Jurnal Kajian Riset Multisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkrm id-ID Jurnal Kajian Riset Multisiplin PENGARUH KAPABILITAS PERUSAHAAN TERHADAP KEPUTUSAN PERMINTAAN ULANG JASA LOGISTIK HALAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkrm/article/view/13066 <p>Permintaan terhadap produk dan layanan halal di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan populasi Muslim dan kesadaran konsumen akan pentingnya kehalalan, termasuk dalam distribusi logistik. Penelitian ini menganalisis pengaruh Sumber Daya Manusia, Fasilitas Logistik Halal, Teknologi Logistik Halal, dan Ekosistem Logistik Halal terhadap Keputusan Permintaan Ulang Logistik Halal di Indonesia, dengan pendekatan kuantitatif menggunakan SEM-PLS. Studi kasus dilakukan pada IntiCorp Logistics dengan responden sebanyak 150 orang dari perusahaan sektor makanan, farmasi, dan kosmetik halal. Hasil menunjukkan bahwa seluruh variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan permintaan ulang, dengan Ekosistem Logistik Halal sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapabilitas internal perusahaan dalam menghadapi pasar logistik halal.</p> <p><em>The demand for halal products and services in Indonesia continues to grow, driven by the increasing Muslim population and consumer awareness of halal compliance, including in logistics distribution. This study analyzes the influence of Human Resources, Halal Logistics Facilities, Halal Logistics Technology, and the Halal Logistics Ecosystem on the Decision to Reorder Halal Logistics Services in Indonesia, using a quantitative approach with SEM-PLS. A case study was conducted at IntiCorp Logistics with 150 respondents from companies in the halal food, pharmaceutical, and cosmetics sectors. The results show that all variables have a positive and significant effect on reorder decisions, with the Halal Logistics Ecosystem being the most dominant factor. These findings highlight the importance of strengthening internal company capabilities to meet the growing demand for Sharia-compliant halal logistics services.</em></p> Tjong Chia Huie Nofrisel Edi Abdurachman Edhie Budi Setiawan Okin Ringan Purba Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kajian Riset Multisiplin 2025-07-30 2025-07-30 9 7 PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SMP EKAYANA EHIPASSIKO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkrm/article/view/13735 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Keterampilan Sosial Siswa SMP Ekayana Ehipassiko yang berjumlah 85 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah kuesioner dan observasi. Teknik analisis data yang di gunakan uji asumsi klasik, regresi berganda uji t, uji f dan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, diperoleh nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,879, yang menunjukkan bahwa 87,9% variabilitas keterampilan sosial siswa SMP Ekayana Ehipassiko dijelaskan secara simultan oleh pola asuh (X1) dan kecerdasan emosional (X2). Sementara itu, 12,1% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model ini. Nilai koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0,938 mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan positif antara kombinasi kedua variabel bebas dengan keterampilan sosial.</p> <p><em>The objective of this study is to examine the influence of parenting style and emotional intelligence on the social skills of students at SMP Ekayana Ehipassiko, with a total of 85 students as participants. The data collection techniques employed in this study include questionnaires and observation. The data analysis techniques used are classical assumption testing, multiple regression analysis, t-test, F-test, and the coefficient of determination.Based on the results of multiple linear regression analysis, the coefficient of determination (R Square) was found to be 0.879, indicating that 87.9% of the variability in students’ social skills at SMP Ekayana Ehipassiko is simultaneously explained by parenting style (X1) and emotional intelligence (X2). Meanwhile, the remaining 12.1% is attributed to other factors not included in this model. The multiple correlation coefficient (R) value of 0.938 suggests a very strong and positive relationship between the combination of the two independent variables and social skills.</em></p> Ida Yati Suherman Kabri Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kajian Riset Multisiplin 2025-07-30 2025-07-30 9 7 PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAUD DI TK CAHAYA PERMATA ABADI KOTA BATU https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkrm/article/view/13093 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala Taman Kanak-Kanak (TK) dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di TK CAHAYA PERMATA ABADI KOTA BATU. Kompetensi pedagogik mencakup kemampuan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Hipotesis yang diajukan, bahwa kepala TK memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru melalui pembinaan, supervisi, dan pelatihan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan utama terdiri dari kepala sekolah dan guru TK. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala TK memainkan peran strategis dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru melalui beberapa langkah, seperti mengadakan pelatihan internal, melakukan supervisi secara berkala, memberikan umpan balik konstruktif, dan menciptakan budaya kerja kolaboratif. Kepala sekolah juga berperan sebagai fasilitator yang memotivasi guru untuk mengikuti pelatihan eksternal dan sertifikasi profesional. Faktor-faktor pendukung mencakup kepemimpinan yang partisipatif, dukungan dari yayasan, dan semangat guru untuk berkembang. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan anggaran pelatihan.Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa peran kepala TK sangat penting dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAUD. Peningkatan kompetensi ini dapat dicapai melalui kepemimpinan yang efektif, pelatihan berkelanjutan, dan supervisi yang konsisten. Dengan demikian, kepala TK harus terus mengembangkan keterampilan manajerial dan kepemimpinan untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi guru dan peserta didik.</p> Loulyta Sari Agus Tinus Arif Budi Wurianto Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kajian Riset Multisiplin 2025-07-30 2025-07-30 9 7 ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LKPD DI SD NEGERI RANTAU PANGERAN KECAMATAN BAYUNG LENCIR KABUPATEN MUSI BANYUASIN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkrm/article/view/13915 <p>Salah satu bentuk media pembelajaran yang mulai banyak dikembangkan adalah E-LKPD (Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik), yang menawarkan kemudahan akses, fleksibilitas, dan interaktivitas dalam pembelajaran. Di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, khususnya di SD Negeri Rantau Pangeran Kecamatan Bayung Lencir, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran masih belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan guru dan siswa dalam mengimplementasikan media digital, serta kebutuhan-kebutuhan spesifik yang harus dipenuhi untuk mendukung keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model pengembangan berbasis kebutuhan terhadap media pembelajaran E-LKPD yang didesain menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL). Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data digunakan angket skala likert. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan media pembelajaran di SD Negeri Rantau Pangeran Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin, dapat disimpulkan bahwa terdapat urgensi untuk mengembangkan media pembelajaran digital berupa E-LKPD. Hal ini didukung oleh data bahwa penguasaan guru terhadap konten materi IPA sangat tinggi dengan skor 92%, dan strategi pembelajaran yang digunakan guru tergolong cukup baik dengan skor 72%. Selain itu, kemampuan guru dalam memanfaatkan media pembelajaran mencapai skor 76%, dan penggunaan media yang ada dikelola cukup efektif dengan skor 80%. Temuan ini menunjukkan bahwa guru telah memiliki fondasi yang kuat untuk beradaptasi dengan media digital, meskipun masih memerlukan dukungan lebih lanjut dalam aspek pelatihan dan penguasaan teknis E-LKPD.</p> <p><em>One form of learning media that has begun to be developed is E-LKPD (Electronic Worksheet for Students), which offers ease of access, flexibility, and interactivity in learning. In the Musi Banyuasin Regency area, especially at SD Negeri Rantau Pangeran Bayung Lencir District, the use of technology in learning is still not optimal. This study aims to find out the extent of teacher and student readiness in implementing digital media, as well as the specific needs that must be met to support learning success. This study uses a qualitative approach with a needs-based development model for E-LKPD learning media which is designed using the Problem Based Learning (PBL) approach. Based on the results of the analysis of learning media needs at SD Negeri Rantau Pangeran Bayung Lencir District, Musi Banyuasin Regency, it can be concluded that there is an urgency to develop digital learning media in the form of E-LKPD. This is supported by data that teachers' mastery of the content of science material is very high with a score of 92%, and the learning strategies used by teachers are quite good with a score of 72%. In addition, the teacher's ability to utilize learning media reached a score of 76%, and the use of existing media was managed quite effectively with a score of 80%. These findings show that teachers already have a strong foundation to adapt to digital media, although further support is still needed in the training and technical mastery aspects of E-LKPD.</em></p> Hary Kharisma Suhud L.R. Retno Susanti Erna Retna Safitri Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kajian Riset Multisiplin 2025-07-30 2025-07-30 9 7 IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA: STUDI KASUS DI SEKOLAH DASAR BATU https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkrm/article/view/13135 <p>Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar menghadirkan tantangan tersendiri, khususnya dalam hal kesiapan guru sebagai ujung tombak pelaksana pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi proses tersebut di dua sekolah dasar di Kota Batu, yakni SDN Junrejo 1 dan SD Islam Al-Falah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada kepala sekolah dan guru kelas, serta studi dokumentasi terhadap perangkat ajar, asesmen, dan dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN Junrejo 1 memiliki tingkat kesiapan yang lebih tinggi, ditunjukkan oleh kelengkapan dokumen perencanaan, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, dan refleksi yang berkesinambungan. Sementara itu, SD Islam Al-Falah masih berada pada tahap penguatan kapasitas, dengan keterbatasan pada konsistensi implementasi dan pendokumentasian. Faktor pendukung implementasi mencakup pelatihan, dukungan manajerial, kolaborasi guru, dan fasilitas yang memadai, sedangkan hambatannya meliputi minimnya pelatihan berkelanjutan, keterbatasan waktu, serta persepsi orang tua terhadap orientasi hasil belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka menuntut sinergi antara kesiapan individu guru, kepemimpinan sekolah, dan dukungan sistemik yang berkelanjutan.</p> Rahayu Alfatu Roisiyah Zain Mohammad Syaifuddin Ria Arista Asih Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kajian Riset Multisiplin 2025-07-30 2025-07-30 9 7