PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN PERILAKU PENANGANAN PERTAMA KEJADIAN LUKA BAKAR PADA ANAK DI DESA GETAS
Kata Kunci:
Pengetahuan Orang Tua, Perilaku, Penanganan Pertama, Luka Bakar, AnakAbstrak
Latar Belakang: Luka bakar merupakan salah satu bentuk kecelakaan yang sering terjadi pada anak, terutama di lingkungan rumah. Keterbatasan kemampuan anak dalam mengenali bahaya menyebabkan peran orang tua menjadi sangat penting dalam melakukan penanganan pertama untuk mencegah keparahan luka. Rendahnya tingkat pengetahuan orang tua serta perilaku penanganan yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko komplikasi, seperti infeksi dan keterlambatan penyembuhan luka bakar pada anak. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang baik mengenai hubungan antara pengetahuan orang tua dan perilaku penanganan pertama kejadian luka bakar pada anak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 95 orang tua yang memiliki anak usia 1–10 tahun dan pernah mengalami luka bakar di Desa Getas, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan orang tua dan perilaku penanganan pertama kejadian luka bakar pada anak. Analisis data dilakukan menggunakan uji Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antar variabel.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai penanganan pertama kejadian luka bakar pada anak, yaitu sebanyak 89,5%. Sementara itu, perilaku orang tua dalam penanganan pertama luka bakar sebagian besar berada pada kategori positif, yaitu 57,9%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan orang tua dengan perilaku penanganan pertama kejadian luka bakar pada anak dengan nilai korelasi r = 0,318 dan p = 0,002 (p < 0,05).Simpulan : Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan orang tua dengan perilaku penanganan pertama kejadian luka bakar pada anak di Desa Getas. Semakin baik tingkat pengetahuan orang tua, maka semakin positif perilaku yang ditunjukkan dalam melakukan penanganan pertama luka bakar pada anak. Oleh karena itu, peningkatan edukasi kesehatan mengenai penanganan luka bakar perlu terus dilakukan guna meningkatkan keselamatan dan kesehatan anak.



