KRITIK ILMU PENGETAHUAN DAN PENDIDIKAN DI INDONESIA DALAM BINGKAI PEMIKIRAN JEAN-FRANCOIS LYOTARD

Penulis

  • Yosep Laritmas Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Plasidus Wilemos Soiandro Kalfinus Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Metodius Junistin Ambala Henakin Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Julio Pius Zoraida Dopo Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Yoseph Freinademetz Hali Keban Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Thomas Mikael Tani Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero

Kata Kunci:

Ilmu Pengetahuan, Metanarasi, Sejarah, Legitimasi, Delegitimasi

Abstrak

Ilmu pengetahuan memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan dan pertumbuhan
peradaban manusia, dalam sejarah perkembangan dan pertumbuhan ilmu pengetahuan dapat
ditemukan narasi-narasi yang menjelaskan berbagai peristiwa dan ideologi-ideologi dari berbagai
sudut pandang. Ilmu pengetahuan membawa manusia kepada perkembangan yang tidak dapat
dibayangkan sebelumnya. Jean-Francois Lyotard memiliki pandangan tersendiri mengenai ilmu
pengetahuan. Ia berpendapat, bahwa ilmu pengetahuan kerap kali digunakan untuk “melahirkan"
realitas palsu yang ia sebut sebagai “Metanarasi” yang digagagas oleh sekelompok orang dengan
berlindung di balik legitimasi wajah ilmu pengetahuan. Realitas pendidikan di Indonesia saat ini
menggambarkan realitas yang dihadapi oleh Lyotard pada masanya di mana realitas dibentuk oleh
kelompok tertentu demi tujuan tersembunyi yang kerap kali meghalangi masyarakat dalam
memandang realitas yang sebenarnya. Lyotard menekankan pentingnya dekonstruksi terhadap
realitas yang ada. Ilmu pengetahuan harus mampu dibuka dan diberi ruang, sehingga setiap anggota
masyarakat mamu mengakses pendidikan secara leluasa. Dengan demikian, pendidikan dan ilmu
pengetahuan dapat memanusiakan manusia itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
dalah metode studi pustaka.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29