HUBUNGAN BEBAN KERJA FISIK DENGAN HIPERTENSI PADA BURUH TANI DI DESA BRAKAS KABUPATEN DEMAK

Penulis

  • Adelia Salsabila Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Dewi Hartinah Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Rizka Himawan Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Beban Kerja Fisik, Hipertensi, Buruh Tani

Abstrak

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global yang dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk aktivitas dan beban kerja fisik yang berat. Buruh tani di wilayah pedesaan sering kali terpapar aktivitas fisik dengan intensitas tinggi, durasi kerja yang panjang, serta paparan lingkungan yang dapat meningkatkan risiko peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja fisik dengan kejadian hipertensi pada buruh tani di Desa Brakas, Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh buruh tani di Desa Brakas, dengan teknik pengambilan sampel yang disesuaikan untuk memperoleh responden yang mewakili. Data beban kerja fisik diukur menggunakan variabel aktivitas dan denyut nadi kerja, sedangkan tekanan darah diukur menggunakan tensimeter. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat risiko beban kerja terhadap tekanan darah serta menjadi dasar penyusunan intervensi kesehatan kerja yang lebih adaptif bagi masyarakat petani di pedesaan.

Hypertension is a global health issue that can be triggered by various factors, including strenuous physical workload. Agricultural laborers in rural areas are frequently exposed to high-intensity physical activities, long working hours, and environmental conditions that may increase the risk of elevated blood pressure. This study aims to analyze the relationship between physical workload and the incidence of hypertension among agricultural laborers in Brakas Village, Demak Regency. A correlational research design with a cross-sectional approach was employed in this study. The study population comprised agricultural laborers in Brakas Village, with sampling techniques applied to obtain a representative group of respondents. Physical workload data were measured through activity variables and working heart rate, while blood pressure was measured using a sphygmomanometer. Data analysis was conducted using univariate and bivariate statistical tests. The findings are expected to provide insights into the risk level of physical workload on blood pressure and serve as a foundation for developing more adaptive occupational health interventions for rural farming communities.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-31