IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI JARINGAN DALAM OPTIMALISASI KEAMANAN DAN KETERTIBAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN

Penulis

  • Widy Amanda PM Politeknik Imigrasi Dan Pemasyarakatan Indonesia

Kata Kunci:

Teknologi Informasi, Sistem Jaringan, Keamanan Lapas, Lembaga Pemasyarakatan, Digitalisasi

Abstrak

Perkembangan teknologi informasi dan jaringan telah menjadi penggerak fundamental reformasi pelayanan publik, termasuk dalam sistem pemasyarakatan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia menghadapi tantangan kompleks seperti overkapasitas, keterbatasan pengawasan, dan penyelundupan barang terlarang yang mengancam keamanan dan ketertiban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi informasi jaringan dalam optimalisasi keamanan dan ketertiban di lembaga pemasyarakatan, mengkaji efektivitas sistem digital dalam keamanan lapas, serta mengidentifikasi dampak penerapan teknologi terhadap pengawasan dan ketertiban lembaga. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur, menganalisis jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi jaringan, khususnya Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) dan sistem patroli digital (Sitrolling), berkontribusi signifikan terhadap monitoring real-time, administrasi digital, dan peningkatan efektivitas pengawasan. Implementasi CCTV berbasis jaringan, patroli QR code, dan sistem informasi terintegrasi telah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas petugas pemasyarakatan. Namun, kendala masih ditemukan dalam aspek infrastruktur, kapasitas sumber daya manusia, dan keamanan siber. Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi teknologi informasi jaringan efektif mendukung optimalisasi keamanan dan ketertiban, namun membutuhkan penguatan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia.

The development of information and network technology has become a fundamental driver of public service reform, including in the correctional system. Correctional institutions (Lapas) in Indonesia face complex challenges such as overcapacity, limited supervision, and illegal goods smuggling that threaten security and order. This study aims to analyze the implementation of network information technology in optimizing security and order at correctional institutions, examine the effectiveness of digital systems in correctional security, and identify the impact of technology on supervision and institutional order. The research employs a qualitative method with a descriptive approach through literature study, analyzing scientific journals, articles, and official documents. The results indicate that network information technology, particularly the Correctional Database System (SDP) and digital patrol systems (Sitrolling), significantly contribute to real-time monitoring, digital administration, and improved supervision effectiveness. The implementation of network-based CCTV, QR code patrols, and integrated information systems has enhanced transparency and accountability of correctional officers. However, challenges remain in infrastructure, human resource capacity, and cybersecurity. This study concludes that the implementation of network information technology is effective in supporting security and order optimization, but requires infrastructure strengthening and human resource development.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29