FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN LAYANAN KB PADA PASANGAN USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG
Kata Kunci:
Keluarga Berencana, Pasangan Usia Subur, Pemanfaatan Layanan, Faktor Yang BerhubunganAbstrak
Pemanfaatan layanan Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya penting dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Namun, tingkat pemanfaatan layanan KB pada pasangan usia subur (PUS) masih dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan layanan KB pada pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Sikumana, dengan sampel yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang meliputi variabel umur, pendidikan, pengetahuan, sikap, jumlah anak, dukungan suami, serta akses terhadap layanan kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, jumlah anak, dan dukungan suami dengan pemanfaatan layanan KB (p < 0,05). Sementara itu, variabel umur dan pendidikan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p > 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor pengetahuan, sikap, jumlah anak, dan dukungan suami berperan penting dalam pemanfaatan layanan KB. Oleh karena itu, disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi serta melibatkan suami dalam program KB guna meningkatkan cakupan penggunaan kontrasepsi.




