ANALISIS FAKTOR KEPATUHAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI DI PT. PUTRA TUNAS MEGAH MEDAN

Penulis

  • Yasmine Anta Syahri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Delfriana Ayu Astuty Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Kata Kunci:

Kepatuhan, Alat Pelindung Diri, Pengetahuan, Sikap, Pengawasan, K3

Abstrak

Kepatuhan dalam pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) merupakan salah satu aspek penting dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan industri, khususnya pada sektor yang memiliki risiko tinggi seperti di PT. Putra Tunas Megah Medan. Rendahnya kepatuhan terhadap penggunaan APD dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pemakaian APD di PT. Putra Tunas Megah Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah responden sebanyak 65 pekerja. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,008), sikap (p = 0,012), pengawasan (p = 0,005), dan ketersediaan APD (p = 0,017) dengan kepatuhan pemakaian APD. Oleh karena itu, disarankan kepada perusahaan untuk meningkatkan edukasi dan pelatihan mengenai pentingnya penggunaan APD, memperkuat sistem pengawasan, serta memastikan ketersediaan APD yang memadai guna menciptakan budaya kerja yang aman dan patuh terhadap prosedur K3.

Compliance with the use of Personal Protective Equipment (PPE) is a crucial aspect of implementing Occupational Safety and Health (OSH) in industrial environments, especially in high-risk sectors such as at PT. Putra Tunas Megah Medan. Low compliance with PPE usage can increase the risk of workplace accidents. This study aims to analyze the factors influencing PPE compliance at PT. Putra Tunas Megah Medan. The study used a quantitative approach with a cross-sectional design. The sampling technique employed total sampling, with 65 workers as respondents. Data were collected using questionnaires and analyzed using the chi-square test. The results showed significant relationships between knowledge (p = 0.008), attitude (p = 0.012), supervision (p = 0.005), and PPE availability (p = 0.017) and compliance with PPE usage. Therefore, the company is advised to enhance education and training on the importance of PPE, strengthen the supervision system, and ensure adequate PPE availability to foster a safe work culture and adherence to OSH procedures.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30