AGAMA DAN NEGARA DALAM KONFLIK ANTAR AGAMA

Penulis

  • Yosep Laritmas Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Metodius Junistin Ambala Henakin Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Julio Pius Zoraida Dopo Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Plasidus Wilemos Soiandro Kalfinus Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Thomas Mikael Tani Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Yoseph Freinademetz Hali Keban Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Yakobus Paulus Feromande Durye Institut Filsafat Dan Teknologi Kreatif Ledalero

Kata Kunci:

Agama, Negara, Intoleransi, Tradisi, Pendidikan

Abstrak

Agama dan negara adalah dua topik yang selalu dianggap kontekstual untuk ditelaah secara luas dan mendalam. Sejarah telah mencatat dengan jelas bahwa perbedaan nilai, pandangan, dan agama telah mendorong lahirnya perang antar negara, konflik antar kelompok masyarakat, dan masih banyak lagi. Hal yang sama telah dan tengah dihadapi oleh Negara Indonesia, konflik yang dilatarbelakngi oleh perbedaan agama kerap kali mewarnai berita-berita nasional. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi faktor pendorong lahirnya pemikiran serta pandangan intoleransi antar anggota masyarakat dan negara. Berhadapan dengan situasi demikian, perlu adanya kesadaran untuk menggali kembali nilai tradisi, karena tradisi selalu mendorong terciptanya kesatuan serta harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat. Di lain sisi, pendidikan berperan dalam pembentukan pemikiran kritis di kalangan anggota masyarakat. Dengan demikian, pandangan intoleransi dan konflik yang dilatarbelakangi oleh agama dapat dicegah.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29