ANALISIS FAKTOR RISIKO GEJALA CARPAL TUNNEL SYNDROME (CTS) PADA KARYAWAN BANK TABUNGAN NEGARA KANTOR CABANG KUPANG

Penulis

  • Amelia Raras Wati Universitas Nusa Cendana
  • Luh Putu Ruliati Universitas Nusa Cendana
  • Noorce Christiani Berek Universitas Nusa Cendana
  • Jacob Matheos Ratu Universitas Nusa Cendana

Kata Kunci:

Carpal Tunnel Syndrome (CTS), Usia, Masa Kerja, Lama Kerja, Postur Pergelangan Tangan, Karyawan Bank

Abstrak

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal akibat kerja yang sering dialami pekerja komputer dikarenakan aktivitas gerak pada tangan yang berulang dalam waktu yang lama dan posisi kerja yang kurang ergonomis. Karyawan perbankan, termasuk di Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Kupang, memiliki risiko tinggi mengalami CTS karena lamanya waktu bekerja di depan komputer setiap hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan gejala CTS pda karyawan Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Kupang. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian terdiri dari seluruh karyawan BTN Kantor Cabang Kupng sebanyak 85 orang dengan sampel sebanyak 46 responden yang dipilih secara simple random sampling Pengumpulan data dilakukan melaui kuesioner, observasi, pengukuran goniometer, dan pemeriksaan phalent’s test. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara variabel usia (p = 0,034), masa kerja (p = 0,006), dan lama kerja menggunakan komputer (p = 0,009), postur pergelangan tangan kanan dan kiri masing-masing (p = 0,002) dan (p = 0,007) dengan gejala CTS. Faktor usia ≥ 35 tahun, masa kerja ≥ 4 tahun, lama kerja di depan komputer ≥ 4 jam per hari, dan postur pergelangan tangan ≥ 15°berhubungan siginifikan dengan munculnya gejala Carpal Tunnel Syndrome pada karyawan Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Kupang. Sementara itu, faktor paling dominan (signifikan) terhadap CTS adalah variabel lama kerja dengan nilai OR 8,412.

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) is one of the most common work-related muskuloskeletal disorders, particulary among computer users, caused by repetitive hand movement and non-ergonomic working postures. Bank  employees, including those at the Bank  Tabungan Negara (BTN) Kupang Branch Office, ate at high risik developing CTS due to prongoled computer use durung working hours. This study aims to analyze the risk factors associated with CTS symptoms among employees of the Bank Tabungan Negara Kupang Branch Office. The was an analytical study using a cross sectional design. The population consited of 85 employees, and a total of 45 respondents using a questionnaire, observation, and phalent’s test. Data were analyzed using the Chi-Square test with a 0,005 significance level. The result revealde significant associations between CTS symptoms  and age (p = 0,005), years of service (p = 0,014), duration of computer use (p = 0,040, ), the posture of the right and left wrists each (p = 0.002) and (p = 0.007) with CTS symptoms. Age factor ≥ 35 years, work period ≥ 4 years, duration of computer work ≥ 4 hours per day, and wrist posture ≥ 15° are significantly associated with the appearance of Carpal Tunnel Syndrome symptoms in employees of Bank Tabungan Negara Kupang Branch Office. Meanwhile, the most dominant (significant) factor for CTS is the work duration variable with an OR value of 8.412.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30