HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) PADA MAHASISWA: LITERATURE REVIEW
Kata Kunci:
Stres, GERD, Mahasiswa, Literature ReviewAbstrak
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke esofagus yang dapat menurunkan kualitas hidup. Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami GERD akibat berbagai faktor, terutama tingginya tingkat stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan kejadian GERD pada mahasiswa melalui kajian literatur terhadap 10 artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 9 artikel (90%) melaporkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan GERD, sedangkan 1 artikel (10%) tidak menemukan hubungan yang signifikan.Kesimpulannya, tingkat stres yang lebih tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko GERD pada mahasiswa, sehingga pengelolaan stres menjadi penting untuk mencegah GERD dan meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, institusi pendidikan perlu mendorong program manajemen stres dan penerapan gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko terjadinya GERD.
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) is a digestive disorder characterized by the backflow of stomach acid into the esophagus, which can reduce quality of life. University students are particularly vulnerable to GERD due to various factors, especially high levels of academic stress. This study aimed to determine the relationship between stress levels and the incidence of GERD among students through a literature review of 10 scientific articles. The results showed that 9 articles (90%) reported a significant association between stress levels and GERD, while 1 article (10%) found no significant relationship. In conclusion, higher stress levels are associated with an increased risk of GERD among students, highlighting the importance of stress management in preventing GERD and improving quality of life. Therefore, educational institutions should promote stress-management programs and healthy lifestyles to reduce the risk of GERD




