HUBUNGAN PERILAKU BERKENDARA, KELAYAKAN KENDARAAN, DAN KONDISI JALAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PENGEMUDI PICK-UPMUATANIKANLARANTUKA-MAUMERE

Penulis

  • Pinkan Cahaya Casandra Bolle Universitas Nusa Cendana
  • Jacob Matheos Ratu Universitas Nusa Cendana
  • Noorce Ch. Berek Universitas Nusa Cendana
  • Luh Putu Ruliati Universitas Nusa Cendana

Kata Kunci:

Kecelakaan Kerja, Perilaku Berkendara, Kelayakkan Kendaraan, Kondisi Jalan

Abstrak

Kecelakaan kerja pada pengemudi pick-up muatan ikan merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam proses distribusi hasil perikanan, dikarenakan tingginya risiko kecelakaan yang dapat dialami selama aktivitas berlangsung. Terdapat tiga faktor utama yang diduga berperan dalam kejadian kecelakaan yaitu perilaku berkendara, kelayakkan kendaraan, dan kondisi jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku berkedara, kelayakkan kendaraan, dan kondisi jalan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pengemudi pick-up muatan ikan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah pengemudi pick-up muatan ikan pada rute Larantuka-Maumere dengan jumlah 55 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Pearson Chi-quare secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antra perilaku berkendara dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,002) dengan nilai OR= 10,640 (CI 95%:2,425-46,679) dan PR= 5,017. Hal ini menunjukan bahwa pengemudi dengan perilaku berkendara tidak aman memiliki kemungkinan mengalami kecelakaan lebih besar dibandingkan dengan pengemudi yang berperilaku aman. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan antara kelayakkan kendaraan dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,530;OR=1,864;CI 95%: 0,154- 22,500;PR= 1,576), dan tidak terdapat hubungan antara kondisi jalan dengan kejadian kecelakaan kerja (p= 1,0000). Hal ini diduga dipengaruhi oleh keterbatasan penelitian yaitu kurangnya variasi data, serta kesamaan kondisi responden di lapangan sehingga hubungan antar variabel tidak dapat digambarkan secara optimal. Disarankan kepada instansi untuk lebih memfokuskan pada peningkatan perlaku berkendara sebagai upaya penurunan risiko kecelakaan.

Occupational accidents among fish-laden pick-up drivers constitute an important aspect that needs to be considered in the fishery product distribution process, due to the high risk of accidents that may occur during operations. Three main factors are suspected to contribute to accident occurrence, namely driving behavior, vehicle roadworthiness, and road conditions. This study aims to analyze the relationship between driving behavior, vehicle roadworthiness, and road conditions with the occurrence of occupational accidents among fish-laden pick- up drivers. This study employed a quantitative Data were collected using a questionnaire and analyzed using the Pearson Chi-square test through univariate and bivariate analyses. The results showed that there was a significant relationship between driving behavior and occupational accidents (p = 0.002), with an OR value of 10.640 (95% CI: 2.425–46.679) and PR of 5.017. This indicates that drivers with unsafe driving behavior are more likely to experience accidents compared to those with safe behavior.In contrast , there was no significant relationship between vehicle roadworthiness and occupational accidents (p = 0.530; OR = 1.864; 95% CI: 0.154–22.500; PR = 1.576), and no relationship was found between road conditions and occupational accidents (p = 1.000). The absence of relationships in the vehicle and road condition variables is likely influenced by study limitations, including limited data variation and homogeneous respondent conditions, which hindered optimal analysis of variable associations. It is recommended that relevant institutions focus more on improving driving behavior as an effort to reduce accident risk.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29