Jurnal Lingkar Pembelajaran Inovatif https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jlpi id-ID Jurnal Lingkar Pembelajaran Inovatif STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENJAMIN KETERLAKSANAAN KURIKULUM MELALUI SUPERVISI DAN MONITORING GURU PADA TK & PAUD GYTA KIDS: STUDI KASUS KELAS INDUK DAN KELAS JAUH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jlpi/article/view/25384 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam menjamin keterlaksanaan kurikulum melalui supervisi dan monitoring guru pada TK dan PAUD Gyta Kids, khususnya pada kelas induk dan kelas jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan tiga strategi utama. Pertama, penyetaraan perangkat pembelajaran melalui sentralisasi penyusunan RPP dan modul ajar di kelas induk yang kemudian didistribusikan ke kelas jauh. Kedua, supervisi dan monitoring berlapis berupa supervisi langsung 2 kali sebulan di kelas induk dan 1 kali langsung ditambah 1 kali monitoring daring per minggu di kelas jauh. Ketiga, penguatan kompetensi guru dengan menempatkan guru berkualifikasi S1 di kelas jauh sebagai strategi kompensasi keterbatasan supervisi. Efektivitas strategi ini terlihat dari mengecilnya kesenjangan capaian 6 aspek perkembangan anak dari 25% menjadi 12%. Kesimpulan penelitian ini adalah strategi kepala sekolah terbukti efektif dalam menyamakan mutu akademik, namun pemerataan sarana prasarana masih menjadi tantangan. Disarankan kepada yayasan untuk memberikan dukungan sarana dan kepada dinas pendidikan untuk mengadakan pelatihan rutin bagi guru kelas jauh.</p> <p><em>The purpose of this study is to describe the principal's strategy in ensuring curriculum implementation through teacher supervision and monitoring at Gyta Kids Kindergarten and PAUD, specifically in the main class and the remote class. This research used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The results show that the principal implemented three main strategies. First, equalization of learning tools through the centralization of lesson plans and teaching module development at the main class, which are then distributed to the remote class. Second, tiered supervision and monitoring, consisting of direct supervision twice a month in the main class and one direct visit plus one online monitoring per week in the remote class. Third, teacher competency strengthening by placing S1-qualified teachers in the remote class as a compensation strategy for limited supervision. The effectiveness of these strategies is reflected in the narrowing gap of the 6 aspects of child development achievement from 25% to 12%. The conclusion of this study is that the principal's strategy has proven effective in equalizing academic quality, but the equalization of facilities and infrastructure remains a challenge. It is recommended that the foundation provide facility support and that the education department conduct regular training for teachers in remote classes.&nbsp; </em></p> Irdawati Asri Neli Putri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Lingkar Pembelajaran Inovatif 2026-08-31 2026-08-31 7 8 PENGGUNAAN CAMPUR KODE DALAM LAGU-LAGU MADURA KONTEMPORER https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jlpi/article/view/25579 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis campur kode dalam lagu-lagu Madura kontemporer karya Fajar Syahid. Penelitian menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa lirik lagu Madura kontemporer yang dirilis tahun 2020–2025 dan diperoleh melalui YouTube. Dari 30 lagu yang dijadikan data awal, ditemukan 20 lagu yang mengandung campur kode. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik menyimak, mencatat, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 50 data campur kode yang terdiri atas campur kode berbentuk kata sebanyak 32 data, frasa sebanyak 6 data, dan baster sebanyak 12 data. Bentuk campur kode yang paling dominan adalah bentuk kata. Selain itu, ditemukan campur kode ke dalam sebanyak 44 data dan campur kode ke luar sebanyak 6 data. Campur kode ke dalam menjadi jenis yang paling dominan karena penggunaan bahasa Indonesia lebih banyak ditemukan dibandingkan bahasa asing. Penggunaan campur kode dalam lagu-lagu Madura kontemporer berfungsi untuk memperjelas makna, memperindah lirik, dan menambah daya tarik lagu tanpa menghilangkan ciri khas bahasa Madura.</p> <p><em>This study aims to describe the forms and types of code mixing found in contemporary Madurese songs by Fajar Syahid. The study employed a sociolinguistic approach with a qualitative descriptive method. The data consisted of lyrics of contemporary Madurese songs released between 2020 and 2025 and obtained from YouTube. From 30 initial songs, 20 songs containing code mixing were selected as the research data. Data were collected through listening, note-taking, and documentation techniques, while data analysis used the Miles and Huberman model consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that there were 50 instances of code mixing consisting of 32 word forms, 6 phrase forms, and 12 baster forms. The most dominant form was word-level code mixing. In addition, there were 44 instances of inner code mixing and 6 instances of outer code mixing. Inner code mixing was more dominant because Indonesian language elements were more frequently used than foreign languages. The use of code mixing in contemporary Madurese songs functions to clarify meaning, beautify lyrics, and increase the attractiveness of songs without eliminating the characteristics of the Madurese language.&nbsp; </em></p> Holis Ria Kasanova Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Lingkar Pembelajaran Inovatif 2026-08-31 2026-08-31 7 8 INOVASI BAHAN PEMBELAJARAN BERBASIS CANVA SITE DALAM MENANAMKAN NILAI KETELADANAN NABI MUHAMMAD SAW PADA SISWA SEKOLAH DASAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jlpi/article/view/25605 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan mengukur efektivitas bahan pembelajaran berbasis Canva Site pada materi keteladanan (uswatun hasanah) Nabi Muhammad SAW dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 20 Muara Enim. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&amp;D) dengan mengadaptasi model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tiga tahap, yaitu analisis kebutuhan, draf 1, dan draf 2, yang dipadukan dengan model desain pembelajaran ASSURE. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 20 Muara Enim. Hasil validasi ahli menunjukkan produk sangat valid, dengan kelayakan ahli media sebesar 100% dan ahli materi sebesar 99% (rata-rata 99,5%). Uji coba kelompok besar menghasilkan tingkat kepraktisan sebesar 87% dengan kategori Sangat Layak. Efektivitas produk dibuktikan melalui peningkatan hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai pretest 56,71 meningkat menjadi 83,33 pada posttest, nilai N-Gain sebesar 0,61 (kategori Sedang), serta hasil uji t berpasangan yang signifikan (t hitung = 31,14 &gt; t tabel = 2,0687; p = 0,000 &lt; 0,05). Disimpulkan bahwa bahan pembelajaran berbasis Canva Site layak dan efektif digunakan sebagai inovasi media PAI di Sekolah Dasar untuk menanamkan nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW.</p> <p><em>This study aimed to develop, test the feasibility of, and measure the effectiveness of Canva Site-based learning materials on the exemplary character (uswatun hasanah) of Prophet Muhammad within the Islamic Religious Education (PAI) curriculum at SD Negeri 20 Muara Enim. This research employed a Research and Development (R&amp;D) approach, adapting the Borg and Gall model, simplified into three stages—needs analysis, Draft 1, and Draft 2—and integrated with the ASSURE instructional design model. The subjects were fourth-grade students of SD Negeri 20 Muara Enim. Expert validation results indicated that the product was highly valid, with feasibility scores of 100% from the media expert and 99% from the subject-matter expert (an average of 99.5%). The large-group trial produced a practicality score of 87%, categorized as Highly Feasible. The effectiveness of the product was demonstrated by an increase in student learning outcomes, with the average score rising from 56.71 on the pre-test to 83.33 on the post-test, an N-Gain of 0.61 (Moderate category), and a significant paired sample t-test result (t = 31.14 &gt; t table = 2.0687; p = 0.000 &lt; 0.05). It is concluded that the Canva Site-based learning material is feasible and effective as an innovative PAI medium in elementary schools for instilling the exemplary values of Prophet Muhammad.&nbsp; </em></p> Rahma Ahmad Suryadi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Lingkar Pembelajaran Inovatif 2026-08-31 2026-08-31 7 8