ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB UNTUK PEMETAAN DIGITAL POTENSI WISATA BUDAYA DAN ALAM DI PULAU NIAS
Kata Kunci:
Sistem Informasi Geografis, WebGIS, Pemetaan Wisata, Leaflet.js, Pulau Nias, CodeIgniter 4, Haversine FormulaAbstrak
Pulau Nias menyimpan kekayaan destinasi wisata alam, bahari, budaya, dan kuliner yang sangat beragam, namun penyebaran informasinya masih dilakukan secara konvensional dan tidak terintegrasi sehingga menyulitkan wisatawan dalam menemukan lokasi serta detail objek wisata secara digital. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sebuah sistem informasi geografis (Geographic Information System/GIS) berbasis web yang mampu memetakan secara interaktif 87 objek wisata yang tersebar di lima wilayah administratif Pulau Nias, yaitu Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara, dan Kota Gunungsitoli. Metode pengembangan yang digunakan adalah model Waterfall yang terdiri dari tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, serta operasional dan pemeliharaan. Sistem dibangun menggunakan kombinasi teknologi HTML5, CSS3, Bootstrap 5, dan pustaka pemetaan Leaflet.js pada sisi antarmuka, framework PHP CodeIgniter 4 pada sisi server, basis data MySQL 8.0 sebagai penyimpanan data spasial dan atribut, serta XAMPP sebagai lingkungan pengembangan lokal. Fitur pencarian destinasi terdekat dihitung menggunakan algoritma Haversine Formula yang diterapkan langsung pada query basis data. Pengujian fungsionalitas dengan metode Black Box Testing terhadap 15 skenario uji menunjukkan tingkat keberhasilan 100%, sedangkan pengujian usabilitas menggunakan System Usability Scale (SUS) terhadap 30 responden menghasilkan skor 83,64 yang termasuk kategori Good. Hasil ini membuktikan bahwa sistem GIS pariwisata yang dikembangkan layak digunakan sebagai media promosi digital dan alat bantu navigasi wisata bagi wisatawan maupun pemerintah daerah dalam mengelola data kepariwisataan Pulau Nias secara terpadu.
Nias Island possesses highly diverse natural, marine, cultural, and culinary tourism destinations, yet the dissemination of tourism information is still carried out conventionally and remains fragmented, making it difficult for tourists to digitally locate and obtain details of tourist attractions. This study aims to design and develop a web-based Geographic Information System (GIS) capable of interactively mapping 87 tourist attractions spread across five administrative regions of Nias Island, namely Nias Regency, South Nias, West Nias, North Nias, and Gunungsitoli City. The system was developed using the Waterfall model, consisting of requirements analysis, system design, implementation, testing, and operation and maintenance stages. The system was built using a combination of HTML5, CSS3, Bootstrap 5, and the Leaflet.js mapping library on the interface side, the PHP CodeIgniter 4 framework on the server side, a MySQL 8.0 database for storing spatial and attribute data, and XAMPP as the local development environment. The nearest-destination search feature is calculated using the Haversine Formula algorithm implemented directly in database queries. Functional testing using Black Box Testing on 15 test scenarios showed a 100% success rate, while usability testing using the System Usability Scale (SUS) involving 30 respondents produced a score of 83.64, categorized as Good. These results demonstrate that the developed tourism GIS is feasible for use as a digital promotion medium and a navigation aid for tourists, as well as a tool for local government in managing Nias Island tourism data in an integrated manner.




