HUBUNGAN USIA IBU, STATUS PERNIKAHAN DAN KUALITAS HUBUNGAN ORANG TUA DAN ANAK DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 5 GONDANGMANIS KABUPATEN KUDUS

Penulis

  • Diyah Novita Sari Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Indanah Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Ns. Ashri Maulida Rahmawati Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Perkembangan Sosial Emosional, Anak Usia Sekolah, Faktor Keluarga

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia ibu, status pernikahan, dan kualitas hubungan orang tua dan anak dengan perkembangan sosial emosional anak usia sekolah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran keluarga, khususnya ibu, dalam memberikan dukungan emosional dan sosial yang memengaruhi perkembangan anak. Faktor-faktor seperti kedewasaan usia ibu, stabilitas pernikahan, serta kualitas interaksi dalam keluarga merupakan aspek penting yang dapat memberi dampak pada kemampuan sosial emosional anak. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah populasi 91 siswa dan sampel 48 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Sampel diambil secara proporsional dari kelas 4, 5, dan 6. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner usia ibu, status pernikahan, kualitas hubungan orang tua dan anak, serta perkembangan sosial emosional anak yang diukur menggunakan skala Likert dan instrumen standar yang telah dimodifikasi. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank karena seluruh variabel menggunakan skala ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia ibu tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan perkembangan sosial emosional anak. Demikian pula, status pernikahan orang tua tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan perkembangan sosial emosional anak. Pada variabel kualitas hubungan orang tua dan anak, secara deskriptif anak dengan hubungan orang tua yang baik cenderung memiliki perkembangan sosial emosional yang normal, namun secara statistik hubungan tersebut tidak bermakna. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usia ibu, status pernikahan, dan kualitas hubungan orang tua dan anak tidak memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan perkembangan sosial emosional anak usia sekolah. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa faktor keluarga memiliki peran besar dalam perkembangan sosial emosional anak, dan interaksi positif orang tua-anak harus ditingkatkan untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28