RELASI HAK ASASI MANUSIA (HAM) DAN MARTABAT MANUSIA

Penulis

  • Yosep Laritmas Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Plasidus Wilemos Soiandro Kalfinus Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Metodius Junistin Ambala Henakin Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Julio Pius Zoraida Dopo Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Yoseph Freinademetz Hali Keban Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Thomas Mikael Tani Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero

Kata Kunci:

Hak Asasi Manusia, Kewajiban, KesadaranMartabat Manusia, Akal Budi

Abstrak

Hak asasi manusia (HAM) merupakan hak yang telah melekat dalam diri manusia semenjak di dalam kandungan. Hak ini melekat dalam esensi dan eksistensi seorang manusia. Hak asasi manusia tidak dapat dicabut atau dilanggar oleh negara dan masyarakat. Kehadiran hak asasi manusia memiliki hubungan yang erat dengan martabat manusia, karena pada dasarnya manusia adalah makhluk hidup yang dianugerahi oleh akal budi. Akal budi tidak hanya membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya semata, tetapi akal budi membuat manusia mampu membedakan hal yang baik dan buruk. Oleh sebab itu, kehadiran hak asasi manusia selalu diikuti oleh kewajiban dan sikap hormat terhadap hak asasi yang sama yang dimiliki oleh individu lainnya. Kesadaran akan pentingnya penegakan hak asasi manusia tidak lahir begitu saja, tetapi melalui proses sejarah yang panjang. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan hak asasi manusia selalu ada dan bertumbuh seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan ilmu pengetahuan. Metode yang digunakan dalam tulisan adalah studi pustaka.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29