FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN WASTING PADA BALITA DI PUSKESMAS SUKARAME LABUHANBATU UTARA
Kata Kunci:
Kejadian Wasting, Penyakit Infeksi, Asupan Makanan, Karakteristik Keluarga, BBLR, Sanitasi Lingkungan, Pemberian AsiAbstrak
Wasting adalah kondisi gizi buruk yang ditandai dengan berat badan yang rendah untuk tinggi badan, dan merupakan salah satu indikator penting dari status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita. Penelitian dilakukan di Puskesmas Sukarame Labuhanbatu Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian case control dengan jenis penelitian observasional analitik. Menggunakan aplikasi Sofware Analisis Data (SPSS). Uji variabel menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor-faktor terjadinya kejadian wasting yaitu riwayat penyakit ispa (p = 0,000), penyakit infeksi diare (p = 0,000), asupan energi (p = 0,000), asupan karbohodrat (p = 0,000), asupan protein (p = 0,000), tingkat pendidikan ibu (p = 0,000), status pekerjaan ibu (p = 0,010), pendapatan keluarga (p = 0,000), bblr (p = 0,000), sanitasi lingkungan (p = 0,000), sedangkan yang tidak berhubungan yaitu pemberian asi eksklusif (p = 0,111), dan jumlah anggota keluarga (p = 0,829). Diperlukan peran tenaga kesehatan dan kader posyandu untuk meningkatkan minat ibu untuk mengikuti kegiatan posyandu agar dapat mengontrol status gizi anaknya secara rutin dan memberikan edukasi atau penyuluhan agar dapat mengkontrol status gizi anaknya secara rutin.
Wasting is a condition of malnutrition characterized by low weight for height and is an important indicator of a child's nutritional status. This study aims to determine the factors associated with wasting in toddlers. The study was conducted at the Sukarame Community Health Center in North Labuhanbatu. This study used a quantitative method with a case-control study design with an analytical observational approach. Data Analysis Software (SPSS) was used. Variable testing was performed using the chi-square test. The results of the study showed that there was a relationship between the factors that caused wasting, namely a history of acute respiratory infection (p = 0.000), diarrheal infection (p = 0.000), energy intake (p = 0.000), carbohydrate intake (p = 0.000), protein intake (p = 0.000), maternal education level (p = 0.000), maternal employment status (p = 0.010), family income (p = 0.000), newborn (p= 0.000), environmental sanitation (p = 0.000), while those that were not related were exclusive breastfeeding (p = 0.111), and the number of family members (p = 0.829). The role of health workers and integrated health post (posyandu) cadres is needed to increase the interest of mothers to participate in integrated health post (posyandu) activities so that they can control their children's nutritional status regularly and provide education or counseling so that they can control their children's nutritional status regularly.



