PERAN DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN KOTA PEKANBARU DALAM PELAKSANAAN PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA BERDASARKAN PERATURAN WALIKOTA PEKANBARU NOMOR 78 TAHUN 2021 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA
Kata Kunci:
Dinas Perdagangan Dan Perindustrian, Penataan Pedagang Kaki LimaAbstrak
This study aims to analyze the role of the Department of Trade and Industry in the implementation of the Mayor Regulation of Pekanbaru Number 78 of 2021 concerning the Arrangement and Empowerment of Street Vendors (PKL) on Naga Sakti Street, Simpang Baru, Tampan District, Pekanbaru City. In addition, this study also examines the inhibiting factors and the efforts undertaken by the Department of Trade and Industry of Pekanbaru City in the implementation of street vendor arrangement. The research method used is an empirical sociological legal research method. Data were collected through field observations, interviews with officials of the Department of Trade and Industry of Pekanbaru City and street vendors, as well as questionnaires distributed to respondents. The data were analyzed qualitatively to describe the factual conditions of street vendor arrangement in the field. The results of the study indicate that the Department of Trade and Industry of Pekanbaru City has carried out its role through street vendor data collection, policy socialization, planning and determination of locations, coordination and consultation, as well as monitoring and evaluation. However, the implementation of street vendor arrangement has not yet been carried out optimally and sustainably. The inhibiting factors include organizational restructuring that eliminated the special unit for street vendor arrangement, the unavailability of accurate and updated street vendor data, the low level of socialization to street vendors, the lack of understanding and compliance of street vendors with regulations, and the lack of optimal internal coordination. Efforts undertaken include street vendor data collection, cross-agency coordination, provision of designated trading areas, persuasive enforcement actions, studies on street vendor arrangement based on spatial planning perspectives, and the planning of relocation sites according to their designated functions.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan peran Dinas Perdagangan dan Perindustrian dalam penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) berdasarkan Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 78 Tahun 2021 di Jalan Naga Sakti, Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji faktor penghambat serta upaya yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru dalam pelaksanaan penataan PKL.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian sosiologis empiris. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan aparatur Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru serta pedagang kaki lima, dan penyebaran kuesioner kepada responden. Data dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan kondisi faktual pelaksanaan penataan PKL di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru telah melaksanakan perannya melalui pendataan PKL, sosialisasi kebijakan, perencanaan dan penetapan lokasi, koordinasi dan konsultasi, serta monitoring dan evaluasi. Namun, pelaksanaan penataan PKL belum berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Faktor penghambat meliputi perubahan struktur organisasi yang menghilangkan unit khusus penataan PKL, tidak tersedianya data PKL yang akurat dan terbaru, rendahnya sosialisasi kepada PKL, kurangnya pemahaman dan kepatuhan PKL terhadap peraturan, serta belum optimalnya koordinasi internal. Upaya yang dilakukan meliputi pendataan PKL, koordinasi lintas instansi, penyediaan lokasi binaan, penertiban secara persuasif, kajian penataan PKL berdasarkan perspektif tata ruang, serta perencanaan relokasi PKL ke lokasi yang sesuai peruntukkannya.




