FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI SANTOSA HOSPITAL BANDUNG KOPO
Kata Kunci:
Preeklampsia, Usia, Paritas, Indeks Massa Tubuh, Hipertensi Kronis, Status Pekerjaan, Status Sosial EkonomiAbstrak
Latar Belakang: Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal maupun neonatal. Identifikasi faktor risiko sangat penting untuk pencegahan dan penanganan dini.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Santosa Hospital Bandung Kopo.Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional (atau case-control). Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak [Isi Jumlah] ibu hamil. Pengumpulan data dilakukan melalui rekam medis. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square dan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu (p-value = [Isi]), paritas (p-value = [Isi]), riwayat hipertensi (p-value = [Isi]), dan Indeks Massa Tubuh/IMT (p-value = [Isi]) dengan kejadian preeklampsia. Analisis multivariat menunjukkan bahwa [Faktor Paling Dominan] merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian preeklampsia (OR = [Isi]).Kesimpulan: Usia, paritas, riwayat hipertensi, dan IMT berpengaruh terhadap kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Santosa Hospital Bandung Kopo. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan skrining antenatal care (ANC) secara rutin guna mendeteksi dini faktor risiko preeklampsia.
Background: Preeclampsia is a pregnancy complication that serves as a major cause of maternal and neonatal morbidity and mortality. Identifying risk factors is crucial for early prevention and management. Objective: This study aims to analyze the factors influencing the incidence of preeclampsia among pregnant women at Santosa Hospital Bandung Kopo.Methods: This study utilized an observational analytic design with a cross-sectional (or case-control) approach. Sampling was conducted using a purposive sampling technique with a total of [Insert Number] pregnant women as respondents. Data were collected from medical records and analyzed using the Chi-Square test and logistic regression. Results: The findings revealed a significant relationship between maternal age (p-value = [Insert]), parity (p-value = [Insert]), history of hypertension (p-value = [Insert]), and Body Mass Index/BMI (p-value = [Insert]) with the incidence of preeclampsia. Multivariate analysis indicated that [Most Dominant Factor] was the most dominant factor influencing preeclampsia (OR = [Insert]). Conclusion: Age, parity, history of hypertension, and BMI significantly affect the occurrence of preeclampsia in pregnant women at Santosa Hospital Bandung Kopo. Healthcare providers are recommended to enhance routine Antenatal Care (ANC) screening for early detection of preeclampsia risk factors.




