PENGARUH PHOTONOVEL TERHADAP PENGETAHUAN BAHAYA JAJAN SEMBARANGAN DALAM PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA SISWA SDK NOEMUTI 2
Kata Kunci:
Photonovel, Pengetahuan, Jajan Sembarangan, Diabetes Melitus Tipe 2, Siswa Sekolah DasarAbstrak
Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat termasuk pada anak dan remaja. Kebiasaan mengonsumsi jajanan yang mengandung tinggi gula, garam, dan lemak. Edukasi kesehatan sejak dini diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bahaya jajan sembarangan. Salah satu media edukasi yang sesuai dengan karakteristik anak sekolah dasar adalah photonovel.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media photonovel terhadap pengetahuan tentang bahaya jajan sembarangan sebagai upaya pencegahan diabetes melitus tipe 2 pada siswa SDK Noemuti 2. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain true eksperimental menggunakan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 51 siswa yang terdiri dari 26 siswa kelompok eksperimen dan 25 siswa kelompok kontrol. Data dikumpulkan memggunakan kuesioner pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah intevensi, kemudian dianalisi menggunakan uji Wilcoxon Signden Rank Test dan Mann Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor pengetahuan pada kelompok eksperimen meningkat dari 68,79 menjadi 82,53 sedangkan pada kelompok kontrol hanya meningkat dari 64,17 menjadi 66,52. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan siginifikan pada kelompok eksperimen (p = 0,001), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat peningkatan yang signifikan. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan skor posttest pada kedua kelompok (p = 0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa photonovel berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan siswa. Disarankan agar photonovel digunakan sebagai salah satu media edukasi di sekolah mengenai bahaya jajan sembarangan dalam mencegah diabetes melitus tipe 2.
This study aimed to analyze the effect of photonovel on students' knowledge of the dangers of unhealthy snacking as an effort to prevent type 2 diabetes mellitus among students of SDK Noemuti 2. This quantitative study employed a **true experimental design with a pretest-posttest control group design. The sample consisted of 51 students, including 26 students in the experimental group and 25 students in the control group. Data were collected using a knowledge questionnaire administered before and after the intervention and were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test and the Mann-Whitney U Test. The results showed that the mean knowledge score in the experimental group increased from 68.79 to 82.53, while the control group increased from 64.17 to 66.52. The Wilcoxon test indicated a significant improvement in the experimental group (p = 0.001), whereas no significant improvement was found in the control group. The Mann-Whitney U test showed a significant difference in posttest scores between the two groups (p = 0.000). These findings indicate that the photonovel had a significant effect on improving students' knowledge. It is recommended that photonovel be used as a health education medium in schools to improve students' knowledge of the dangers of unhealthy snacking as an effort to prevent type 2 diabetes mellitus.




