HUBUNGAN FAKTOR RISIKO INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DENGAN STADIUM OTITIS MEDIA SUPURATIF AKUT di POLI THT-KL RSUD dr. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA TAHUN 2023-2024
Kata Kunci:
Stadium Otitis Media Supuratif Akut, Infeksi Saluran Pernapasan AkutAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dengan stadium Otitis Media Supuratif Akut (OMSA) di Poli THT-KL RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya pada tahun 2023–2024. OMSA merupakan salah satu penyebab utama gangguan telinga tengah yang menimbulkan morbiditas tinggi, terutama pada anak-anak karena anatomi tuba eustachius mereka yang lebih pendek dan horizontal sehingga mempermudah penyebaran infeksi dari saluran pernapasan. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dan teknik purposive sampling terhadap 100 pasien OMSA yang datanya diambil dari rekam medis. Analisis dilakukan dengan uji Chi-square dan korelasi Spearman menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa 53% pasien adalah perempuan, kelompok usia terbanyak 12–25 tahun (30%), dan stadium OMSA terbanyak adalah stadium perforasi (32%). Sebanyak 63% pasien memiliki riwayat ISPA, dengan proporsi terbesar pada stadium perforasi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,039 dan r = 0,236 (p = 0,018), menandakan adanya hubungan bermakna antara ISPA dan stadium OMSA. Dengan demikian, ISPA merupakan faktor risiko penting yang berkontribusi terhadap perkembangan dan tingkat keparahan OMSA pada pasien di rumah sakit tersebut.
This study aimed to determine the relationship between Acute Respiratory Tract Infection (ARI) and the stages of Acute Suppurative Otitis Media (ASOM) at the ENT Clinic of dr. Doris Sylvanus Regional Hospital, Palangka Raya, during 2023–2024. ASOM is a significant cause of middle ear morbidity, particularly in children, due to their shorter and more horizontal eustachian tubes that facilitate the spread of upper respiratory infections to the middle ear. Using an observational analytic design with a cross-sectional approach and purposive sampling, 100 ASOM patients were analyzed through medical record data. Statistical tests, including Chi-square and Spearman correlation using SPSS, revealed that 53% of patients were female, with the 12–25-year age group being the most affected (30%). The perforation stage was most common (32%), and 63% of patients had an ARI history. Chi-square (p = 0.039) and Spearman (r = 0.236; p = 0.018) results confirmed a significant relationship between ARI and ASOM stages. The study concludes that ARI history is a major risk factor influencing the progression and severity of ASOM among patients in the studied population.



