HUBUNGAN STRESS, DIABETES MELITUS DAN OBESITAS TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SULANG

Penulis

  • Avif Kurniawan Universitas Muhamadiyah Kudus
  • Yulisetyaningrum Universitas Muhamadiyah Kudus
  • Sukarmin Universitas Muhamadiyah Kudus

Kata Kunci:

Diabetes Melitus, Hipertensi, Obesitas, Stres

Abstrak

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama dan sering kali tidak bergejala, namun berpotensi memicu komplikasi serius. Faktor risiko seperti tingkat stres, riwayat diabetes melitus, dan obesitas diduga memiliki hubungan yang signifikan dengan peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres, diabetes melitus, dan obesitas terhadap kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sulang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sulang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara/kuesioner untuk tingkat stres, pemeriksan laboratorium/rekam medis untuk status diabetes melitus, serta pengukuran indeks massa tubuh (IMT) untuk obesitas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres, riwayat diabetes melitus, dan status obesitas dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sulang ($p < 0{,}05$). Responden yang mengalami stres tinggi, memiliki riwayat diabetes melitus, serta mengalami obesitas menunjukkan kecenderungan yang lebih besar untuk menderita hipertensi dibandingkan kelompok kontrol.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara stres, diabetes melitus, dan obesitas terhadap kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sulang. Upaya pencegahan dan edukasi kesehatan mengenai pencegahan stres, kontrol gula darah, serta pengelolaan berat badan perlu ditingkatkan oleh pihak puskesmas.

Background: Hypertension is a major public health concern that is often asymptomatic but carries a high risk of serious complications. Risk factors such as stress levels, a history of diabetes mellitus, and obesity are suspected to have a significant relationship with elevated blood pressure. This study aims to analyze the relationship between stress, diabetes mellitus, and obesity with the incidence of hypertension in the working area of Sulang Public Health Center.Methods: This study utilized a correlational design with a cross-sectional approach. The study population comprised residents within the working area of Sulang Public Health Center, selected using a purposive sampling technique. Data collection involved interviews/questionnaires to measure stress levels, laboratory/medical records for diabetes mellitus status, and body mass index (BMI) measurements for obesity. Data were analyzed univariately and bivariately using the Chi-Square test.Results: Bivariate analysis revealed a significant relationship between stress levels, history of diabetes mellitus, and obesity status with the incidence of hypertension in the working area of Sulang Public Health Center ($p < 0.05$). Respondents experiencing high stress, having diabetes mellitus, or diagnosed with obesity demonstrated a higher likelihood of suffering from hypertension compared to the control group.Conclusion: There is a significant relationship between stress, diabetes mellitus, and obesity with the incidence of hypertension in the working area of Sulang Public Health Center. Health prevention efforts and educational interventions focused on stress management, blood glucose control, and weight management should be enhanced by the health center.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29