PENGARUH DEEP BREATHING MINDFULNESS TERHADAP ANSIETAS PADA CAREGIVER PASIEN DENGAN GANGGUAN JIWA DI DESA BULUNG KULON KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS
Kata Kunci:
Ansietas, Caregiver, Deep Breathing MindfulnessAbstrak
Ansietas adalah gangguan psikologis yang ditandai dengan rasa takut kekhawatiran yang intens terhadap peristiwa di masa depan yang potensial. Caregiver pasien dengan gangguan mental terkadang mengalami ansietas tetapi terkadang mereka tidak tau cara untuk menanganinya. Jika ansietas tidak dapat ditangani dengan baik akan berpengaruh pada pasien yang dirawat oleh caregiver. Kesulitan yang dihadapi caregiver dapat menyebabkan rasa bersalah, putus asa, dan kecemasan. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah dengan terapi deep breathing mindfulness, yang bertujuan untuk membantu caregiver dalam mengelola ansietas mereka. Terapi ini melibatkan penyampaian informasi, pelatihan, dan dukungan kepada caregiver agar mereka dapat memahami manfaat dan menerapkan teknik relaksasi secara mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan dengan Quasy-Eksperiment, menggunakan rancangan control group pre-test post-test untuk membandingkan perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan intervensi pada kelompok yang menerima terapi dan kelompok kontrol, untuk mengetahui efektivitas terapi yang diterapkan. Hasil dari pengaruh terapi deep breathing mindfulness dan kecemasan yang sudah dilakukan analisa oleh peneliti didapati hasil bahwa “Terdapat Pengaruh Deep Breating Mindfulness Terhadap Kecemasan”. Deep breathing mindfulness signifikan menurunkan kecemasan pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Dosis intervensi dapat dilakukan selama 6x selama 2 minggu dengan durasi selama 30 menit. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu asuhan keperawatan dalam progam majemen dan perawatan pasien dengan kecemasan.



