HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN TINDAKAN PERSONAL HYGIENE SAAT MENTRUASI PADA REMAJA: SCOPING REVIEW
Kata Kunci:
Pengetahuan, Tindakan, Personal Hygeine, Mentruasi, RemajaAbstrak
Perawatan kebersihan selama menstruasi merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja putri. Kurangnya praktik personal hygiene yang tepat dapat meningkatkan risiko infeksi pada organ reproduksi. Pengetahuan yang memadai mengenai manajemen kebersihan menstruasi diharapkan mampu membentuk perilaku kesehatan yang positif pada remaja. Tujuan artikel ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pengetahuan dan tindakan personal hygiene saat menstruasi pada remaja melalui pendekatan scoping review. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan pencarian literatur pada database ScienceDirect dan PubMed, serta mesin pencari Google Scholar. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi, yaitu artikel penelitian asli, berbahasa Indonesia dan Inggris, serta dipublikasikan dalam rentang tahun 2020–2025. Hasil pencarian memperoleh 1.823 artikel, dan setelah proses seleksi diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan yang masih kurang terkait personal hygiene menstruasi, yang berdampak pada praktik kebersihan yang tidak optimal. Selain itu, ditemukan hubungan yang konsisten antara tingkat pengetahuan dan tindakan personal hygiene menstruasi, di mana remaja dengan pengetahuan yang lebih baik cenderung menerapkan praktik kebersihan yang lebih baik. Simpulan scoping review ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan melalui edukasi kesehatan reproduksi serta dukungan lingkungan yang memadai sangat diperlukan untuk memperbaiki praktik personal hygiene menstruasi pada remaja.
Menstrual hygiene is a crucial aspect of maintaining adolescent reproductive health, as inadequate hygiene practices can increase the risk of reproductive tract infections. Adequate knowledge of menstrual hygiene management is expected to promote positive health behaviors among adolescents. Objective: This scoping review aims to examine the relationship between knowledge and personal hygiene practices during menstruation among adolescents. Methods: A scoping review approach was employed by searching literature from ScienceDirect and PubMed databases, as well as Google Scholar. Articles were selected based on inclusion criteria, including original research articles published in Indonesian or English between 2020 and 2025. Results: A total of 1,823 articles were identified, and after screening, 10 articles met the inclusion criteria. The findings indicate that most adolescents have insufficient knowledge regarding menstrual hygiene, which is associated with suboptimal hygiene practices. A consistent relationship was identified between knowledge level and menstrual hygiene practices, with better knowledge linked to improved hygiene behavior. Conclusion: This review highlights the importance of strengthening reproductive health education and providing supportive environments to enhance menstrual personal hygiene practices among adolescents.



