FAKTOR LINGKUNGAN, PAPARAN ASAP ROKOK, DAN MORBIDITAS INFEKSI SEBAGAI DETERMINAN STUNTING PADA BALITA DI INDONESIA: LITERATURE REVIEW
Kata Kunci:
Stunting, Balita, Morbiditas Infeksi, Paparan Asap Rokok, Sanitasi Lingkungan.Abstrak
Stunting pada balita masih menjadi salah satu masalah prioritas dalam pembangunan kesehatan di Indonesia karena dapat menghambat proses tumbuh kembang anak serta memengaruhi kualitas sumber daya manusia pada masa mendatang. Selain berkaitan dengan kecukupan gizi, stunting juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, paparan asap rokok dalam rumah tangga, serta morbiditas infeksi pada balita. Kajian ini bertujuan menyintesis bukti ilmiah mengenai hubungan faktor lingkungan, paparan asap rokok dalam rumah tangga, dan morbiditas infeksi dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia. Literatur ditelusuri melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi sehingga diperoleh sembilan penelitian empiris sebagai dasar sintesis tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa keterbatasan akses terhadap air bersih, sanitasi yang belum memadai, serta pengelolaan limbah rumah tangga yang kurang baik berkaitan dengan meningkatnya risiko stunting pada balita. Paparan asap rokok dalam rumah tangga juga dilaporkan berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan pertumbuhan pada balita. Selain itu, morbiditas infeksi, terutama diare dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang terjadi berulang, secara konsisten dilaporkan berkaitan dengan kejadian stunting. Kajian ini menegaskan bahwa perbaikan sanitasi lingkungan, pengendalian paparan asap rokok, pencegahan penyakit infeksi, serta penguatan pelayanan kesehatan dasar perlu dilakukan secara terpadu sebagai bagian dari upaya penanggulangan stunting.
Stunting among children under five remains a priority issue in health development in Indonesia because it can hinder children's growth and development and affect the quality of human resources in the future. Besides being related to nutritional adequacy, stunting is also influenced by environmental conditions, household cigarette smoke exposure, and infectious morbidity in children under five. This study aims to synthesize scientific evidence regarding the relationship between environmental factors, household cigarette smoke exposure, and infectious morbidity with stunting among children under five in Indonesia. Literature was searched through Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect, then selected based on inclusion criteria, resulting in nine empirical studies as the basis for the thematic synthesis. The results of the synthesis indicate that limited access to clean water, inadequate sanitation, and poor household waste management are associated with an increased risk of stunting in children under five. Household cigarette smoke exposure has also been reported to be associated with an increased risk of growth disorders in children under five. In addition, infectious morbidity, particularly diarrhea and recurrent acute respiratory infections (ARI), has been consistently reported to be associated with stunting.The review highlights the need for integrated stunting prevention strategies through improvements in environmental sanitation, reduction of household tobacco smoke exposure, prevention of infectious diseases, and strengthening of primary healthcare services.




