HUBUNGAN POLA MAKAN DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DENGAN DERAJAT KEPARAHAN DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TK.II MOH RIDWAN MEURAKSA

Penulis

  • Siti Nurhayati Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Muhamad Jauhar Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Umi Faridah Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Derajat Keparahan Dispepsia, Kesejahteraan Psikologis, Pola Makan

Abstrak

Dispepsia merupakan salah satu gangguan saluran cerna yang sering dijumpai pada pelayanan rawat jalan, dengan gejala seperti nyeri epigastrium, kembung, cepat kenyang, mual, dan rasa penuh setelah makan. Derajat keparahan dispepsia dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pola makan yang tidak teratur dan kondisi kesejahteraan psikologis pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dan kesejahteraan psikologis dengan derajat keparahan dispepsia pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit TK II Moh. Ridwan Meuraksa. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2026 dengan sampel sebanyak 100 pasien rawat jalan yang didiagnosis dispepsia oleh dokter dan memenuhi kriteria inklusi. Sampel diperoleh menggunakan teknik consecutive sampling dan dihitung menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pola makan, Ryff’s Psychological Well-Being Scale (RPWB) untuk menilai kesejahteraan psikologis, serta Leeds Dyspepsia Questionnaire (LDQ) untuk menilai derajat keparahan dispepsia. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki pola makan kategori baik (86,0%) dan kesejahteraan psikologis kategori rendah (60,0%). Mayoritas pasien mengalami derajat keparahan dispepsia kategori sedang (89,0%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan (p=0,007) dan kesejahteraan psikologis (p=0,022) dengan derajat keparahan dispepsia pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit TK II Moh. Ridwan Meuraksa. Kesimpulannya, pola makan dan kesejahteraan psikologis berhubungan dengan derajat keparahan dispepsia pada pasien rawat jalan. Rumah sakit disarankan meningkatkan edukasi pola makan sehat dan layanan pendampingan psikologis untuk membantu menurunkan keparahan dispepsia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31