GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PEDAGANG TENTANG KANDUNGAN FORMALIN PADA MIE KUNING BASAH DI PASAR HORAS KOTA PEMATANG SIANTAR

Penulis

  • Dian Yustika Putri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Syafran Arrazy Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Kata Kunci:

Formalin, Mie Kuning Basah, Pengetahuan, Sikap

Abstrak

Keamanan pangan merupakan hal penting karena termasuk indikator dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Banyak ditemui jenis mie basah mie yang umum ditemui adalah mie kuning basah. Makanan ada yang ditambahkan bahan tambahan pangan selama proses pengolahan. Makanan dapat menyebabkan gangguan kesehatan jika mengandung bahan tambahan makanan berbahaya. Bahan tambahan makanan berbahaya dan dilarang penggunaannya oleh pemerintah yang paling umum digunakan adalah formalin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan formalin pada mie kuning basah sekaligus pengetahuan dan sikap pedagang. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 17 pedagang dan objek dari penelitian ini adalah 17 sampel mie kuning basah dengan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat kandungan formalin pada 17 sampel mie kuning basah sehingga memenuhi syarat sesuai. Pengetahuan pedagang mengenai kandungan formalin pada mie kuning basah berada pada kategori kurang (82,4%) dan sikap berada pada kategori baik (100%). Diharapkan instansi terkait dapat memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai penggunaan bahan tambahan pangan serta informasi terkait izin edar dari BPOM untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pedagang agar mereka mampu mengantisipasi serta menjaga kualitas dan keamanan produk yang dijual. Selain itu, produsen mie kuning basah diharapkan tetap konsisten dalam tidak menggunakan formalin maupun bahan tambahan makanan yang dilarang oleh pemerintah selama proses pengolahan.

Food safety is important because it is an indicator in improving the quality of public health. Many types of wet noodles are commonly found, namely wet yellow noodles. Some foods are added with food additives during the processing process. Food can cause health problems if it contains hazardous food additives. The most commonly used hazardous food additives and prohibited by the government are formalin. This study aims to analyze the formalin content in wet yellow noodles as well as the knowledge and attitudes of traders. The type of quantitative descriptive research. The sample consisted of 17 traders and the object of this study was 17 samples of wet yellow noodles with a total sampling method. The results showed that there was no formalin content in the 17 samples of wet yellow noodles so that they met the appropriate requirements. Traders' knowledge of the formalin content in wet yellow noodles is in the poor category (82,4%) and attitudes are in the good category (100%). It is hoped that related agencies can provide education to traders regarding the use of food additives and information related to distribution permits from BPOM to improve traders' knowledge and attitudes so that they are able to anticipate and maintain the quality and safety of the products sold. In addition, wet yellow noodle producers are expected to remain consistent in not using formalin or food additives prohibited by the government during the processing process.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30