p>Pada saat ini limbah daun kering yang melimpah dan sering berjatuhan di jalanan atau di lingkungan rumah yang akan menghasilkan pemandangan menjadi tidak indah untuk dilihat serta mengganggu pejalan kaki dan pengendara sepedah motor ataupun mobil, salah satu solusinya sampah daun kering dijadikan papan komposit (fiberboard) dengan gabungan antara bahan dasar serbuk daun kering dan serta bahan perekat, lalu dimasukan kedalam cetakan kemudian di press, fiberboard ini dibuat dengan 4 variasi persentase yaitu persentase 2,827%, persentase 4,712%, persentase 6,597% , dan persentase 8,482%&nbsp; dengan 1 variasi perekat yaitu paduan plastik mika (Monomer Vinil Klorid) dengan tiner (Polyurethane) yang direncanakan akan dijadikan sebagai peredam suara untuk ruangan atau kendara bermotor sebagai solusi pemanfaatan limbah peredam suara karakteristik dari papan tersebut. Akan dilakukan pengujian akustik dan pengujian densitas.</p> <p><em>At this time, the abundant dry leaf waste that often falls on the streets or in the home environment will result in an unsightly view and disturb pedestrians and motorcyclists or car, one solution is to make dry leaf waste into a composite board (fiberboard) with a combination of dry leaf powder and adhesive materials, then inserted into the mold and then pressed, this fiberboard is made with 4 percentage variations, namely 2,827%, 4,712%, 6,597%, and 8,482% with 1 adhesive variation, namely a mixture of mica plastic (Vinyl Chloride Monomer) with thinner (Polyurethane) which is planned to be used as a sound dampener for rooms or motor vehicles as a solution to utilize the characteristics of the board sound dampening waste. Acoustic testing and density testing will be carried out.</em></p> Harly Alan Tubagus, Yusril Irwan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24347 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PERAN POLA ASUH ORANGTUA DAN GURU DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN DIRI PADA ANAK DOWN SYNDROME https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24039 <p>Kemandirian merupakan tujuan perkembangan yang penting bagi anak Down Syndrome, namun pencapaiannya sangat dipengaruhi oleh dua lingkungan terdekat anak, yaitu keluarga dan sekolah. Artikel ini menyintesis temuan dari tiga penelitian terpublikasi untuk mengkaji bagaimana pola asuh orang tua dan peran guru secara bersama-sama mendukung kemandirian anak Down Syndrome. Kajian menunjukkan bahwa pola asuh otoritatif (demokratis), yang memadukan kehangatan dengan bimbingan yang rasional, secara konsisten berkaitan dengan kemandirian yang lebih tinggi, sedangkan pola asuh permisif justru menumbuhkan ketergantungan berlebih dan pola asuh otoriter cenderung menghasilkan kepatuhan, bukan kemandirian sejati, meskipun pada rutinitas perawatan diri tertentu struktur yang tegas tetap dapat membantu pembentukan keterampilan. Di sekolah, guru berkontribusi melalui pengulangan aktivitas secara terstruktur, pendekatan proksimal (scaffolding) yang bantuannya dikurangi secara bertahap seiring meningkatnya kemampuan anak, serta penggunaan media interaktif, yang semuanya diperkuat dengan komunikasi yang konsisten bersama orang tua. Artikel ini menyimpulkan bahwa kemandirian anak Down Syndrome berkembang paling optimal ketika pola asuh otoritatif di rumah diperkuat oleh pendekatan scaffolding yang terstruktur di sekolah, serta ditopang oleh kolaborasi yang erat antara keluarga dan sekolah.</p> <p><em>Independence is a critical developmental goal for children with Down syndrome, yet its achievement is shaped by the environments closest to them: the family and the school. This article synthesizes findings from three published studies to examine how parenting styles and teachers' roles jointly support the independence of children with Down syndrome. The reviewed studies show that authoritative (democratic) parenting, which combines warmth with reasonable guidance, is consistently associated with greater independence, while permissive parenting fosters excessive dependence and authoritarian parenting produces compliance rather than genuine self-reliance, although in specific self-care routines a degree of firm structure can still support skill formation. At school, teachers contribute through repeated structured practice, a scaffolded (proximal) approach that gradually withdraws assistance as competence grows, and engaging interactive media, alongside consistent communication with parents. The article concludes that independence in children with Down syndrome develops most effectively when authoritative parenting at home is reinforced by a structured, gradually-fading scaffolding approach at school, supported by close home-school collaboration.</em></p> Annisa Nabilah Nasution, Fitri Nurhayati, Cut Safira, Naila Wanahara, Ampun Bantali Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24039 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENGGUNA JASA PARKIR TERHADAP KEHILANGAN MOTOR DAN HELM DI AREA PARKIR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24466 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi pengguna jasa parkir terhadap kehilangan sepeda motor dan helm di area parkir serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan pertanggungjawaban pengelola parkir di wilayah Kabupaten Boyolali. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali, pengelola parkir, juru parkir, dan pengguna jasa parkir yang mengalami kehilangan kendaraan maupun helm. Data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur, dan putusan pengadilan yang berkaitan dengan perlindungan konsumen dan penyelenggaraan perparkiran. Data dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif perlindungan hukum bagi pengguna jasa parkir telah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dan Peraturan Daerah Kabupaten Boyolali Nomor 19 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perparkiran. Selain itu, masih ditemukan penggunaan klausula eksonerasi yang mengalihkan tanggung jawab kepada pengguna jasa parkir, padahal klausula tersebut bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang. Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 19 tahun 2016, Hubungan Hukum antara pengguna dan Pengelola Parkir Adalah Perjanjian penitipan Barang. Oleh karena Itu klausula Baku yang membebaskan Tanggung jawab sepihak (klausula Eksoneraasi) dinyatakan batal demi hukum. Pengelola Parkir bertanggung Jawab Penuh dan Wajib Memberikan Ganti rugi atas kehilangan motor dan helm di Area Parkir akibat kelalaian dalam Menjaga keamanan konsumen.</p> <p><em>This study aims to analyze the legal protection provided to parking service users for lost motorcycles and helmets in parking areas and to identify factors that hinder the implementation of parking management accountability in Boyolali Regency. This study employed an empirical legal research method with a sociological juridical approach. Primary data was obtained through interviews with the Boyolali Regency Transportation Agency, parking managers, parking attendants, and parking service users who experienced lost vehicles or helmets. Secondary data were obtained from laws and regulations, literature, and court decisions related to consumer protection and parking management. The data were analyzed qualitatively using descriptive methods. The results indicate that, normatively, legal protection for parking service users is regulated in the Civil Code, Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, and Boyolali Regency Regulation Number 19 of 2016 concerning Parking Management. Furthermore, the use of exoneration clauses, which shift responsibility to parking service users, is still found, even though such clauses contradict the provisions of the Consumer Protection Law. Based on Regional Regulatian Number 19 of 2016, the legal relationship between parking users and Operators Constitutes a bailment agreement (Safekeeping of goods). Consequently, Standard Clauses that unilaterally Exculpate liability (exculpatory clauses) are declared void ab intio (null and void). The Parking operator bears full Responsibility and is obligated to provide Compensation for the loss of motorcycles or helmets occurring within the parking area due to negligence in maintining consumer security.</em></p> Eny Puji Handayani, Nanik Sutarni, Muhammad Fauzan Hidayat Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24466 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH PERSEPSI KONSUMEN MENGENAI TEKNIK RUSSIAN MANICURE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI DEWI BEAUTY STUDIO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24313 <p>Perkembangan industri kecantikan yang semakin pesat mendorong pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Salah satu layanan yang saat ini banyak diminati adalah <em>Russian Manicure</em>, yaitu teknik perawatan kuku yang berfokus pada pembersihan area kutikula secara detail menggunakan alat khusus sehingga menghasilkan tampilan kuku yang lebih rapi, bersih, dan estetik. Penerapan teknik yang tepat diharapkan dapat memberikan persepsi yang baik, pengalaman layanan yang optimal, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi konsumen mengenai teknik <em>Russian Manicure</em> terhadap kepuasan pelanggan di Dewi Beauty Studio. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pendekatan kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang menggunakan layanan <em>Russian Manicure</em> di Dewi Beauty Studio selama 2 tahun terakhir sebanyak 142 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>probability sampling</em> dengan jumlah sampel sebanyak 59 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis (uji t parsial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen mengenai teknik <em>Russian Manicure</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan di Dewi Beauty Studio dengan nilai signifikansi sebesar &lt;0,001 &lt; 0,05. Nilai koefisien determinasi (<em>R Square</em>) sebesar 0,694 menunjukkan bahwa persepsi konsumen mengenai teknik <em>Russian Manicure</em> memberikan kontribusi sebesar 69,4% terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan 30,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi konsumen mengenai Teknik Russian Manicure terhadap kepuasan pelanggan di Dewi Beauty Studio.</p> <p><em>The rapid growth of the beauty industry compels business operators to continuously enhance service quality to meet customer needs and ensure satisfaction. One service currently in high demand is the Russian Manicure—a nail care technique that focuses on meticulous cuticle cleaning using specialized tools, resulting in a neater, cleaner, and more aesthetic nail appearance. Proper application of this technique is expected to deliver an optimal service experience, a good perception, also boost customer satisfaction. This study aims to determine the impact of the Russian Manicure technique on customer satisfaction at Dewi Beauty Studio. A quantitative approach with a causal approach research design was employed. The study population consisted of all 142 customers who utilized the Russian Manicure service at Dewi Beauty Studio over the two last year. Probability sampling was used to select a sample of 59 respondents. Data were collected through the distribution of questionnaires. Data analysis techniques included instrument testing, classical assumption testing, simple linear regression analysis, the coefficient of determination test, and hypothesis testing (partial t-test). The results indicate that the consumer perception about Russian Manicure technique has a positive and significant effect on customer satisfaction at Dewi Beauty Studio, with a significance value of &lt;0,001 (p &lt; 0.05). The coefficient of determination (R-squared) of 0.694 reveals that the consumer perception about Russian Manicure technique contributes 69,4%% to customer satisfaction, while the remaining 30,6% is influenced by factors outside the scope of this study. Thus, it can be concluded that consumer perception about Russian Manicure technique has a significant influence on customer satisfaction at Dewi Beauty Studio.</em></p> Ni Luh Komang Rinahayu Anjayani, Putu Agus Mayuni, Ni Ketut Widiartini Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24313 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS FAKTOR YANG MENGHAMBAT TERCAPAINYA PILAR 5 STBM DI DESA PADEMAWU BARAT KABUPATEN PAMEKASAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24771 <p>Road performance evaluation is essential for effective urban traffic management, particularly on roads with increasing traffic demand and high roadside activities. W.R. Supratman Road in East Denpasar is a major arterial road that experiences significant traffic congestion due to commercial, educational, and residential developments. This study aims to evaluate the road performance and Level of Service (LOS) using the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI 2023) and to compare the analytical results with microscopic traffic simulation using PTV VISSIM. Primary data were collected through field surveys, including traffic volume, roadside friction, road geometric characteristics, and travel speed during weekday and weekend peak hours. The data were analyzed using PKJI 2023 to determine road capacity, degree of saturation, travel speed, and LOS, while PTV VISSIM was employed to simulate existing traffic conditions and validate the analytical results. The PKJI 2023 analysis resulted in a road capacity of 3,123.66 skr/h, a degree of saturation (DJ) of 1.41, indicating Level of Service (LOS) F. Furthermore, the PTV VISSIM simulation achieved a model validation accuracy of 98.26%, confirming that the simulation adequately represented the existing traffic conditions. The findings indicate that road performance is primarily affected by increased traffic volume and roadside friction generated by on-street parking, pedestrian activities, and vehicles entering and exiting roadside facilities. The comparison between PKJI 2023 and PTV VISSIM demonstrates consistent trends in evaluating road performance, although minor differences are observed due to the microscopic modeling of vehicle interactions in the simulation. The integration of PKJI 2023 and PTV VISSIM provides a more comprehensive assessment of traffic conditions and offers practical recommendations for improving traffic management and optimizing the operational performance of W.R. Supratman Road in East Denpasar.</p> <p><em>The Community-Based Total Sanitation Program (STBM) aims to realize clean and healthy living behaviors through a community empowerment approach. One indicator of its success is the completion of the 5 STBM Pillars, one of which focuses on Household Liquid Waste Security. In reality, implementation in the field still faces various obstacles, especially in West Pademawu Village, Pamekasan Regency. This study aims to analyze the factors inhibiting the achievement of the 5 STBM Pillars. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection was carried out through observation, in-depth interviews, and documentation with research subjects including the community, health cadres, and officials of West Pademawu Village. Data analysis was carried out through the stages of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that there are several main factors inhibiting the achievement of the 5 STBM pillars. These factors include: (1) Lack of public awareness and understanding of the importance of safe liquid waste management; (2) Limited adequate sanitation facilities and infrastructure owned by households; (3) Economic conditions that cause the community to prioritize other needs beyond the construction of closed liquid waste channels; and (4) Lack of support and ongoing monitoring from community leaders and related agencies. The conclusion of this study is that the success of STBM Pillar 5 is highly dependent on changes in community behavior and commitment. Integrated efforts are needed from the village government and local health centers, such as increasing triggering activities (demand creation), providing communal sanitation facilities, and strengthening periodic environmental sanitation monitoring.</em></p> Palupi Wahyuning Fajar, Yusup Saktiawan, Irfany Rupiwardani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24771 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN MEDIA ONLINE FLORESA.CO DAN POS-KUPANG.COM DALAM ISU GEOTHERMAL DI NTT https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23977 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan media online Floresa.co dan POS-KUPANG.COM mengenai isu geothermal di NTT serta membandingkan konstruksi pemberitaan yang dibangun oleh kedua media tersebut. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis framing Robert N. Entman yang meliputi empat perangkat analisis, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi terhadap delapan berita yang terdiri atas empat berita dari Floresa.co dan empat berita dari POS-KUPANG.COM yang dipublikasikan pada April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media memiliki konstruksi framing yang berbeda terhadap isu geothermal di NTT. Floresa.co lebih membingkai isu geothermal sebagai persoalan sosial, lingkungan, dan hak-hak masyarakat adat. Media ini menempatkan masyarakat, Gereja Katolik, dan Koalisi Advokasi sebagai pihak yang memperjuangkan keadilan serta perlindungan ruang hidup masyarakat. Sedangkan pemerintah, perusahaan, dan aparat keamanan lebih sering diposisikan sebagai aktor yang berkontribusi terhadap munculnya konflik. Sementara itu, POS-KUPANG.COM membingkai isu geothermal sebagai bagian dari program strategis pemerintah dalam mendukung transisi energi dan pembangunan daerah. Penolakan masyarakat diposisikan sebagai tantangan yang dapat diselesaikan melalui dialog, sosialisasi, pembentukan tim teknis, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan. Perbedaan framing tersebut menunjukkan adanya perbedaan orientasi pemberitaan, di mana Floresa.co lebih menekankan aspek kritis terhadap dampak sosial dan lingkungan, sedangkan POS-KUPANG.COM lebih menonjolkan perspektif pembangunan dan kebijakan pemerintah.</p> <p><em>This study aims to analyze the framing of news coverage by the online media outlets Floresa.co and POS-KUPANG.COM regarding the geothermal issue in East Nusa Tenggara (NTT) and to compare the news constructions developed by both media outlets. The study employs a constructivist paradigm with a qualitative approach and utilizes Robert N. Entman’s framing analysis method, which encompasses four analytical devices: defining problems, diagnosing causes, making moral judgments, and recommending treatments. Data collection was conducted through the documentation of eight news articles—four from Floresa.co and four from POS-KUPANG.COM—published in April 2025. The results indicate that the two media outlets employ different framing constructions regarding the geothermal issue in NTT. Floresa.co frames the geothermal issue primarily as a matter concerning social aspects, the environment, and indigenous rights. This outlet positions the community, the Catholic Church, and advocacy coalitions as parties championing justice and the protection of the community's living space, while the government, companies, and security forces are frequently portrayed as actors contributing to the emergence of conflict. Conversely, POS-KUPANG.COM frames the geothermal issue as part of the government's strategic program to support energy transition and regional development. Community opposition is positioned as a challenge that can be resolved through dialogue, public outreach, the formation of technical teams, and stakeholder collaboration. These differing frames reveal a divergence in reporting orientation: Floresa.co emphasizes critical perspectives regarding social and environmental impacts, whereas POS-KUPANG.COM highlights perspectives centered on development and government policy.</em></p> Fransisco Jeifantuta Barni, Muhammad Aslam, Henny Lusia Lestari Lada Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23977 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KUALITATIF IMPLEMENTASI ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) PADA SISTEM PRODUKSI: TANTANGAN, ADAPTASI BUDAYA ORGANISASI, DAN EFEKTIVITAS OPERASIONAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24447 <p>Implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) dalam sistem produksi sering kali dipandang hanya dari sudut pandang teknis mekanistis. Padahal, keberhasilan transformasi digital berskala makro ini sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia serta kelenturan adaptasi budaya organisasi. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam mengenai berbagai tantangan sosio-teknis, dinamika penyesuaian budaya kerja, serta efektivitas operasional riil pasca-implementasi modul produksi ERP pada industri manufaktur. Menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam terstruktur dengan operator produksi, supervisor lantai kerja, manajer operasional, dan tim IT internal, yang diperkuat dengan observasi lapangan secara partisipatif serta analisis komprehensif terhadap dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan secara meyakinkan bahwa hambatan terbesar dalam migrasi sistem bukanlah terletak pada malfungsi perangkat lunak atau infrastruktur perangkat keras, melainkan pada resistensi laten karyawan terhadap perubahan alur kerja baru (user resistance). Namun, melalui artikulasi strategi manajemen perubahan (change management) yang partisipatif, transparan, dan intensifikasi pelatihan berkelanjutan, sistem ERP terbukti secara kualitatif mampu mendongkrak transparansi data secara real-time, meminimalkan lead time alur kerja, meningkatkan ketertelusuran produk, dan mengoptimalkan akurasi perencanaan produksi secara masif</p> Pandena Kicky Basuki, Saeful Haq, Rifky Pratama Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24447 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS EPISTEMOLOGI BAYANI DAN BURHANI TERHADAP PENGEMBALIAN SESERAHAN AKIBAT PEMBATALAN LAMARAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24250 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakpastian hukum dan ketidakadilan sosial terkait pengembalian seserahan akibat pembatalan lamaran sepihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mekanisme pengembalian seserahan melalui kerangka filosofis epistemologi Bayani dan Burhani Abed al-Jabiri. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan konseptual dan normatif-doktrinal dengan menguji teks-teks hukum Islam (fikih) dan prinsip-prinsip peradilan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan dianalisis menggunakan metode deskriptif-analitis. Temuan menunjukkan bahwa dari perspektif Bayani, seserahan dikategorikan sebagai hibah, yang umumnya tidak dapat ditarik kembali, namun nuansa Syafii dan Hanafi mengizinkan pengecualian berdasarkan siapa yang menginisiasi pembatalan. Dari perspektif Burhani, analisis memasukkan realitas sosial, keadilan gender, dan kerugian psikologis, menegaskan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas pembatalan harus menanggung konsekuensi finansial demi menjaga kemaslahatan. Kesimpulannya, integrasi kedua epistemologi menawarkan solusi hukum komprehensif yang menyeimbangkan kepastian tekstual dengan keadilan kontekstual, implikasinya menegaskan perlunya kodifikasi yang lebih jelas mengenai sengketa khitbah dalam hukum keluarga Islam.</p> <p>This study addresses the legal uncertainty and social injustice regarding the return of engagement gifts (seserahan) following a unilateral breach of promise to marry. The study aims to evaluate the mechanism of returning seserahan through the philosophical framework of Abed al-Jabiri’s Bayani and Burhani epistemologies. This qualitative study employs a conceptual and normative-doctrinal approach by examining Islamic legal texts (fiqh) and judicial principles. Data were collected via library research and analyzed using descriptive-analytic methods. The findings reveal that from a Bayani perspective, seserahan is categorized as hibah (gift), which generally cannot be revoked, yet Shafi'i and Hanafi nuances allow exceptions based on who initiated the cancellation. From a Burhani perspective, the analysis incorporates social reality, gender justice, and psychological damages, asserting that the party responsible for the cancellation must bear the financial consequences to maintain public interest (maslahah). In conclusion, integrating both epistemologies offers a comprehensive legal solution that balances textual certainty with contextual fairness, implying the need for clearer codification regarding engagement disputes in Islamic family law</p> Adiansyah, Raihan Abi Rafdi, Andri, Mohd. Arifullah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24250 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI GDEVELOP SEBAGAI PLATFORM PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI EDUKASI BUDAYA INTERAKTIF DI MUSEUM KALIMANTAN BARAT https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24681 <p>Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital dalam berbagai bidang, termasuk pelestarian budaya. Museum Kalimantan Barat sebagai salah satu lembaga pelestarian budaya masih menyampaikan informasi kepada pengunjung melalui media yang cenderung konvensional, sehingga diperlukan inovasi media yang lebih menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi edukasi budaya interaktif menggunakan platform GDevelop sebagai sarana penyampaian informasi budaya di Museum Kalimantan Barat. Metode pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan studi pustaka. Media yang dikembangkan menyajikan materi mengenai sejarah singkat Museum Kalimantan Barat, rumah adat, pakaian adat, alat musik tradisional, senjata tradisional, peta Kalimantan Barat, serta kuis interaktif sebagai media evaluasi pembelajaran. Pengujian aplikasi dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi aplikasi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur aplikasi dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan rancangan yang telah dibuat. Dengan demikian, media animasi edukasi budaya interaktif yang dikembangkan dapat digunakan sebagai media pendukung dalam penyampaian informasi budaya di Museum Kalimantan Barat sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pengunjung dalam mempelajari budaya daerah.</p> <p><em>The rapid development of information technology has encouraged the use of digital learning media in various fields, including cultural preservation. The West Kalimantan Museum, as one of the institutions responsible for preserving local culture, still delivers cultural information through conventional media, making it necessary to develop a more engaging and interactive learning medium. This research aims to develop an interactive cultural educational animation media using the GDevelop platform as a medium for delivering cultural information at the West Kalimantan Museum. The development process employed the ADDIE model, consisting of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. Data were collected through observation and literature study. The developed application presents educational materials covering the history of the West Kalimantan Museum, traditional houses, traditional clothing, traditional musical instruments, traditional weapons, the map of West Kalimantan, and an interactive quiz as a learning evaluation feature. The application was tested using the Black Box Testing method to ensure that all application functions operated according to user requirements. The testing results indicate that all application features function properly based on the designed specifications. Therefore, the developed interactive cultural educational animation media can serve as a supporting medium for delivering cultural information at the West Kalimantan Museum and is expected to increase visitors' interest in learning about the local culture.</em></p> Dwi Kurniawati Hardi, Agung Sasongko, Nurmalasari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24681 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT MAYORA INDAH TBK PERIODE 2021-2025 MELALUI PENDEKATAN RASIO KEUANGAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23831 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Mayora Indah Tbk selama periode 2021–2025 melalui pendekatan rasio keuangan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas untuk menilai tingkat kesehatan keuangan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum PT Mayora Indah Tbk memiliki kinerja keuangan yang baik selama periode penelitian. Rasio likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek pada tingkat yang memadai. Rasio solvabilitas mencerminkan struktur permodalan yang relatif sehat sehingga perusahaan mampu memenuhi kewajiban jangka panjangnya. Rasio aktivitas menunjukkan efektivitas perusahaan dalam mengelola aset, sedangkan rasio profitabilitas mengindikasikan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba meskipun terdapat fluktuasi yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan dinamika industri. Secara keseluruhan, hasil analisis rasio keuangan menunjukkan bahwa PT Mayora Indah Tbk berada dalam kondisi keuangan yang stabil dan memiliki prospek yang baik dalam mempertahankan kinerja keuangannya di masa mendatang.</p> <p><em>This study aims to analyze the financial performance of PT Mayora Indah Tbk during the 2021–2025 period using a financial ratio approach. The research employs a quantitative descriptive method utilizing secondary data obtained from the company's annual financial statements. The analysis is conducted using liquidity ratios, solvency ratios, activity ratios, and profitability ratios to evaluate the company's financial health. The results indicate that PT Mayora Indah Tbk generally demonstrated good financial performance throughout the study period. The liquidity ratio shows the company's ability to meet its short-term obligations at an adequate level. The solvency ratio reflects a relatively healthy capital structure, enabling the company to fulfill its long-term liabilities. The activity ratio indicates effective asset management, while the profitability ratio demonstrates the company's capability to generate profits despite fluctuations influenced by economic conditions and industry dynamics. Overall, the financial ratio analysis reveals that PT Mayora Indah Tbk maintained stable financial performance and has favorable prospects for sustaining its financial performance in the future.</em></p> Linda Liani, Atiya Nadhira, Chintya Srirejeki Nababan, Muttia Aryani, Adira Dini Rahmandani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23831 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 DAMPAK OBJEK DAYA TARIK WISATA PINGGIRAN DANAU LUT TAWAR TERHADAP PERKEMBANGAN KOTA TAKENGON https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24403 <p>Kawasan pinggiran Danau Lut Tawar merupakan salah satu kawasan strategis pariwisata di Kabupaten Aceh Tengah yang mengalami perkembangan cukup pesat dalam satu dekade terakhir. Pertumbuhan objek wisata telah meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memengaruhi perubahan struktur ruang kawasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak perkembangan objek daya tarik wisata terhadap perkembangan elemen tata ruang Kota Takengon pada kawasan Kecamatan Kebayakan selama periode 2012–2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan spasial melalui analisis Figure Ground, Linkage, dan Land Use. Data diperoleh melalui observasi lapangan, interpretasi citra satelit, dokumentasi, serta data sekunder dari Badan Pusat Statistik, Dinas Pariwisata, dan RTRW Kabupaten Aceh Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah objek wisata meningkat dari 2 lokasi pada tahun 2012 menjadi 23 lokasi pada tahun 2025 dengan peningkatan kunjungan wisatawan dari 26.509 menjadi 858.309 kunjungan. Perkembangan tersebut mendorong pertumbuhan kawasan permukiman, peningkatan ruang publik berupa taman dan area parkir, pembangunan jaringan jalan baru menuju kawasan wisata, serta perubahan penggunaan lahan pertanian dan perkebunan menjadi kawasan wisata beserta fasilitas pendukungnya. Sementara itu, pusat pemerintahan, sarana pendidikan, sarana kesehatan, dan sebagian besar sarana pelayanan publik tidak mengalami perubahan yang signifikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan objek wisata menjadi faktor utama yang membentuk dinamika tata ruang kawasan, meskipun pada beberapa lokasi masih ditemukan pembangunan pada kawasan sempadan danau yang belum sepenuhnya sesuai dengan arahan RTRW Kabupaten Aceh Tengah.</p> <p>&nbsp;</p> Rinaldi Mirsa, Fidyati, Muhammad Auladi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24403 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 REKONSTRUKSI HAK DAN KEWAJIBAN TIMBAL BALIK: ANALISIS FIQIH MUNAKAHAT TERHADAP DOMINASI MERTUA DALAM RUMAH TANGGA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24111 <p>Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui terkait rekonstruksi hak dan kewajiban timbal balik: analisis fiqih munakahat terhadap dominasi mertua dalam rumah tangga. Metode yang digunakan dalam peelitian ini adalah studi literature dimana peneliti melakukan berbagai sumber data sekunder baik dari buku maupun jurnal yang memiliki keterkaitan yang relevan dari permasalahan ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran mertua dalam rumah tangga memiliki posisi yang penting sebagai pendukung moral dan penasihat yang bijaksana, namun harus ditempatkan secara proporsional untuk menjaga keseimbangan dan otonomi keluarga inti yaitu suami, istri, dan anak-anak. Batasan kewenangan mertua sangat krusial untuk ditegakkan agar tidak terjadi intervensi yang merusak keharmonisan dan kedaulatan rumah tangga baru, sehingga kewenangan pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan keluarga harus menjadi hak eksklusif pasangan suami-istri sesuai nilai agama. Pembatasan ini juga menyangkut aspek fisik, emosional, dan finansial, demi memastikan privasi dan kemandirian pasangan serta mencegah dominasi dan manipulasi yang berpotensi menimbulkan tekanan psikologis dan konflik berkepanjangan. Pendekatan yang tegas dan bijaksana terhadap pembatasan kewenangan mertua, sekaligus upaya rekonstruksi pemahaman peran, menjadi hal esensial untuk menciptakan keluarga baru yang sehat secara psikologis, sosial, dan hukum, sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya dan agama sebagai fondasi keberlangsungan rumah tangga</p> <p><em>The aim of this study is to investigate the reconstruction of reciprocal rights and obligations: an analysis of the jurisprudence of munakahat on the dominance of in-laws in the household. The method used in this study is a literature study where researchers collect various secondary data sources from books and journals that have a relevant relationship to this problem. The results of this study indicate that the role of in-laws in the household has an important position as moral supporters and wise advisors, but must be placed proportionally to maintain the balance and autonomy of the nuclear family, namely husband, wife, and children. The limits of in-laws' authority are crucial to enforce to prevent intervention that damages the harmony and sovereignty of the new household, so that the authority to make strategic decisions in family management must be the exclusive right of husband and wife in accordance with religious values. These restrictions also concern physical, emotional, and financial aspects, in order to ensure the privacy and independence of the couple and prevent domination and manipulation that have the potential to cause psychological stress and prolonged conflict. A firm and wise approach to limiting in-laws' authority, along with efforts to reconstruct their understanding of their roles, is essential for creating a new family that is psychologically, socially, and legally healthy, while maintaining cultural and religious values as the foundation for a sustainable household.</em></p> Ayu Karunia Eka Putri, Ayub , Pauzi Muhammad Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24111 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI DESA BERBASIS WEB DENGAN METODE WATERFALL (STUDY KASUS DESA PAJAR MENANG) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24638 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Brand Trust dan Green Perceived Value terhadap loyalitas konsumen Generasi Z pada produk Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) ramah lingkungan di Kota Pontianak. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan mendorong perusahaan menerapkan strategi green marketing. Namun, tingginya minat konsumen terhadap produk ramah lingkungan belum sepenuhnya diikuti oleh loyalitas jangka panjang akibat adanya skeptisisme terhadap praktik greenwashing dan persepsi harga premium. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Populasi penelitian adalah konsumen Generasi Z di Kota Pontianak yang pernah membeli produk FMCG ramah lingkungan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria responden yang sesuai. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Green Brand Trust dan Green Perceived Value, sedangkan variabel dependen adalah loyalitas konsumen. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas konsumen terhadap produk ramah lingkungan serta menjadi masukan bagi perusahaan dalam merancang strategi green marketing yang lebih efektif dan berkelanjutan.</p> Kusnita Yusmiarti, M. Junius Effendi, Handreanto Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24638 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI GURU PPKn DALAM MEMBINA SIKAP TOLERANSI PERAYAAN HARI RAYA UMAT BERAGAMA DI SMA NEGERI 13 SAMARINDA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23801 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru PPKn dalam membina sikap toleransi siswa terhadap perayaan hari raya umat beragama di SMA Negeri 13 Samarinda. Latar belakang penelitian ini menunjukkan bahwa keberagaman agama di sekolah perlu diimbangi dengan pelatihan sikap toleransi, karena masih ditemukan gejala-gejala intoleransi ringan seperti kurang terbukanya interaksi antar siswa yang berbeda agama, kandaan yang kurang pantas, serta belum sepenuhnya terinternalisasinya nilai toleransi dalam perilaku sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas dua guru PPKn dan empat siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn membina sikap toleransi melalui pendekatan kontekstual dan humanis, model diskusi kelompok dan Problem Based Learning, metode ceramah, diskusi, tanya jawab, serta studi kasus, dan teknik pelatihan berupa keteladanan, pembiasaan, pemberian nasihat, diskusi terbuka, dan penguatan perilaku positif. Selain itu, sekolah juga mendukung pelatihan toleransi melalui kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur'an, pembacaan Alkitab, perayaan Maulid Nabi, dan perayaan Paskah. Kesimpulan penelitian ini adalah strategi guru PPKn dan dukungan sekolah berperan penting dalam membina sikap toleransi siswa terhadap perayaan hari raya umat beragama di SMA Negeri 13 Samarinda.</p> <p><em>This study aims to describe the strategies used by PPKn teachers in fostering students’ tolerance toward the celebration of religious holidays at SMA Negeri 13 Samarinda. The background of this study indicates that religious diversity in schools needs to be accompanied by tolerance education, because minor signs of intolerance are still found, such as limited interaction among students of different religions, inappropriate jokes, and the incomplete internalization of tolerance values in daily behavior.This study employed a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research informants consisted of two PPKn teachers and four students selected through purposive sampling. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing.The results show that PPKn teachers foster tolerance through contextual and humanistic approaches, group discussion and Problem-Based Learning models, lecture, discussion, question-and-answer, and case study methods, as well as instructional techniques in the form of role modeling, habituation, advice, open discussion, and reinforcement of positive behavior. In addition, the school also supports tolerance education through religious activities such as Qur’an recitation, Bible reading, the commemoration of the Prophet’s birthday, and Easter celebrations. The conclusion of this study is that the strategies of PPKn teachers and the support of the school play an important role in fostering students’ tolerance toward the celebration of religious holidays at SMA Negeri 13 Samarinda.</em></p> Refno Triyanto, Aloysius Hardoko, Nur Fitri Handayani, Endang Herliah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/23801 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH IMPLEMENTASI GOOD GOVERNANCE TERHADAP KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRATIF KEUANGAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA MAKASSAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24357 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Good Governance terhadap kualitas pelayanan administratif keuangan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar. Variabel penelitian ini adalah kualitas pelayanan adminstatif keuangan sebagai variabel terikat (Y) yang diukur dengan lima dimensi utama yaitu bukti langsung, keandalan, daya tanggap, jaminan dan empati, dan Good Governance sebagai variabel bebas (X) yang diukur dengan tiga indikator yaitu transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai yang menerima layanan keuangan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar, dengan sampel sebanyak 50 orang. Data diperoleh melalui metode pengumpulan data primer melalui teknik penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik, uji regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R^2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Good Governance berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pelayanan administratif keuangan hal tersebut dinuktikan melalui nilai koefisien regresi bernilai positif yaitu sebesar 0,894 dan uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikan sebesar (0,000 &lt; 0,05).</p> <p><em>This study aims to analyze the influence of Good Governance implementation on the quality of financial administrative services at the Department of Population and Civil Registration of Makassar City. The research variables consist of financial administrative service quality as the dependent variable (Y), measured using five main dimensions tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy and Good Governance as the independent variable (X), measured through three indicators: transparency, accountability, and effectiveness. The study population includes all employees who receive financial administrative services at the Department of Population and Civil Registration of Makassar City, with a sample of 50 respondents. Data were collected using a primary data collection method through a questionnaire technique. The data were analyzed using classical assumption tests, simple linear regression, t-test, and the coefficient of determination (R²). The results of the study indicate that Good Governance has a significant influence on the quality of financial administrative services, as evidenced by a positive regression coefficient of 0.894 and a hypothesis test showing a significance value of 0.000 (&lt; 0.05).</em></p> Tiara Haris, Sitti Hajerah Hasyim, Samirah Dunakhir Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkim/article/view/24357 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000