https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkt/issue/feedJurnal Komputasi Terdistribusi2026-02-28T05:27:35+00:00Open Journal Systemshttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkt/article/view/19966ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI MY PERTAMINA PADA PT. SHELLY INDAH ENERGY MENGGUNAKAN METODE TAM2026-02-06T09:05:30+00:00Mario Laurensius Marambamarambaroland@gmail.comArdiyanto Dapadedadapadeda9ardhyanto@gmail.com Sihang Gregorius Balimemasihanggregoriusbalimema@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan aplikasi MyPertamina di PT. Shelly Indah Energy dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Seiring meningkatnya kebutuhan energi dan tuntutan efisiensi operasional, PT. Shelly Indah Energy memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk mempermudah proses pembelian dan pemantauan BBM. Namun, hingga kini belum ada analisis mendalam terkait penerimaan aplikasi tersebut oleh pengguna internal perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Variabel utama yang dianalisis mencakup Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Attitude Toward Using, dan Behavioral Intention to Use. Data diperoleh dari responden internal perusahaan, terutama dari staf yang terlibat langsung dalam penggunaan aplikasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis dalam optimalisasi penggunaan aplikasi MyPertamina serta pengambilan keputusan strategis terkait pengelolaan energi digital di perusahaan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan model TAM dalam konteks sektor energi dan digitalisasi sistem informasi.</p> <p><em>This study aims to analyze the use of the MyPertamina application at PT. Shelly Indah Energy using the Technology Acceptance Model (TAM) approach. Along with the increasing energy needs and demands for operational efficiency, PT. Shelly Indah Energy utilizes the MyPertamina application to facilitate the process of purchasing and monitoring fuel. However, until now there has been no in-depth analysis regarding the acceptance of the application by internal users of the company. This study uses a quantitative method with a descriptive and verification approach. The main variables analyzed include Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Attitude Toward Using, and Behavioral Intention to Use. Data were obtained from internal respondents of the company, especially from staff directly involved in the use of the application. The results of this study are expected to provide practical contributions in optimizing the use of the MyPertamina application and strategic decision making related to digital energy management in the company. In addition, this study also provides theoretical contributions to the development of the TAM model in the context of the energy sector and digitalization of information systems.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komputasi Terdistribusihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkt/article/view/20249SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH BERBASIS WEB PADA SEKOLAH DASAR KATOLIK KALAKI KAMBE2026-02-20T13:37:13+00:00Marlince Anastasia Bilianastasiamarlince0@gmail.comArdiyanto Dapadedadapadeda9ardhyanto@gmail.comMaria Wilda Malomariawildamalo@gmail.com<p>Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang besar bagi institusi pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi manajemen. Sekolah Dasar Katolik Kalaki Kambe saat ini masih menggunakan sistem manajemen sekolah yang bersifat manual, yang berdampak pada keterlambatan pengolahan data, ketidakteraturan arsip, serta kurangnya akses informasi secara real-time bagi pihak sekolah dan orang tua. Untuk menjawab tantangan tersebut, dirancang dan dibangun sebuah Sistem Informasi Manajemen Sekolah berbasis web yang dapat digunakan untuk mengelola data siswa, guru, jadwal pelajaran, nilai, serta laporan akademik secara terintegrasi. Sistem ini dikembangkan menggunakan metode pengembangan perangkat lunak waterfall dan memanfaatkan teknologi PHP, MySQL, serta framework Laravel. Hasil dari implementasi sistem menunjukkan peningkatan efisiensi kerja staf administrasi, kemudahan akses informasi bagi guru dan orang tua, serta peningkatan akurasi data. Dengan sistem ini, Sekolah Dasar Katolik Kalaki Kambe diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pendidikan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.</p> <p><em>Advances in information technology provide significant opportunities for educational institutions to improve service quality and management efficiency. Kalaki Kambe Catholic Elementary School currently uses a manual school management system, which results in delays in data processing, disorganized archives, and a lack of real-time access to information for the school and parents. To address these challenges, a web-based School Management Information System was designed and built to manage student and teacher data, class schedules, grades, and academic reports in an integrated manner. This system was developed using the waterfall software development method and utilizes PHP, MySQL, and the Laravel framework. The system's implementation results in increased work efficiency for administrative staff, easier access to information for teachers and parents, and improved data accuracy. With this system, Kalaki Kambe Catholic Elementary School is expected to deliver more modern, transparent, and accountable educational governance.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komputasi Terdistribusihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkt/article/view/20075ANALISIS PENERAPAN SISTEM E-UJIAN UNTUK SISWA KELAS XII DI SMK NEGERI 1 WEWEWA TIMUR2026-02-11T02:42:59+00:00Sarniyati Tanggelasarnytanggela23@gmail.comYulius Nahak Tetikyuliusteti@gmail.comLidia Lali Momomomo_lidia@yahoo.co.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem E-Ujian bagi siswa kelas XII di SMK Negeri 1 Wewewa Timur. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi efektivitas, efisiensi, serta kendala yang dihadapi dalam transisi dari ujian berbasis kertas ke ujian berbasis digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan staf IT dan guru, serta penyebaran kuesioner kepada siswa kelas XII. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan E-Ujian secara signifikan meningkatkan efisiensi waktu dalam distribusi soal dan pengolahan nilai secara otomatis. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa hambatan utama, yaitu keterbatasan infrastruktur pendukung seperti kestabilan koneksi internet dan ketersediaan perangkat perangkat keras yang mumpuni bagi seluruh siswa. Meskipun terdapat kendala teknis, tingkat adaptasi siswa kelas XII tergolong tinggi karena antarmuka sistem yang mudah digunakan. Penelitian ini merekomendasikan adanya peningkatan kapasitas server dan pengadaan pelatihan teknis berkala guna memastikan keberlanjutan sistem E-Ujian yang lebih stabil di masa mendatang.</p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komputasi Terdistribusihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkt/article/view/20113PENERAPAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ASET DAN INFRASTRUKTUR DESA KANELU BERBASIS WEB2026-02-12T03:44:03+00:00Noviana Poranovipora08@gmail.comYulius Nahak Tetikyuliusteti@gmail.comLidia Lali Momomomo_lidia@yahoo.co.id<p>Pengelolaan aset dan infrastruktur sangat krusial karena mendukung pengoptimalan pemanfaatan aset, meningkatkan efisiensi operasional, menekan pengeluaran, dan meningkatkan kualitas layanan. Dengan pengelolaan aset dan infrastruktur yang tepat, organisasi dapat memastikan bahwa aset serta infrastruktur fisik, seperti jalan, jembatan, dan bangunan, digunakan secara efisien dan efektif, sehingga meningkatkan produktivitas dan mengurangi kemungkinan terjadinya kegagalan. Sistem informasi manajemen dalam pengelolaan aset dan infrastruktur desa adalah komponen yang sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan aset di tingkat desa. Desa sebagai unit pemerintahan otonom di Indonesia memiliki tanggung jawab untuk mengelola aset dan infrastrukturnya dengan baik, yang berkontribusi dalam mendukung perkembangan dan kesejahteraan masyarakat. Research And Development merupakan jenis penelitian yang dapat menjadi penghubung atau pemutus kesenjangan antara penelitian dasar dengan penelitian terapan. Pada metodologi pengembangan perangkat lunak mengacu pada model pengembangan dengan waterfall. Waterfall merupakan salah satu model dalam pengembangan perangkat lunak yang menerapkan pendekatan berurutan dan linier. Model ini terkenal karena setiap langkah harus diselesaikan sebelum langkah berikutnya dimulai, mirip dengan aliran air terjun yang mengalir dari atas ke bawah. Untuk memahami fungsionalitas perangkat lunak dengan memberikan input dan memeriksa apakah keluaran yang dihasilkan sesuai harapan atau tidak dilakukan pengujian dengan mengadopsi Black Box testing.</p> <p><em>Asset and infrastructure management is crucial because it supports the optimization of asset utilization, increases operational efficiency, reduces expenditures, and improves service quality. With proper asset and infrastructure management, organizations can ensure that physical assets and infrastructure, such as roads, bridges, and buildings, are used efficiently and effectively, thereby enhancing productivity and reducing the likelihood of failures. Management information systems in village asset and infrastructure management are critical components for improving efficiency and transparency in asset management at the village level. Villages, as autonomous government units in Indonesia, have the responsibility to manage their assets and infrastructure well, contributing to the development and well-being of the community. Research and Development (R&D) is a type of research that can bridge or break the gap between basic research and applied research. In software development methodology, it refers to a development model that uses the waterfall approach. The waterfall model is one of the models in software development that applies a sequential and linear approach. This model is known for requiring each step to be completed before the next step begins, similar to the flow of water cascading from top to bottom. To understand the functionality of the software by providing input and checking whether the output produced meets expectations, testing is conducted by adopting Black Box testing.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komputasi Terdistribusi