MENGOPTIMALKAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK LAYANAN VISA DAN IZIN TINGGAL: ANALISIS STUDI KASUS DI KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI BATAM
Kata Kunci:
E-Visa, Optimalisasi Teknologi Informasi, Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM)Abstrak
Optimalisasi teknologi informasi dalam layanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam diwujudkan melalui integrasi Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) dan e-Visa. SIMKIM, sebagai inovasi kelembagaan sejak 2007, berperan sentral dalam mendukung efisiensi, transparansi, serta akurasi pengelolaan data keimigrasian secara terpusat dan real-time. Integrasi SIMKIM dengan e-Visa memungkinkan proses permohonan visa dan izin tinggal dilakukan secara daring, sehingga data pemohon tersinkronisasi otomatis dan validasi administrasi berlangsung lebih terstandardisasi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, dengan sumber data sekunder dari jurnal, laporan pemerintah, dan dokumen akademik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan kedua sistem tersebut mempercepat proses administrasi, meningkatkan efektivitas pengawasan keimigrasian, serta memperkuat tata kelola berbasis e-Government. Namun, implementasi sistem digital ini masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, disparitas kompetensi sumber daya manusia, serta kebutuhan harmonisasi lintas instansi dan sistem. Selain itu, literasi digital pemohon dan keterbatasan bandwidth menjadi hambatan dalam optimalisasi layanan daring. Oleh karena itu, strategi kolaboratif melalui inovasi teknologi, penguatan kelembagaan, dan reformasi birokrasi, serta peningkatan pelatihan dan infrastruktur menjadi krusial untuk memastikan keberlanjutan transformasi digital keimigrasian.
This study investigates the optimization of information technology in immigration services at the Batam Class I Special Immigration Office, emphasizing the integration of the Immigration Management Information System (SIMKIM) and e-Visa platforms. Since its adoption in 2007, SIMKIM has functioned as a pivotal institutional innovation, enhancing efficiency, transparency, and accuracy in immigration data management through centralized, standardized, and real-time processing. The synergy between SIMKIM and the e-Visa system facilitates fully digitalized visa and residence permit applications, enabling automated data synchronization and streamlined validation processes. Utilizing a descriptive qualitative approach grounded in literature review, this research draws upon secondary sources, including academic journals and official reports. The findings reveal that these integrated systems have significantly improved administrative efficiency and oversight. However, persistent challenges remain, such as disparities in technological infrastructure, human resource competencies, and the need for cross-agency system harmonization. Addressing these issues requires collaborative strategies, institutional strengthening, and ongoing technological innovation to ensure sustainable digital transformation in immigration governance.



