PENGARUH JUMLAH HARI PERAWATAN TERHADAP NILAI BED OCCUPANCY RATE (BOR) DI RUMAH SAKIT X
Kata Kunci:
Jumlah Hari Perawatan, Nilai Bed Occupancy Rate (BOR)Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah hari perawatan terhadap nilai Bed
Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit X. Penelitian ini dilakukan dengan metode explanatori
dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi,
wawancara dan studi dokumentasi. Instrumen dan alat yang digunakan untuk pengumpulan data
dengan wawancara, alat tulis, data fisik dan kalkulator tentang hubungan antara jumlah hari
perawatan dengan peningkatan BOR. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji regresi, korelasi, dan
determinasi, diperoleh persamaan regresi yang berarti setiap penambahan satu nilai hari perawatan
(X) akan mengurangi jumlah BOR (Y) sebesar 2,7 + 0,04 pada Rumah Sakit X, untuk uji korelasi
diperoleh hasil 0,99 yang berarti hubungan Pengaruh antara hari perawatan terhadap kenaikan
terhadap BOR memiliki hubungan linear sempurna langsung dengan derajat hubungan yang sangat
kuat, serta uji determinasi diperoleh hasil 0,98 yang berarti jumlah hari perawatan mempengaruhi
terhadap peningkatan BOR sebesar 98%. Sedangkan sisanya 2% dipengaruhi oleh variabel lain
yang tidak teliti dalam penelitian ini. Upaya yang dilakukan Rumah sakit pada permasalahan yang
ditemukan pada pengaruh jumlah hari perawatan terhadap nilai BOR diantaranya: diadakannya
pelatihan yang bersifat continue terhadap karyawan agar mengurangi human error, memperbaiki
sistem dengan cara diperbaharui sistem saat pasien mengcancel untuk rawat inap jadi tidak akan
masuk ke sistem sebagai pasien rawat inap dan diadakannya allertness pada saat mengupload data
sehingga dapat mengurangi human error.



