IMPLEMENTASI KONSEP TRI KAYA PARISUDHA PADA INCOME AUDITOR DALAM PENCEGAHAN FRAUD DI HOTEL XYZ
Kata Kunci:
Income Audit, Tri Kaya Parisudha, Pencegahan FraudAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi konsep tri kaya parisudha dalam tugas income audit sebagai upaya pencegahan fraud di Hotel XYZ, sebuah hotel bintang lima di Bali. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi aktivitas kerja harian yang berkaitan dengan verifikasi pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep tri kaya parisudha dalam pelaksanaan fungsi income audit sudah berjalan. Diamana konsep tri kaya parisudha yang meliputi: manacika (berpikir positif) tercermin pada proses verifikasi data yang logis dan sistematis, wacika (berbicara jujur) terlihat dari laporan temuan yang faktual dan profesional, serta kayika (berbuat baik) tercermin pada kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan prosedur audit. Dalam implementasi terdapat kendala seperti gaya komunikasi yang terlalu langsung yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan keterlambatan pengumpulan data dari outlet yang menghambat proses pelaporan. Penelitian ini menegaskan pentingnya nilai kearifan lokal dalam memperkuat sistem pengendalian internal serta memberikan rekomendasi penerapan konsep tri kaya parisudha pada praktik di sektor hospitaliti. Dan mampu meningkatkan integritas dan pengurangan fraud di bagian keuangan.
This study aims to examine the implementation of the concept of tri kaya parisudha in income audit tasks to prevent fraud at Hotel XYZ, a five-star hotel in Bali. The method used is qualitative descriptive with data collection through in-depth interviews, direct observation, and documentation of daily work activities related to income verification. The results of the study show that the application of the tri kaya parisudha concept in the implementation of the income audit function is already underway. Where the concept of tri kaya parisudha includes: manacika (positive thinking) is reflected in the logical and systematic data verification process, wacika (honest speaking) can be seen from factual and professional report findings, and kayika (doing good) is reflected in discipline and responsibility in carrying out audit procedures. In implementation, there are obstacles such as communication styles that are too direct, which have the potential to cause misunderstandings and delays in data collection from outlets that hinder the reporting process. This research emphasizes the importance of the value of local wisdom in strengthening the internal control system. It provides recommendations for applying the tri kaya parisudha concept in practice in the hospitality sector. And able to increase integrity and reduce fraud in the financial department.



