PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN RUMAH LAYAK HUNI PADA DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA
Kata Kunci:
System Informsi, Rumah Layak Huni, Dinas PUPR, Cipta Karya, Perencaan PembangunanAbstrak
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong berbagai organisasi, termasuk Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang sumba barat daya, untuk melakukan system informasi dalam perencaan system informasi bangunan layak huni salah satunya. Dinas pekerjaan umum dan penataan rungan pada bidang cipta karya merupakan salah satu bidang yang selama ini masih menerapkan sistem manual dalam pengelolaan bangunan, yang menyebabkan proses pelayanan menjadi lambat, kurang akurat, dan berisiko tinggi terhadap kesalahan pencatatan.Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah penegelolaan data penerima bantuan, proses verifikasi kelayakan, perencanaan pembangunan, hingga evaluasi pelaksanaan.pengembangan system dilakukan dengan menggunakan metode waterfall, dengan tahapan analisis kebutuhan, desain sitem, implementasi, serta uji coba. Hasil dari pengembangan system menunjukkan peningkatan efesiensi dalam proses pendataan dan pengambilan keputusan, serta transparansi dalam pelaporan dan distribusi bantuan. Dengan adanya system informasi ini, diharapkan dapat mendukung kinerja bidang cipta karya dalam mewujudkan program rumah layak huni yang lebih tepat sasaran, efesien, dan akuntabel.
The development of information technology has encouraged various organizations, including the Public Works and Spatial Planning Office (PUPR) of Southwest Sumba Regency, to adopt information systems to support planning and management processes—one of which is the habitable housing program. Until now, the Cipta Karya division within the PUPR Office has still used a manual system for managing building data, resulting in slow service processes, lack of accuracy, and a high risk of recording errors. This study aims to facilitate the management of beneficiary data, eligibility verification, construction planning, and implementation evaluation. The system was developed using the Waterfall method, involving stages of requirements analysis, system design, implementation, and testing. The results of the system development show improved efficiency in data collection and decision-making processes, as well as increased transparency in reporting and aid distribution. With this information system, it is expected that the performance of the Cipta Karya division in realizing the habitable housing program will be more targeted, efficient, and accountable.



