UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK KUNYIT (CURCUMA LONGA) DAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) SEBAGAI ALTERNATIF PENGAWET PADA PRODUK PANGAN: KAJIAN LITERATUR

Penulis

  • Natanael Priltius Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Mainal Furqan Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Ira Syahputri Universitas Sari Mutiara Indonesia

Kata Kunci:

Ekstrak Kunyit, Ekstrak Bawang Putih, Pengawet Alami, Keamanan Pangan

Abstrak

Maraknya penggunaan pengawet kimia berbahaya seperti formalin dan boraks pada produk pangan di Indonesia mendorong kebutuhan akan pengawet alami yang aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas ekstrak kunyit (Curcuma longa) dan ekstrak bawang putih (Allium sativum L.) sebagai alternatif pengawet alami pada produk pangan, meliputi kemampuannya menghambat mikroorganisme perusak serta memperpanjang masa simpan. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) terhadap 25 jurnal nasional dari database Google Scholar, Garuda, PubMed, dan Sinta, yang kemudian disaring berdasarkan relevansi topik dan jenis sampel pangan (tahu, mi basah, daging ayam, daging sapi, dan ikan bandeng), menghasilkan 10 jurnal sebagai data akhir yang dianalisis secara deskriptif komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih lebih efektif memperpanjang masa simpan pada daging sapi, mi basah, dan ikan bandeng, sedangkan ekstrak kunyit lebih unggul pada tahu dan daging ayam. Efektivitas keduanya bergantung pada senyawa bioaktif (kurkumin, minyak atsiri, allicin, flavonoid) dan karakteristik masing-masing produk pangan. Disimpulkan bahwa kedua ekstrak berpotensi besar sebagai pengawet alami, dengan pemilihan jenis ekstrak yang perlu disesuaikan dengan jenis produk pangan agar hasil pengawetan optimal.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30