EKSPLORASI SENYAWA BIOKIMIA TANAMAN OBAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL SUKU ANAK DALAM DI SUNGAI GELAM MUARO JAMBI

Penulis

  • Citra Bunga Lestari Universitas Adiwangsa Jambi
  • Dea Lestari Universitas Adiwangsa Jambi
  • Hasanah Alifah Marsya Universitas Adiwangsa Jambi
  • Suci Fabilla Universitas Adiwangsa Jambi
  • Tiara Putri Silviayani Universitas Adiwangsa Jambi
  • Ardi Mustakim Universitas Adiwangsa Jambi

Kata Kunci:

Suku Anak Dalam, Etnofarmakologi, Senyawa Biokimia, Tanaman Obat

Abstrak

Suku Anak Dalam di kawasan Sungai Gelam, Muaro Jambi, memiliki kearifan lokal yang kaya dalam pemanfaatan vegetasi hutan sebagai obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi profil biokimia dan potensi farmakologis dari tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat tersebut. Penelitian menggunakan metode etnofarmakologi deskriptif melalui observasi lapangan, dokumentasi morfologi, serta analisis fitokimia berbasis studi literatur. Hasil inventarisasi mengidentifikasi 15 spesies tanaman obat unggulan dengan kandungan metabolit sekunder dominan meliputi Flavonoid, Kurkuminoid, Terpenoid, dan Minyak Atsiri. Analisis struktur kimia dasar menunjukkan adanya hubungan erat antara gugus fungsi senyawa seperti kerangka C6-C3-C6 pada flavonoid dan struktur diarilheptanoid pada kurkuminoid dengan aktivitas biologisnya. Temuan ini memvalidasi secara ilmiah khasiat tradisional tanaman tersebut sebagai agen anti-inflamasi, antioksidan, dan antimikroba, serta potensinya sebagai bahan baku fitofarmaka.

The Suku Anak Dalam community in the Sungai Gelam region, Muaro Jambi, possesses distinct local wisdom in utilizing forest vegetation as traditional medicine. This study aims to explore the biochemical profile and pharmacological potential of medicinal plants used by this community. The research employed a descriptive ethnopharmacological method through field observation, morphological documentation, and literature-based phytochemical analysis. The inventory results identified 15 superior medicinal plant species with dominant secondary metabolites including Flavonoids, Curcuminoids, Terpenoids, and Essential Oils. Basic chemical structure analysis revealed a strong correlation between functional groups such as the C6-C3-C6 backbone in flavonoids and the diarylheptanoid structure in curcuminoidsand their biological activities. These findings scientifically validate the traditional efficacy of these plants as anti-inflammatory, antioxidant, and antimicrobial agents, as well as their potential as raw materials for phytopharmaceuticals.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30