HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK DMPA DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN DI KLINIK UMUM DAN RUMAH BERSALIN DELTA MUTIARA SIDOARJO

Penulis

  • Sandy Maria Talaud Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Anik Latifah Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Solichatin Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Kata Kunci:

Lama Penggunaan, Peningkatan Berat Badan

Abstrak

Latar Belakang : Indonesia sebagai negara berkembang dengan berbagai masalah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk yang pesat. Salah satu upaya utama pemerintah melalui BKKBN adalah Program Keluarga Berencana (KB), yang bertujuan untuk mengatur jarak kehamilan dan jumlah anak. Di antara berbagai metode kontrasepsi yang tersedia, kontrasepsi suntik menjadi pilihan populer karena efektivitas dan kemudahannya. Namun, efek samping seperti peningkatan berat badan sering dilaporkan oleh para pengguna. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan survei awal di Klinik dan Rumah Bersalin Delta Mutiara Sidoarjo, terjadi peningkatan berat badan yang signifikan pada akseptor KB suntik, dengan 73,3% mengalami kenaikan berat badan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama penggunaan KB suntik DMPA dengan peningkatan berat badan di Klinik Umum dan Rumah Bersalin Delta Mutiara Sidoarjo.  Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan crooss sectional. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. besar sampel yaitu 31 akseptor dengan lama penggunaan 1-3 tahun, dan > 3-5 tahun. Analisa data menggunakan Uji chis- square.  Hasil Penelitian : Lama penggunaan responden 1-3 tahun, sebagian besar sejumlah 17 responden (45%) dan berat badan sesudah pemberian KB suntik DMPA sebagian besar kategori naik yaitu sejumlah 21 responden (68%). Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara pemberian suntik DMPA dengan perubahan berat badan pada akseptor. nilai p=  0.02. Saran : lebih meningkatkan edukasi dan konseling mengenai potensi efek samping, khususnya peningkatan berat badan, pada saat konseling awal dan kunjungan berkala dan diskusikan alternatif kontrasepsi dengan calon akseptor untuk memilih metode yang sesuai dengan kondisi kesehatan individu.

Research Method : The research design used is observational analysis with a sectional crooss approach. Sampling by accidental sampling technique. The sample size was 31 acceptors with a period of use of 1-3 years, and > 3-5 years. Data analysis using the chis-square test. Results : The duration of use of respondents was 1-3 years, most of them were 17 respondents (45%) and the weight after giving DMPA injection birth control was mostly increased, namely 21 respondents (68%). Conclusion : There is a significant relationship between the administration of DMPA injections and changes in body weight in acceptors. value p= 0.02. Suggestion : increase education and counselling on potential side effects, especially weight gain, during initial counselling and periodic visits and discuss contraceptive alternatives with potential acceptors to choose a method that suits individual health conditions.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30