ANALISIS KANDUNGAN SENYAWA BIOAKTIF DAN AKTIVITAS FARMAKOLOGI TANAMAN OBAT TRADISIONAL INDONESIA

Penulis

  • Luciana Bunga Sari Universitas Adiwangsa Jambi
  • Putriani Universitas Adiwangsa Jambi
  • Setiana Safitri Universitas Adiwangsa Jambi
  • Tiara Nabilah Putri Universitas Adiwangsa Jambi

Kata Kunci:

Tanaman Obat Tradisional, Senyawa Bioaktif, Aktivitas Farmakologi, Fitofarmaka

Abstrak

Indonesia merupakan negara dengan biodiversitas tinggi yang memiliki kekayaan tanaman obat tradisional yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun oleh masyarakat. Tanaman obat tersebut mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, terpenoid, dan minyak atsiri yang berpotensi memberikan efek terapeutik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kandungan senyawa bioaktif dan aktivitas farmakologi dari sepuluh tanaman obat tradisional Indonesia serta menelaah relevansi penggunaan tradisional dengan temuan ilmiah modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif melalui studi kepustakaan terhadap jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan dan mutakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa tanaman obat Indonesia memiliki aktivitas farmakologi yang luas, meliputi antioksidan, antiinflamasi, antibakteri, antidiabetes, antipiretik, dan imunomodulator, yang berkorelasi erat dengan kandungan senyawa bioaktifnya. Temuan ini menguatkan bahwa pengetahuan etnomedis memiliki dasar ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Kesimpulannya, tanaman obat tradisional Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku fitofarmaka berbasis bukti ilmiah yang aman dan efektif.

Indonesia is one of the world’s megabiodiversity countries, possessing a vast variety of traditional medicinal plants that have long been used in community-based healthcare practices. These plants contain diverse bioactive compounds such as flavonoids, alkaloids, saponins, tannins, terpenoids, and essential oils that contribute to their therapeutic properties. This article aims to analyze the bioactive compound content and pharmacological activities of ten Indonesian traditional medicinal plants and to evaluate the relevance of traditional usage in relation to modern scientific findings. The study employed a qualitative descriptive method based on a literature review of recent and credible national and international scientific publications. The findings indicate that Indonesian medicinal plants exhibit a broad range of pharmacological activities, including antioxidant, anti-inflammatory, antibacterial, antidiabetic, antipyretic, and immunomodulatory effects, which are closely associated with their phytochemical profiles. These results support the scientific validity of ethnomedicinal knowledge. In conclusion, Indonesian traditional medicinal plants demonstrate significant potential to be developed as evidence-based phytopharmaceutical raw materials with promising efficacy and safety profiles.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30