PROGRAM STUDI MAGISTER KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEBIJAKAN MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN UNIVERSITAS STRADA INDONESIA KEDIRI 2026
Kata Kunci:
Jarkomdat, SIMRS, Rujukan Online, Transformasi Digital Kesehatan, Fishbone, USG, SWOTAbstrak
Integrasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan Jaringan Komunikasi Data (Jarkomdat) merupakan salah satu upaya mendukung transformasi digital kesehatan dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan rujukan online. RSUD Gerbang Sehat Mahulu Kabupaten Mahakam Ulu telah menerapkan SIMRS sebagai sistem pendukung pelayanan kesehatan, namun hingga saat ini sistem tersebut belum terintegrasi dengan Jarkomdat sehingga proses pertukaran data pelayanan dan pelaksanaan rujukan online belum dapat berjalan secara optimal. Berdasarkan hasil identifikasi, masih ditemukan beberapa kendala yang memengaruhi kesiapan integrasi, antara lain keterbatasan jumlah dan kompetensi tenaga teknologi informasi, belum adanya administrator khusus SIMRS, belum tersedianya roadmap dan kebijakan teknis integrasi, keterbatasan sarana dan prasarana teknologi informasi, belum tersedianya modul bridging dan Application Programming Interface (API), keterbatasan anggaran, serta belum tersedianya operator Jarkomdat pada instansi terkait.Kegiatan residensi ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan integrasi Jarkomdat dalam mendukung pelaksanaan rujukan online di RSUD Gerbang Sehat Mahulu Kabupaten Mahakam Ulu serta menyusun strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesiapan implementasi integrasi sistem informasi kesehatan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, telaah dokumen, serta analisis manajemen menggunakan Diagram Fishbone untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah, metode Urgency, Seriousness, Growth (USG) untuk menentukan prioritas masalah, dan analisis SWOT yang dilanjutkan dengan penyusunan Matriks IFAS, EFAS, serta strategi pengembangan.Hasil analisis menunjukkan bahwa prioritas utama permasalahan adalah belum tersedianya modul bridging SIMRS dengan Jarkomdat dan belum tersedianya API integrasi sebagai media pertukaran data antar sistem. Analisis SWOT menunjukkan bahwa RSUD Gerbang Sehat Mahulu berada pada Kuadran I (Growth Strategy), yang menunjukkan bahwa rumah sakit memiliki kekuatan internal dan peluang eksternal yang besar untuk mendukung implementasi integrasi sistem. Strategi yang direkomendasikan meliputi pengembangan modul bridging dan API, penyusunan roadmap integrasi, pembentukan tim integrasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyusunan kebijakan teknis, peningkatan infrastruktur teknologi informasi, serta penguatan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Kominfo, dan BPJS Kesehatan. Implementasi strategi tersebut diharapkan mampu mempercepat integrasi SIMRS dengan Jarkomdat sehingga pelaksanaan rujukan online menjadi lebih efektif, efisien, terintegrasi, serta berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Gerbang Sehat Mahulu Kabupaten Mahakam Ulu.
The integration of the Hospital Management Information System (HMIS) with the Government Data Communication Network (JARKOMDAT) is one of the strategic initiatives to support digital health transformation by improving the effectiveness of the online referral system. Gerbang Sehat Mahulu Regional General Hospital, Mahakam Ulu Regency, has implemented a Hospital Management Information System (HMIS) to support healthcare services. However, the system has not yet been integrated with JARKOMDAT, resulting in suboptimal healthcare data exchange and online referral implementation. Based on the assessment, several challenges affecting integration readiness were identified, including the limited number and competency of information technology personnel, the absence of a dedicated HMIS administrator, the lack of an integration roadmap and technical policies, inadequate information technology infrastructure, the absence of a bridging module and an Application Programming Interface (API), limited financial resources, and the unavailability of JARKOMDAT operators within the relevant government institutions.This residency project aimed to analyze the readiness for JARKOMDAT integration in supporting the implementation of the online referral system at Gerbang Sehat Mahulu Regional General Hospital, Mahakam Ulu Regency, and to formulate strategic recommendations to improve the readiness for healthcare information system integration. The methods employed included field observation, in-depth interviews, document review, and management analysis using the Fishbone Diagram to identify root causes, the Urgency, Seriousness, and Growth (USG) method to determine priority issues, and SWOT analysis followed by the development of IFAS and EFAS matrices to formulate strategic interventions.The findings revealed that the primary issues were the absence of an HMIS bridging module integrated with JARKOMDAT and the lack of an Application Programming Interface (API) for data exchange between systems. SWOT analysis positioned the hospital in Quadrant I (Growth Strategy), indicating that the organization possesses strong internal capabilities and significant external opportunities to support system integration. The recommended strategies include developing the bridging module and API, establishing an integration roadmap, forming an integration team, enhancing the competency of information technology personnel, developing technical policies, improving information technology infrastructure, and strengthening collaboration with the District Health Office, the Department of Communication and Informatics, and BPJS Kesehatan. The implementation of these strategies is expected to accelerate the integration of HMIS with JARKOMDAT, improve the effectiveness and efficiency of the online referral system, facilitate integrated healthcare services, and contribute to enhancing the quality of healthcare services at Gerbang Sehat Mahulu Regional General Hospital, Mahakam Ulu Regenc.




