MENCEGAH RESIKO CEMARAN MIKROBA PADA MAKANAN, MINUMAN, LINGKUNGAN, DAN KOSMETIK DI SMA MUHAMMADIYAH 3 MEDAN
Kata Kunci:
Cemaran Mikroba, Kebersihan Diri, Plate Count Agar, Kosmetik, Kesehatan RemajaAbstrak
Cemaran mikroba pada makanan, minuman, lingkungan, dan kosmetik merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada remaja. Kurangnya pengetahuan tentang kebersihan diri, cara mencuci tangan yang benar, serta penggunaan produk kosmetik secara aman masih menjadi permasalahan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMA Muhammadiyah 3 Medan mengenai pencegahan risiko cemaran mikroba. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pemaparan video pengujian sampel saus menggunakan media Plate Count Agar (PCA), demonstrasi cara mencuci tangan yang benar, serta diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih memahami bahaya cemaran mikroba serta pentingnya menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan penggunaan kosmetik secara pribadi. Selain itu, terjadi perubahan sikap siswa menjadi lebih peduli terhadap pola hidup bersih dan sehat. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan aman.
Microbial contamination in food, beverages, environment, and cosmetics is one of the factors that can cause health problems among adolescents. Lack of knowledge about personal hygiene, proper handwashing techniques, and safe use of cosmetic products remains a major issue in school environments. This community service activity aimed to improve the knowledge and awareness of students at SMA Muhammadiyah 3 Medan regarding the prevention of microbial contamination risks. The methods used included educational counseling, presentation of a video on sauce sample testing using Plate Count Agar (PCA), demonstration of proper handwashing techniques, and interactive discussions. The results showed that students gained better understanding of the dangers of microbial contamination and the importance of maintaining personal hygiene, environmental cleanliness, and personal use of cosmetic products. In addition, positive changes in students’ attitudes toward clean and healthy living behaviors were observed. Therefore, this activity was effective in improving adolescent health literacy and supporting the creation of a healthy and safe school environment.



