ANJING KINTAMANI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT BALI: HASIL WAWANCARA PEMILIK ANJING LOKAL

Penulis

  • Advenia Maria Miltiades Mai Sila Universitas Udayana
  • Baiq Herza Latifa Universitas Udayana
  • Febiana Puspitasari Universitas Udayana
  • I Gede Anjas Mahardika Universitas Udayana
  • I Wayan Pasek Paundra Universitas Udayana
  • Kadek Dwija Diatmika Universitas Udayana
  • Ni Luh Putu Wulandari Universitas Udayana
  • Novita Catur Praptika Universitas Udayana

Kata Kunci:

Anjing Kintamani, Masyarakat Bali, Wawancara, Budaya Lokal, Pemeliharaan Hewan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran, makna, dan praktik pemeliharaan Anjing Kintamani dalam kehidupan masyarakat Bali melalui wawancara dengan pemilik anjing lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anjing Kintamani tidak hanya berfungsi sebagai hewan penjaga rumah, tetapi juga memiliki nilai emosional, sosial, dan budaya bagi masyarakat. Pemilik anjing memandang Kintamani sebagai simbol loyalitas, penjaga pekarangan, sekaligus bagian dari kehidupan keluarga. Meskipun demikian, terdapat sejumlah tantangan dalam pemeliharaan, seperti biaya perawatan, akses kesehatan hewan, serta pengaruh modernisasi terhadap pola pemeliharaan tradisional. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian Anjing Kintamani sebagai warisan lokal Bali

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30