HUBUNGAN INKOMPATIBILITAS GOLONGAN DARAH IBU DAN BAYI DENGAN KEJADIAN HIPERBILIRUBINEMIA PADA BBL DI RS SANTOSA BANDUNG KOPO

Penulis

  • Winda Ria Aprilia Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Noor Azizah Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Irawati Indrianingrum Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Inkompatibilitas ABO, Hiperbilirubinemia, Ikterus Neonatorum

Abstrak

Hiperbilirubinemia adalah kondisi meningkatnya kadar bilirubin dalam darah bayi baru lahir yang menyebabkan ikterus (bayi tampak kuning). Salah satu faktor risiko penting adalah inkompatibilitas golongan darah antara ibu dan bayi, terutama pada sistem ABO dan Rhesus (Rh). Hemolisis meningkatkan produksi bilirubin (hasil pemecahan hemoglobin). Bayi dengan inkompatibilitas golongan darah memiliki risiko lebih tinggi mengalami hiperbilirubinemia dibanding bayi tanpa inkompatibilitas. Inkompatibilitas ABO lebih sering ditemukan, tetapi Rh cenderung lebih berat dampaknya. Tidak semua bayi dengan inkompatibilitas mengalami hiperbilirubinemia, tetapi tetap menjadi faktor risiko signifikan. Tujuan umum penelitian ini untuk menganalisis hubungan inkompatibilitas golongan darah ibu dan bayi dengan kejadian ikterus pada BBL . Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional menggunakan data rekam medis bayi. Populasi penelitian adalah seluruh bayi baru lahir yang didiagnosis ikterus dan menjalani pemeriksaan bilirubin serta golongan darah di RS Santosa Bandung Kopo periode Januari – Desember 2025 dengan populasi sebanyak 37 bayi. Pengumpulan data diambil dengan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data meliputi univariat, bivariat dengan chi-square/Fisher exact, serta perhitungan odds ratio/prevalence ratio.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31